Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Kapolres Diminta Tindak Tegas Manager SPBU 74.922.03 Tamal'lang Dan Mafia BBM Untuk Membuktikan Bahwa Polres Takalar Tidak Terlibat

Manager SPBU 74.922.03 Tamal'lang Jempang menyalurkan solar subsidi kepada dua mafia BBM yang diketahui bernama Daeng Laja Dan Adnan karena dapat meraup keuntungan yang luar biasa, adapun harga jual kepada mafia BBM sebesar Delapan Ribu Tujuh Ratus Rupiah (8700)Rp per liter.

Indonesiasurya
Jumat, 28 Agustus 2026 | 07:46:07 WIB
Foto

Takalar - Manager Stasiun Penjualan Bahan Bakar Umum (SPBU) 74.922.03 Tamal'lang Jempang wilayah hukum polres Takalar diduga prioritaskan penjualan bahan bakar minyak jenis solar subsidi kepada mafia BBM karena harga lebih tinggi dari harga penjualan standar. (28/08/2026)

Manager SPBU 74.922.03 Tamal'lang Jempang menyalurkan solar subsidi kepada dua mafia BBM yang diketahui bernama Daeng Laja Dan Adnan karena dapat meraup keuntungan yang luar biasa, adapun harga jual kepada mafia BBM sebesar Delapan Ribu Tujuh Ratus Rupiah (8700)Rp per liter.

Permainan kotor ini terbongkar setelah beberapa awak media memergoki pihak SPBU Tamal'lang Jempang sedang melayani pengisian jerigen milik Kedua Mafia BBM pada hari Kamis tanggal 27 Bulan 08 Tahun 2026.

Kegiatan antara Mafia BBM dan manager SPBU Tamal'lang Jempang sangat ter struktur karena mafia BBM menyediakan ratusan jerigen di samping SPBU lalu mengisi sebanyak dua jerigen secara berulang-ulang. 

Menurut sumber yang ada dilokasi saat dimintai keterangan, ia mengatakan, "Kedua mafia BBM sudah menyiapkan ratusan jerigen didekat SPBU lalu mengisi sebanyak dua jerigen perorang tapi itu dilakukan secara berulang-ulang" , tandasnya.

Lanjut ia menjelaskan, "hari ini daeng Laja mendapatkan solar sebanyak 300 jerigen dan Adnan mendapatkan 200 jerigen karena itu dilakukan mulai dari sip satu sampai sip dua" , ucapnya.

Tidak sampai disitu, ia juga mengatakan, "Pada hari Selasa solar dari Depot masuk di SPBU Tamal'lang sebesar 8000 liter (8 Ton) namun pihak SPBU tidak melakukan penjualan, Lalu hari Rabu masuk lagi 8000 liter (8 Ton) tapi hari ini baru dijual ke mafia BBM sebesar 15000 liter (15 Ton)" , pungkasnya.

Dalam hal ini, kuat dugaan aktivitas ilegal ini beroperasi karena lemahnya pengawasan dari aparat penegak hukum polres Takalar sehingga mafia BBM tetap beroperasi tanpa ada rasa takut.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Departemen Intelijen dan Investigasi dari Lembaga Investigasi Negara (LIN) menantang Kapolres Takalar dan Kasat Reskrim untuk segera menindaklanjuti untuk membuktikan tidak adanya keterlibatan dalam aktivitas mafia BBM.

Menurutnya, "Kami menantang Kapolres Takalar dan Kasat Reskrim untuk segera menangkap Manager SPBU Tamal'lang Jempang dan kedua mafia BBM Daeng Laja Dan Adnan untuk membuktikan kepada masyarakat bahwa pihaknya polres Takalar tidak terlibat dalam kegiatan mafia BBM" , tutupnya. *Baramakassar_*


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

Akhiri Ketidakpastian Pengukuran Tanah, BPN Lembata Luncurkan Sistem FIFO Terjadwal

Pengukuran bidang tanah, yang menjadi salah satu tahapan penting dalam menghasilkan data pertanahan, kini dikelola berda

| Jumat, 28 Agustus 2026
Bantuan Nelayan & Pangan Diserahkan, Bupati Lembata Buka Konektivitas dan Pariwisata Baru di Kedang

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan program ini bukan sekadar bantuan sosial, melainkan instrumen stabilitas pangan dan

| Kamis, 27 Agustus 2026
DPW SULSEL ELANG MAS Baramakassar Desak Polda Jambi: Jangan Ada Lagi Kekerasan terhadap Jurnalis

Ketua Komunitas Media Online Baramakassar sekaligus Humas JAMIRA, Arfah Amiruddin (Bara Makassar), meminta aparat kepoli

| Kamis, 27 Agustus 2026
Perangi Perdagangan Orang, Imigrasi Maumere Perkuat Desbumi Watotutu Jadi Desa Binaan Migrasi Aman

Program Desa Binaan Imigrasi ini dirancang sebagai langkah preventif untuk mengedukasi warga agar bermigrasi secara pros

| Rabu, 26 Agustus 2026
PSSI Lembata siap gulir Liga I dan II musim kompetisi 2026-2027, pada, 5 September 2026 mendatang

Setelah melakukan rapat tim PSSI Lembata bersama Panitia Pelaksana, melakukan assessment persiapan Lapangan pertandinga

| Rabu, 26 Agustus 2026
Turun ke Jambi, Menhut Raja Antoni Cek Eksekusi Perintah Presiden Prabowo soal Karhutla

Menhut Raja Antoni mengatakan di bawah perintah Presiden Prabowo Subianto, pemerintah hadir di lapangan untuk masyarakat

| Selasa, 25 Agustus 2026
Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah minta emas 74 kg dan uang 500 juta dikembalikan.

Boyamin Saiman menegaskan jika ada permintaan agar barang yang disita penyidik berupa, 74 kilogram emas dan uang hampir

| Senin, 24 Agustus 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 4