Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Hangatnya Live-in Frater Ritapiret di Lingkungan St. Fransiskus Xaverius Kota Baru: Tumbuh dalam Iman dan Persaudaraan

Live-in ini bukan sekadar program pastoral, melainkan pengalaman iman yang menghidupkan—ada benih panggilan yang diteguhkan, iman yang diperdalam, dan persaudaraan yang dirajut dalam kesederhanaan hidup bersama.

Indonesiasurya
Senin, 13 April 2026 | 18:16:27 WIB
Foto

Lewoleba, IndonesiaSurya.com-- Kehadiran 42 frater Tingkat IV dari Seminari Tinggi Ritapiret di Paroki Santa Maria Banneux Lewoleba menjadi momen iman yang berkesan bagi seluruh umat, khususnya di Lingkungan St. Fransiskus Xaverius Kota Baru. Sejak kedatangan mereka pada Selasa, 7 April 2026, suasana sukacita dan kehangatan langsung terasa, diawali dengan penyambutan meriah di Pelabuhan Laut Lewoleba oleh Pastor Paroki RD. Blasius Masang Kleden, Ketua Dewan Pastoral Paroki (DPP) Fransiskus Limawai, serta umat yang telah menantikan kehadiran para calon imam ini.

Di tengah suasana penerimaan itu, Ketua Lingkungan St. Fransiskus Xaverius, Bapak Siprianus Meru Langobelen, menyampaikan ungkapan syukur dan keterbukaan umat. Ia menegaskan bahwa kehadiran para frater adalah berkat bagi lingkungan. “Kami menerima para frater bukan sebagai tamu, tetapi sebagai keluarga yang hidup bersama kami,” ungkapnya, menandai awal kebersamaan yang penuh makna.

Dalam dinamika live-in selama sepekan, para frater dibagi ke dalam 20 lingkungan untuk hidup bersama umat. Secara khusus di Lingkungan St. Fransiskus Xaverius Kota Baru, tiga frater yakni Florentinus Setiawan, Fransisco Salvedorein Pondang, dan Yanuarius Juliano Sukardi tinggal bersama umat dan membangun relasi yang akrab serta mendalam.

Selama masa live-in, ketiganya terlibat aktif dalam berbagai kegiatan: doa bersama, bakti sosial, katekese umat, hingga kehidupan harian yang sederhana bersama keluarga-keluarga di lingkungan. Pengalaman ini menjadi ruang pembelajaran yang hidup—tidak hanya bagi umat, tetapi juga bagi para frater yang belajar memahami wajah Gereja yang nyata di tengah masyarakat. Dukungan penuh dari Pastor Paroki RD. Blasius Masang Kleden dan Ketua DPP Fransiskus Limawai turut memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, lancar, dan penuh makna.

Memasuki malam perpisahan, suasana haru mulai menyelimuti Lingkungan St. Fransiskus Xaverius. Dalam kebersamaan yang hangat, Ketua Lingkungan Siprianus Meru Langobelen kembali menyampaikan kesan mendalam atas kehadiran para frater yang telah menjadi bagian dari keluarga umat selama sepekan. Tangis dan tawa berpadu dalam suasana kekeluargaan yang begitu kental.

Pada kesempatan yang sama, ketiga frater juga menyampaikan kesan dan pesan mereka. Frater Florentinus Setiawan mengungkapkan rasa syukur atas penerimaan umat yang begitu terbuka dan penuh kasih. “Kami sungguh merasakan bahwa kami tidak sedang berada di tempat asing, tetapi di tengah keluarga sendiri. Ini menjadi pengalaman yang menguatkan panggilan kami,” tuturnya.

Frater Fransisco Salvedorein Pondang menambahkan bahwa hidup bersama umat memberikan pelajaran berharga tentang kesederhanaan dan ketulusan iman. “Kami belajar bahwa iman itu hidup dalam keseharian—dalam doa bersama, dalam kerja, dan dalam kebersamaan. Ini menjadi bekal penting bagi perjalanan kami ke depan,” ungkapnya.

Sementara itu, Frater Yanuarius Juliano Sukardi menyampaikan harapannya agar relasi yang telah terjalin tidak berhenti pada perpisahan ini. “Kami mohon doa dari umat semua agar kami tetap setia dalam panggilan ini. Apa yang kami alami di sini akan kami bawa sebagai kekuatan dalam proses pembinaan kami,” katanya dengan penuh haru.

Puncak kegiatan ditandai dengan pelepasan resmi pada Senin, 13 April 2026. Pastor Paroki RD. Blasius Masang Kleden bersama Ketua DPP Fransiskus Limawai dan seluruh umat Paroki Santa Maria Banneux Lewoleba mengantar ke-42 frater bersama romo pendamping, RD. Petrus Sina, kembali ke Ritapiret. Dalam suasana penuh kehangatan dan damai, pelepasan ini menjadi momen pengutusan yang sarat makna.

Live-in ini bukan sekadar program pastoral, melainkan pengalaman iman yang menghidupkan—ada benih panggilan yang diteguhkan, iman yang diperdalam, dan persaudaraan yang dirajut dalam kesederhanaan hidup bersama.

Satu harapan pun mengalir dari hati umat: semoga para frater tetap setia menapaki jalan panggilan imamat, setia dalam proses, dan setia dalam pelayanan.

Sayonara… tetapi bukan perpisahan, melainkan awal dari kenangan yang akan terus hidup dalam doa. (Hans Koban)


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

Kolaka Melepas AKBP Yudha W. Nugraha: Jabatan Berganti, Kenangan Tetap di Hati

Kalimat sederhana itu seolah mewakili perasaan dalam sebuah perjalanan pengabdian. Selama berada di Kolaka, berbagai pen

| Sabtu, 12 September 2026
Bersama Masyarakat Adat dan Kaum Muda, Plan Indonesia Reaktivasi 969 Hektare Zona Muro di Lembata

Dari total 969,33 hektare wilayah Muro yang berhasil diaktivasi, 190,96 hektare ditetapkan sebagai zona inti dan 775,3

| Jumat, 11 September 2026
11 Kawasan Kumuh Jadi Pekerjaan Rumah, Lembata Susun Peta Jalan Hunian 20 Tahun

RP3KP menjadi dokumen strategis pembangunan sekaligus syarat penting bagi Lembata untuk mengakses Dana Alokasi Khusus Te

| Kamis, 10 September 2026
Ini pesan Bupati Lembata saat tutup Lokakarya desiminasi capaian dan proyek pantai Kerjasama YBS dan Plan

Adaptasi harus menjadi bagian yang tak terpisahkan dari seluruh langkah kita: mulai dari penyusunan rencana pembangunan,

| Rabu, 09 September 2026
Liga Persebata 2026 Resmi Bergulir, Wabup Nasir Tekankan Sportivitas, Disiplin, dan Persatuan

Wakil Bupati Lembata H. Muhamad Nasir, menegaskan bahwa sepak bola mengajarkan nilai penting dalam kehidupan, yakni kerj

| Rabu, 09 September 2026
MAJELIS HAKIM MENYATAKAN BERSALAH! H. Asmar Lambo Dijatuhi Hukuman 3 Tahun Penjara

Selain barang bukti dari penuntut umum, majelis hakim juga mempertimbangkan alat bukti yang diajukan pihak terdakwa, di

| Rabu, 09 September 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 7