Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Kantor Desa Jadi Kelas? Kades Bulu Soma Akui Sementara, Janji Hentikan Penggunaan dan Pindahkan PAUD

“Untuk pembangunan gedung PAUD belum ada terealisasi, saat ini masih kami upayakan lahan hibah pak

Indonesiasurya
Jumat, 10 April 2026 | 22:41:58 WIB
Foto

Mandailing Natal, ~ Dugaan penggunaan kantor desa sebagai ruang belajar di Kecamatan Batang Natal akhirnya mendapat tanggapan dari Kepala Desa Bulu Soma, yang mengakui praktik tersebut terjadi karena keterbatasan fasilitas.

Temuan sebelumnya menunjukkan aktivitas PAUD Permata Bulu Soma berlangsung di area kantor desa. Kursi dan meja kecil tersusun menyerupai ruang kelas, menandakan kegiatan belajar anak usia dini berjalan di fasilitas milik pemerintah desa.

Menanggapi hal itu, Kepala Desa Bulu Soma menyebut penggunaan kantor desa hanya bersifat sementara. “Itu sistemnya sementara pak, cuma numpang gedung buat sementara, mengingat pentingnya program pendidikan usia dini,” ujarnya melalui pesan WhatsApp kepada redaksi.

Ia menegaskan bahwa pihak desa telah menyiapkan lokasi baru untuk kegiatan PAUD. Bahkan, pemerintah desa berjanji akan segera menghentikan penggunaan kantor desa sebagai ruang belajar.

“Insyaallah mulai besok, gedung kantor desa tidak lagi kami pakai pak,” lanjutnya.

Kepala desa juga mengakui bahwa hingga saat ini desanya belum memiliki gedung khusus PAUD. Pembangunan fasilitas tersebut belum terealisasi karena masih dalam proses pengupayaan lahan hibah.

“Untuk pembangunan gedung PAUD belum ada terealisasi, saat ini masih kami upayakan lahan hibah pak,” jelasnya.

Terkait legalitas, kepala desa menyatakan bahwa PAUD Permata Bulu Soma telah terdaftar di Dinas Pendidikan. Ia juga mengklaim penggunaan kantor desa sebelumnya telah diberitahukan kepada pihak dinas sebagai langkah sementara.

“PAUD sudah terdaftar di dinas pendidikan pak, dan sebelumnya sudah kami sampaikan bahwa kantor desa dipakai sementara,” katanya.

Saat dikonfirmasi lebih lanjut mengenai lokasi baru, kepala desa menyebut kegiatan PAUD akan dipindahkan ke gedung pinjaman milik pribadi. Namun, ia tidak merinci secara jelas lokasi dan identitas pemilik gedung tersebut.

“Masih gedung pinjam pak, dari pribadi,” ujarnya singkat.

Fenomena ini tidak hanya terjadi di Desa Bulu Soma. Kepala desa juga mengungkapkan bahwa praktik serupa berlangsung di Desa Aek Nangali dan Desa Rao-Rao, di mana kegiatan PAUD turut memanfaatkan kantor desa.

Meski demikian, penggunaan kantor desa sebagai sarana pendidikan tetap menjadi sorotan. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dan Permendagri Nomor 1 Tahun 2016, pemanfaatan aset desa harus memiliki dasar hukum dan tidak mengganggu fungsi pelayanan publik.

Di sisi lain, Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional mengatur bahwa setiap satuan pendidikan wajib memiliki sarana dan prasarana yang layak.

Kondisi ini memperlihatkan dilema antara kebutuhan mendesak pendidikan anak usia dini dan keterbatasan infrastruktur desa. Namun, tanpa pengelolaan yang tepat, praktik ini berpotensi menimbulkan persoalan administratif.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan tambahan dari pihak kepala desa setelah konfirmasi lanjutan dilakukan oleh redaksi. Pemerintah daerah diharapkan segera melakukan verifikasi guna memastikan solusi yang tepat dan sesuai regulasi.

Penggunaan kantor desa sebagai ruang belajar memang dapat dipahami sebagai langkah darurat. Namun ke depan, penyediaan fasilitas pendidikan yang layak menjadi tanggung jawab yang tidak dapat diabaikan dalam tata kelola pemerintahan desa.

(Magrifatulloh).


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

HUT ke-27 Lembata, Bupati Kanis Tegaskan Pembangunan Harus Berdampak Nyata

Peringatan tahun ini mengusung tema 'Dengan Semangat Taan Tou, Melangkah Bersama Mewujudkan Pemerintahan yang Efektif, S

| Selasa, 13 Oktober 2026
Bupati Kanis Tinjau Laboratorium Kesehatan Hewan Lembata, Pastikan Siap Beroperasi

"Laboratorium ini sangat penting untuk memantau kesehatan ternak, memastikan keamanan daging yang beredar, serta mengawa

| Rabu, 14 Oktober 2026
Dari Laporan Masyarakat hingga Penindakan, Satresmob Bareskrim Ungkap Kasus Curanmor

Tim Satresmob Bareskrim Polri yang dipimpin oleh Kanit 1 Satresmob Bareskrim Polri, Kombes Pol Harry Azhar, S.H., S.I.K.

| Selasa, 13 Oktober 2026
PT. Annisa Ahmada Buka Suara! Bantah Telantarkan Jemaah Umroh, Ungkap Masalah Vendor Tiket

Dalam surat klarifikasi bernomor 042/AAT/EXT/X/2026, PT Annisa Ahmada Travelindo menjelaskan kronologi permasalahan yang

| Selasa, 13 Oktober 2026
"Otonomi Harus Dirasakan Sampai ke Desa" — Lukman Laba Soroti Perayaan yang Terasa Jauh dari Masyarakat

Lukman menutup dengan harapan agar otonomi benar-benar hidup di hati setiap masyarakat, dari kota hingga ke desa-desa pa

| Senin, 12 Oktober 2026
HUT ke-27 Otonomi Lembata: Ketua DPRD Syafrudin Sira ; "Otonomi hanya judul namun, isinya nyaris tak ada"

Kita belum menjiwai secara penuh otonomi ini. Semangat Taan Tou — satu rasa — belum kita lakukan secara maksimal." U

| Senin, 12 Oktober 2026
Fransiskus Gewura akui, 27 Tahun Otonomi Lembata ada Kemajuan, tinggal Fokus ke Ekonomi Masyarakat

Poin tak kalah penting yang disampaikan Frans Gewura adalah menjaga keamanan dan ketertiban agar Lembata menjadi daerah

| Senin, 12 Oktober 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 4