Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Bencana Alam dan Krisis Lingkungan di Indonesia

Penulis ; Irfan Cristian moda mahasiswa ilmu komunikasi UNWIRA

Indonesiasurya
Kamis, 11 Desember 2025 | 00:24:56 WIB
Bencana alam

Bencana alam yang terus terjadi dalam beberapa minggu terakhir menunjukkan bahwa Indonesia memasuki fase kerentanan ekologis yang semakin serius. Banjir, tanah longsor, hingga erupsi gunung bukan sekadar fenomena alam musiman, tetapi cermin dari kondisi lingkungan yang rusak dan pengelolaan ruang yang semakin mengabaikan keseimbangan ekosistem. Dampaknya tidak hanya merugikan secara ekonomi, tetapi juga mengancam keselamatan ribuan warga.

Hilangnya tutupan hutan akibat penebangan liar menjadi faktor utama meningkatnya risiko bencana. Hutan yang seharusnya berfungsi menahan air dan menjaga stabilitas tanah kini berubah menjadi lahan gundul yang rapuh. Tanpa akar-akar pohon, lereng mudah runtuh dan sungai kehilangan kapasitas alami untuk mengatur aliran air. Situasi ini diperburuk oleh maraknya pembukaan lahan tanpa perhitungan ekologis yang memadai.

Di wilayah perkotaan, persoalan tidak lebih ringan. Pembangunan yang semakin masif dan minim ruang hijau membuat sistem penyerapan air melemah. Kota-kota besar di Indonesia menghadapi kenyataan pahit bahwa beton tidak dapat menggantikan fungsi pohon dan tanah sebagai penjaga keseimbangan lingkungan. Ketika hujan turun dalam intensitas tinggi, kota lumpuh; air tidak menemukan ruang untuk kembali ke bumi.

Masyarakat pun tidak dapat lepas dari tanggung jawab: menjaga lingkungan bukan sekadar seruan, tetapi kebutuhan mendesak untuk memastikan Indonesia tetap aman dan layak huni .

Oleh Karena  itu,agar bencana tidak terus berulang, kita harus menunjukkan rasa syukur dengan merawat dan melestarikan lingkungan. Menjaga alam adalah tanggung jawab kita kepada Tuhan sekaligus upaya melindungi masa depan bersama.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

Siapa Pelaku Pemotongan Rompong Nelayan Desa Balauring Lembata?

Meski ada kasak kusuk di tengah masyarakat, namun, belum ada cukup bukti tentang siapa dalang dibalik perbuatan tidak be

| Jumat, 17 April 2026
Jadi Agen BRI Link, Ama Sayang Akui Manfaat Positif Dan Keuntungan Ekonomi

selama melayani para pengguna jasa agen BRILink tidak pernah mendapatkan keluhan dan para pengguna jasa mengakui kecepat

| Jumat, 17 April 2026
Didukung IDEP, Barakat Gelar Workshop "Muro Moel Wutun" Libatkan Pemangku Adat Belen Raya Lewuhala.

Workshop ini menjadi ruang kolaborasi antara pengetahuan lokal dan kajian ilmiah terkait praktik Muro sebagai kearifan l

| Jumat, 17 April 2026
Pemda Lembata Serahkan Bantuan Kepada Korban Gempa Desa Babokerig Nagawutung

pentingnya penguatan mitigasi, terutama dengan adanya indikasi sesar aktif baru yang berpotensi menimbulkan risiko lanju

| Jumat, 17 April 2026
Kembangkan Program Jambu Mete, Pemda Lembata Bangun Sektor Perkebunan

Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas tanaman jambu mente sekaligus menyediakan sumb

| Jumat, 17 April 2026
ISU PENYALAHGUNAAN DANA BOS SMKN 2 GOWA MENGEMUKA,KEPSEK ALIM BAHARI BERI TANGGAPAN

Kami ingin memastikan kepada masyarakat bahwa penggunaan dana BOS di SMKN 2 Gowa selalu sesuai dengan aturan yang diteta

| Jumat, 17 April 2026
ISU PENYALAHGUNAAN DANA BOS SMKN 2 GOWA MENGEMUKA,

Kami ingin memastikan kepada masyarakat bahwa penggunaan dana BOS di SMKN 2 Gowa selalu sesuai dengan aturan yang diteta

| Jumat, 17 April 2026
BSKDN Validasi dan Verifikasi Kinerja Pemda Lembata Dalam Upaya, Turunkan Angka Pengangguran

Capaian ini merupakan hasil dari pelaksanaan berbagai program strategis, seperti pelatihan keterampilan kerja, pengemban

| Kamis, 16 April 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 10