Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Gen Z dan Tekanan Media Sosial: Antara Koneksi dan Kesehatan Mental

Penulis : Ardianus M.R Bahan UNWIRA Kupang

Indonesiasurya
Kamis, 11 Desember 2025 | 00:31:36 WIB
Ilustrasi

Generasi Z (Gen Z), yaitu mereka yang lahir sekitar tahun 1997–2012, dikenal sebagai generasi digital. Sejak kecil, mereka tumbuh bersama internet, smartphone, dan media sosial. Platform seperti Instagram, TikTok, dan X (Twitter) menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari mereka. Namun di balik kemudahan koneksi dan ekspresi diri, tersembunyi tekanan besar yang memengaruhi kesehatan mental.

Media Sosial sebagai Ruang Identitas

Bagi Gen Z, media sosial bukan sekadar hiburan, tetapi juga ruang untuk membangun identitas diri. Mereka bebas mengekspresikan hobi, pandangan, dan gaya hidup. Sayangnya, kebebasan ini sering diiringi dengan budaya perbandingan. Melihat kehidupan “sempurna” orang lain di linimasa dapat menimbulkan rasa tidak percaya diri, takut tertinggal (FOMO), hingga kecemasan sosial.

Standar Kesempurnaan yang Tidak Realistis

Filter kecantikan, gaya hidup mewah, dan tubuh ideal yang terus ditampilkan memicu standar kesempurnaan yang sulit dicapai. Banyak Gen Z merasa tertekan untuk selalu terlihat menarik, populer, dan produktif. Tekanan ini bisa berujung pada stres, kelelahan mental (mental burnout), bahkan depresi.

Dampak pada Kesehatan Mental

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial yang berlebihan berkaitan dengan peningkatan gejala kecemasan, gangguan tidur, dan rendahnya harga diri. Paparan komentar negatif, cyberbullying, dan budaya “cancel” juga memperparah kondisi psikologis remaja dan dewasa muda.

Sisi Positif Media Sosial

Meskipun penuh tekanan, media sosial juga memiliki dampak positif. Banyak komunitas online yang menyediakan dukungan emosional, edukasi kesehatan mental, dan ruang aman bagi mereka yang merasa terpinggirkan. Gen Z juga dikenal lebih terbuka dalam membicarakan isu mental health dibanding generasi sebelumnya.

Menemukan Keseimbangan Digital

Kunci utama untuk mengurangi tekanan media sosial adalah keseimbangan. Mengatur waktu penggunaan, menyaring konten yang dikonsumsi, serta membangun hubungan nyata di dunia offline menjadi langkah penting. Literasi digital juga diperlukan agar Gen Z mampu membedakan realitas dan citra semu di media sosial.

Penutup

Media sosial adalah pedang bermata dua bagi Gen Z. Di satu sisi, ia memperluas koneksi dan peluang. Di sisi lain, ia menghadirkan tekanan besar yang dapat mengganggu kesehatan mental. Dengan kesadaran dan pengelolaan yang baik, Gen Z dapat memanfaatkan media sosial secara sehat dan produktif.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

Keuskupan Agung Ende Gugat Penetapan Flores Sebagai Pulau Panas Bumi

Ketua Komisi Keadilan, Perdamaian dan Integritas Keuskupan Agung Ende, Tigor Naingolang, menjelaskan ketiga kebijakan in

| Senin, 19 Oktober 2026
PERPAMSI NTT Dorong Advokasi dan Kemitraan untuk Memperkuat BUMD Air Minum

Dalam pemaparannya bertajuk “Advokasi dan Kemitraan untuk Memperkuat BUMD Air Minum di NTT”, Olahara menyampaikan ra

| Sabtu, 17 Oktober 2026
Bharatu Valdo Dimakamkan di San Dominggo: Keluarga Yakini Ini Pembunuhan Berencana

Pengacara keluarga, Petrus Bala Pattyona, mengatakan saat ini timnya masih mengumpulkan informasi dan bukti terkait kasu

| Minggu, 18 Oktober 2026
Palkostrad Bangun 24 Sumur Bor di Larantuka, Kodim 1624 Flotim Fasilitasi Penempatan

"Banyak warga dan sekolah yang menyampaikan permohonan karena mereka telah merasakan langsung kehadiran dan manfaat kebe

| Minggu, 18 Oktober 2026
KARHUTLA ADALAH BUKTI KEGAGALAN PEMERINTAH AN PRABOWO GIBRAN.

_Egidius Ronikung ketua lembaga hukum dan HAM PP PMKRI periode 2026-2028._

| Jumat, 16 Oktober 2026
ALFAMART BEROPERASI DI LEMBATA

Peduli Pengentasan Stunting, Buka Perdana di Lembata Alfamart Bagi-bagi Telur & Paket Sembako Gratis

| Jumat, 16 Oktober 2026
GRAND OPENING ALFAMART Bermitra Pasarkan Produk UMKM Lembata

Regional Corporate Communications Manager Alfamart, Firly Firlandi mengatakan, kehadiran sejumlah produk UMKM di jaringa

| Jumat, 16 Oktober 2026
Tiga Desa Raih Predikat Perpustakaan Desa Terbaik di Lomba HUT ke-27 Otonomi Lembata

TBM Papirus menerapkan layanan terbuka. Pengunjung bebas memilih buku yang ingin dibaca atau dipinjam, lalu menghubungi

| Kamis, 15 Oktober 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 14