Papua - Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Emeyode Sorong Selatan, Papua Barat Daya mengutuk keras tindakan pembakaran pesawat
PT Associated Mission Aviation (AMA) dan Captain Nicholas F. Goselin (29) di Yahukimo, Papua Pegunungan.
"LMA Emeyode mengutuk keras tindakan pembakaran dan penembakan pilot. Tokoh adat bersama pemerintah daerah untuk menyikapi tragedi tersebut," kata Ketua LMA Emeyode, Hengki Gogoba kepada wartawan, Rabu (8/7/2026).
Hengki juga menyampaikan duka cita dan kekecewaan atas tindakan anarkis yang menimpa pekerja kemanusiaan. Dampak langsung adalah terganggunya akses transportasi udara yang penting bagi masyarakat pedalaman Papua.
"Pesawat tersebut melayani masyarakat pegunungan sudah bertahun-tahun membantu masyarakat. Kini tidak ada transportasi alternatif bagi masyarakat di pegunungan," bebernya.
Ia menegaskan pelaku merupakan oknum warga masyarakat yang belum teridentifikasi. Namun pelaku harus diproses hukum.
"Kekhawatiran utama gangguan akses transportasi yang akan memperberat kehidupan masyarakat di wilayah pegunungan yang sangat sulit dijangkau. Kita kecewa dan menilai tindakan yang dilakukan adalah sikap yang tidak terpuji dan tidak manusiawi," bebernya.
Ia menegaskan pelaku oknum warga masyarakat namun identitas kelompok belum pasti. Semua tindakan anarkis dan pelanggaran ditindaklanjuti sesuai hukum.
"Warga Papua tinggal di daerah pegunungan dan pedalaman yang tidak mudah dijangkau, mengingat transportasi udara menjadi alternatif. Sebelum kejadian, maskapai AMA telah melayani masyarakat setempat," bebernya.
Ia juga menyoroti dampak yang timbul akibat dari ulah oknum tertentu yang menyebarkan terhentinya penerbangan pesawat ke Yahukimo. Setelah kejadian ini, penerbangan yang mengangkut kebutuhan masyarakat pedalaman tidak bisa dilakukan.
"Apabila tindakan seperti ini dibiarkan pelayanan kepada masyarakat lokal tang dilakukan akan dipandang negatif dan menjadi tantangan berat bagi kehidupan masyarakat. Penegakan hukum dan klarifikasi identitas pelaku dianggap penting untuk mengembalikan kepercayaan dan kelancaran layanan," tegasnya.
Diketahui, pesawat PK-RCY itu mulanya berangkat dari Bandar Udara Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan pada Kamis (2/7) pukul 06.30 WIT. Pesawat perintis itu dilaporkan mendarat di Lapter Balinggama, Yahukimo, pukul 06.46 WIT.
"Berdasarkan laporan awal, tidak terdapat penyampaian informasi mengenai situasi keamanan dari Lapangan Terbang Balinggama sebelum pesawat mendarat," kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Lukman F. Laisa dalam keterangannya, Kamis (2/7).
Setelah pilot melaporkan bahwa pesawat telah mendarat, komunikasi dari pos area di lapangan terbang tersebut dilaporkan terputus. Belakangan, pilot dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian.
"Pilot pesawat atas nama Nicholas F. Goselin dilaporkan meninggal dunia. Dugaan penyebab kejadian tersebut masih menunggu konfirmasi lebih lanjut dari aparat berwenang," imbuh Lukman.