Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Di Tengah Seruan Efisiensi, Kades Diminta Bayar Rp3 Juta untuk Ikut Bimtek

LIRA meminta Inspektorat untuk melakukan audit terhadap mekanisme pemungutan biaya kepada kepala desa.

Indonesiasurya
Senin, 13 Juli 2026 | 08:48:27 WIB
Ilustrasi

Wajo – Pemerintah terus mendorong efisiensi anggaran di seluruh instansi. Namun di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, para kepala desa justru dihadapkan pada kewajiban membayar kontribusi sebesar Rp3.000.000 per orang untuk mengikuti Bimbingan Teknis.

Berdasarkan undangan yang beredar, kegiatan Bimtek tersebut akan dilaksanakan pada Jumat 10 hingga Senin 13 Juli 2026 bertempat di Hotel Makassar dan diperuntukkan bagi seluruh kepala desa se-Kabupaten Wajo. Dalam surat undangan disebutkan bahwa biaya kontribusi ditanggung oleh peserta.

Kebijakan ini menuai sorotan. Pasalnya, Inpres dan Surat Edaran Mendagri tahun 2026 secara tegas meminta pemerintah daerah melakukan efisiensi, termasuk memangkas kegiatan pelatihan, perjalanan dinas, dan belanja yang tidak mendesak. 

"Andi Abrar Mattalioe, Bupati LSM Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kabupaten Wajo menilai, jika Bimtek itu memang penting untuk peningkatan kapasitas aparatur desa, maka dananya seharusnya dianggarkan oleh pemerintah daerah melalui APBD, bukan dibebankan kepada desa. "Ini membingungkan. Di satu sisi kita diminta hemat, di sisi lain kepala desa harus keluar uang 3 juta dari kantong atau dari APBDes. Dari mana keadilannya," ujarnya.

Ia juga mempertanyakan transparansi penggunaan biaya tersebut. Menurutnya, publik berhak tahu rincian untuk apa saja dana Rp3 juta per peserta itu digunakan. "Kalau memang untuk konsumsi, hotel, dan narasumber, harus dibuka. Jangan sampai ini menjadi ajang komersialisasi kegiatan di bawah kedok peningkatan kapasitas," tegasnya.

Dengan jumlah desa di Kabupaten Wajo, sebanyak 142 desa, maka total dana yang harus dikeluarkan mencapai Rp426.000.000 juta. Angka yang tidak sedikit, terutama di tengah banyaknya kebutuhan mendesak di desa seperti infrastruktur, stunting, dan bantuan langsung tunai.

LIRA Wajo mendesak pemerintah daerah melalui Dinas PMD supaya  ada kejelasan sumber anggaran. Selain itu, LIRA juga meminta Inspektorat untuk melakukan audit terhadap mekanisme pemungutan biaya kepada kepala desa.

"Kami tidak anti Bimtek. Kami hanya minta jangan bebani desa. Kalau tujuannya membangun desa, maka jangan dimulai dengan membebani kepala desanya," tutupnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak penyelenggara Bimtek dan Dinas PMD Kabupaten Wajo, belum memberikan keterangan resmi terkait rincian penggunaan biaya kontribusi Rp3 juta tersebut. 

Sebagai bentuk asas keberimbangan dan menjunjung prinsip praduga tak bersalah dalam pemberitaan, kami memberikan ruang kepada pihak terkait menjelaskan secara terbuka terkait kegiatan bimtek tersebut.  **Baramakassar_


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

Tiga Desa Raih Predikat Perpustakaan Desa Terbaik di Lomba HUT ke-27 Otonomi Lembata

TBM Papirus menerapkan layanan terbuka. Pengunjung bebas memilih buku yang ingin dibaca atau dipinjam, lalu menghubungi

| Kamis, 15 Oktober 2026
Serah Terima Kepala Kemenag Haji dan Umrah Lembata, Wabup Nasir: Sinergi Kunci Pelayanan Terbaik

Dalam sambutannya, Wabup Nasir menegaskan pergantian ini bukan sekadar serah terima tugas rutin, melainkan momentum memp

| Kamis, 15 Oktober 2026
BLKK Otomotif Ile Lewotolok Nusantara Resmi Beroperasi: Bebas Biaya, Tanpa Batas Usia

Poin paling istimewa, pelatihan ini gratis dan tanpa batasan usia. Siapa pun yang berminat, berapapun usianya, boleh me

| Kamis, 15 Oktober 2026
HUT ke-27 Lembata, Bupati Kanis Tegaskan Pembangunan Harus Berdampak Nyata

Peringatan tahun ini mengusung tema 'Dengan Semangat Taan Tou, Melangkah Bersama Mewujudkan Pemerintahan yang Efektif, S

| Selasa, 13 Oktober 2026
Bupati Kanis Tinjau Laboratorium Kesehatan Hewan Lembata, Pastikan Siap Beroperasi

"Laboratorium ini sangat penting untuk memantau kesehatan ternak, memastikan keamanan daging yang beredar, serta mengawa

| Rabu, 14 Oktober 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 14