Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Diduga ada KKN dalam rekrutmen P3K, BPAD Provinsi NTT melalui UPTD pendapatan daerah wilayah Lembata.

Mengapa Anastasia Kewa Notan yang tidak pernah mendapatkan rekomendasi dari Kepala UPTD Penda Wil. Kab. Lembata sebagai salah satu syarat administrasi dalam Seleksi Kompetensi PPPK TA 2024 Tahap I Lingkup Pemprov NTT memenuhi syarat administrasi?.

Indonesiasurya
Rabu, 08 Januari 2025 | 09:11:50 WIB
Ilustrasi

Lewoleba,Indonesiasurya.com - Seleksi Kompetensi PPPK (P3K) Provinsi NTT pada Badan Pendapatan dan Aset Daerah (BPAD) melalui UPTD Pendapatan Daerah Wil. Kab. Lembata diduga beraroma KKN.

Informasi yang dihimpun Indonesiasurya.com bahwa, UPTD Pendapatan daerah wilayah Lembata  mendapatkan 17 formasi sesuai dengan usulan dan jumlah pegawai honorer/tidak tetap pada instansi tersebut.

Formasi ini menurut informasi yang didapat media ini disesuaikan dengan jumlah Pegawai Honorer/Tidak Tetap yang ada di UPTD tersebut untuk mengikuti Seleksi Kompetensi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Lingkup Pemerintah Provinsi NTT Tahun Anggaran 2024.

Namun, dalam pelaksanaan Seleksi Kompetensi PPPK Lingkup Pemprov NTT TA 2024 Tahap I (satu), muncul nama baru yang Memenuhi Syarat (MS), yaitu Anastasia Kewa Notan. padahal Anastasia adalah staf Tata Usaha di SMA Negeri 1 Nubatukan Lembata dengan nomor urut kelulusan 2501.

Mengapa Anastasia Kewa Notan yang tidak pernah mendapatkan rekomendasi dari Kepala UPTD Penda Wil. Kab. Lembata sebagai salah satu syarat administrasi dalam Seleksi Kompetensi PPPK TA 2024 Tahap I Lingkup Pemprov NTT memenuhi syarat administrasi?.

Berdasarkan Keputusan Gubernur Nusa Tenggara Timur Nomor: 800.1/109/BKD2.1 tanggal 1 November 2024 tentang Hasil Seleksi Administrasi Penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Tahap I Lingkup Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2024, Anastasia Kewa Notan dinyatakan Memenuhi Syarat (MS) dengan jabatan Peng administrasi Perkantoran dengan  Lokasi penempatan untuk jabatan tersebut adalah Pemerintah Provinsi NTT, BPAD Provinsi NTT, UPTD Pendapatan Daerah Wil. Kab. Lembata di Lewoleba, Sub Bagian Tata Usaha.

Sebanyak 13 orang dinyatakan lulus Seleksi Kompetensi PPPK Tahap I, sementara 5 orang lainnya masuk dalam daftar tunggu untuk Seleksi PPPK Tahap II. Formasi UPTD Pendapatan Daerah Wilayah Kabupaten Lembata seharusnya berjumlah 17 orang. Dengan lulusnya Anastasia Kewa Notan, hal ini berarti salah satu dari 5 orang Pegawai Honorer/Tidak Tetap pada UPTD Pendapatan Daerah Wilayah Kabupaten Lembata yang akan mengikuti Seleksi Kompetensi PPPK Lingkup Pemerintah Provinsi NTT Tahun Anggaran 2024 Tahap II berpotensi tidak lulus.

Kebutuhan di formasi Tata Usaha dengan jabatan Pengadministrasi Perkantoran adalah 7 orang, dengan rincian 4 orang berijazah SLTA dan 3 orang Sarjana. 

Dari 13 orang yang mengikuti Seleksi Tahap I, yang berijazah SLTA ada 3 orang sehingga tersisa 1 orang berijazah SLTA atas nama Aloysius Lawi Making. Namun, dengan lulusnya Anastasia Kewa Notan (yang dianggap sebagai "penyusup") yang juga berijazah SLTA dan melamar di formasi Bagian Tata Usaha dengan jabatan Pengadministrasi Perkantoran, secara otomatis formasi Tata Usaha jabatan Pengadministrasi Perkantoran yang berijazah SLTA sudah terisi penuh. Aloysius Lawi Making yang telah bekerja sejak tahun 2006 dipastikan tidak lulus.

Walaupun telah bekerja selama 18 tahun, Aloysius Lawi Making tidak masuk dalam database BKN sehingga dia harus mengikuti seleksi Tahap II. Namun, besar kemungkinan Aloysius Lawi Making tidak akan lulus karena keberadaan Anastasia Kewa Notan.

Ada apa dengan BPAD provinsi NTT, UPTD Pendapatan daerah wilayah Lembata? 

Sementara itu, Kepala Tata Usaha UPTD Penda Lembata: Barto Koban. dikonfirmasi media ini menjelaskan bahwa dirinya tidak memiliki wewenang untuk menjelaskan hal-hal di kantor.

Barto meminta awak.media langsung menghubungi kepada kantor.

"Mlm om Stenly, maaf sy tidak punya kewenangan untuk memberikan informasi terkait hal2 di kantor, sebaiknya om Stenly bisa hubungi kepala kantor saja... terimakasih" tulis Kepala Tata Usaha UPTD Penda Lembata: Barto Koban melalui Whatsup (wa).

Sementara itu Kepala UPTD Penda Lembata: Oscar Ola Samon, hingga berita ini diturunkan belum berhasil di konfirmasi 

Masyarakat bertanya ada apa dengan BPAD provinsi NTT, UPTD Pendapatan daerah wilayah Lembata?


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

Semangat Hari Lahir Adhyaksa ke-81, Kapolres Kolaka Dorong Penegakan Hukum yang Humanis dan Berintegritas

Sinergi antara Polri dan Kejaksaan dinilai menjadi kunci dalam mewujudkan proses penegakan hukum yang profesional, trans

| Kamis, 03 September 2026
PMKRI Sambangi Penyintas Gempa Flores di Manggarai Barat, Salurkan Bantuan dan Serap Aspirasi Warga

Pendataan dan dokumentasi yang kami lakukan hari ini akan menjadi basis advokasi mendesak. Kami akan terus mendesak peme

| Kamis, 03 September 2026
Damailah di Perkemahan Langit

Puisi Mery Costantiana Lola

| Selasa, 01 September 2026
Bupati Kanis Dorong Peremajaan Jambu Mete, Lembata Kejar Investasi 2 Ribu Hektar

Rapat koordinasi yang dihadiri para penyuluh pertanian, Kepala Bappelitbangda, serta Plt. Kadis Pertanian dan Ketahanan

| Senin, 31 Agustus 2026
Pemkot Denpasar Salurkan Bantuan Rp700 Juta untuk Korban Gempa NTT

Gubernur Bali, I Wayan Koster, mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan oleh pemerintah daerah di seluruh Bali yang de

| Senin, 31 Agustus 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 7