Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


MPLS SMAN 1 Nagawutung TP 2026/2027 Resmi Dimulai, Wujudkan Sekolah Ramah dan Humanis

MPLS adalah ruang untuk mengenal lingkungan sekolah, membangun karakter, serta menumbuhkan semangat belajar

Indonesiasurya
Senin, 13 Juli 2026 | 12:30:08 WIB
Foto

Nagawutung, IndonesiaSurya.com – SMAN 1 Nagawutung secara resmi mengawali pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2026/2027 pada Senin (13/7/2026) di Aula SMAN 1 Nagawutung. Kegiatan ini diikuti oleh Pelaksana Tugas Kepala Sekolah, para guru dan tenaga kependidikan, pengurus OSIS, serta seluruh calon murid baru.

Mengusung tema "Hari Baru, Aman dan Nyaman di Sekolah", MPLS tahun ini dirancang sebagai ruang pembelajaran yang ramah, inklusif, dan menyenangkan bagi peserta didik baru untuk mengenal lingkungan sekolah sekaligus mempersiapkan diri menghadapi tantangan pembelajaran di jenjang pendidikan menengah.

Dalam sambutan pembukaan, Pelaksana Tugas Kepala Sekolah, Fransiskus X. Lawe, S.Pd., menegaskan bahwa MPLS bukan sekadar agenda rutin pada awal tahun pelajaran ataupun kegiatan formalitas tahunan. Lebih dari itu, MPLS merupakan proses adaptasi peserta didik terhadap sekolah sebagai rumah kedua yang akan menjadi tempat mereka bertumbuh selama tiga tahun ke depan.

"MPLS adalah ruang untuk mengenal lingkungan sekolah, membangun karakter, serta menumbuhkan semangat belajar. Karena itu saya mengajak seluruh peserta untuk mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh, penuh perhatian, aktif, dan proaktif," ujarnya.

Ia menjelaskan, kegiatan MPLS akan berlangsung selama lima hari, mulai 13 hingga 17 Juli 2026, dengan menghadirkan berbagai materi yang tidak hanya memperkenalkan kehidupan sekolah, tetapi juga membekali peserta didik dengan kompetensi abad ke-21.

Materi yang diberikan meliputi Wawasan Wiyata Mandala, Aku dan Sekolahku, Aku dan Sekitarku, Keadaban dan Keamanan Digital, Eksplorasi Diri Menggali Potensi, Ruang Perjumpaan Murid Baru, Sahabat Hebat: Dengar, Peduli dan Hargai, Identifikasi Awal Kondisi Sosial Emosional dan Konsentrasi Belajar Murid, Membangun Kesiapsiagaan Bencana, Literasi Digital, Dampak Negatif Kecanduan Game Online, Pengenalan Delapan Dimensi Profil Lulusan, Pengenalan Kurikulum dan Cara Belajar Efektif, Bahaya NAPZA dan Fenomena Sosial Remaja, Tata Tertib Sekolah, serta Peraturan Baris-Berbaris (PBB).

Pelaksanaan MPLS tahun ini mencerminkan perubahan paradigma pendidikan yang semakin humanis. Sekolah tidak lagi menempatkan kegiatan pengenalan sebagai ajang perpeloncoan ataupun pemberian tugas-tugas yang tidak memiliki nilai edukatif. Sebaliknya, MPLS menjadi ruang yang aman untuk membangun rasa percaya diri, memperkuat karakter, serta menumbuhkan budaya saling menghargai di lingkungan sekolah.

Memasuki gerbang sekolah baru memang selalu menghadirkan berbagai perasaan; cemas, penasaran, sekaligus penuh harapan. Namun melalui tema "Hari Baru, Aman dan Nyaman di Sekolah", SMAN 1 Nagawutung ingin memastikan bahwa setiap peserta didik baru memperoleh pengalaman pertama yang positif sehingga mampu beradaptasi dengan lingkungan belajar yang sehat, aman, dan mendukung perkembangan dirinya.

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan, sekolah memandang bahwa peserta didik perlu dibekali kemampuan mengenal dunia dari dua sisi sekaligus. Pertama, mengenal diri sendiri dengan menemukan potensi, minat, bakat, serta karakter yang dimiliki. Kedua, mengenal dunia luar melalui pemahaman terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, kehidupan sosial, serta peluang masa depan tanpa meninggalkan identitas budaya lokal.

Sebagai sekolah yang berada di Kabupaten Lembata, SMAN 1 Nagawutung juga berkomitmen menanamkan kecintaan terhadap budaya Lamaholot dan kekayaan alam daerah sebagai bagian dari pembentukan karakter peserta didik. Kemajuan teknologi dipandang bukan sebagai ancaman, melainkan sebagai sarana untuk mengembangkan potensi daerah apabila digunakan secara bijaksana.

Selain penguatan literasi digital, peserta didik juga diperkenalkan pada pentingnya kesehatan mental, pembelajaran mandiri, kemampuan berpikir kritis, serta budaya kolaborasi sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.

Mengakhiri sambutannya, Fransiskus X. Lawe, S.Pd. menyampaikan pesan kepada seluruh peserta didik baru agar menjadikan MPLS sebagai langkah awal untuk membangun mimpi dan masa depan.

"Selamat datang di rumah baru kalian. Dunia yang akan kalian hadapi mungkin penuh dengan ketidakpastian. Namun, dengan karakter yang kuat, semangat belajar, dan keterbukaan untuk terus berkembang, kalian akan mampu melangkah dengan percaya diri. Hari ini adalah awal perjalanan kalian. Beranilah berkata: Hari ini aku mulai mengenal duniaku. Aku siap belajar, bertumbuh, dan berkarya bersama SMAN 1 Nagawutung."

Melalui penyelenggaraan MPLS yang edukatif, humanis, dan berorientasi pada pengembangan karakter, SMAN 1 Nagawutung kembali menegaskan komitmennya dalam mewujudkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, serta mampu melahirkan generasi muda yang berkarakter, berprestasi, berdaya saing, dan tetap berakar pada nilai-nilai budaya lokal menuju Indonesia Emas 2045. (Hans Koban)

Sumber: Humas SMANSA Naga


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

HUT ke-27 Lembata, Bupati Kanis Tegaskan Pembangunan Harus Berdampak Nyata

Peringatan tahun ini mengusung tema 'Dengan Semangat Taan Tou, Melangkah Bersama Mewujudkan Pemerintahan yang Efektif, S

| Selasa, 13 Oktober 2026
Bupati Kanis Tinjau Laboratorium Kesehatan Hewan Lembata, Pastikan Siap Beroperasi

"Laboratorium ini sangat penting untuk memantau kesehatan ternak, memastikan keamanan daging yang beredar, serta mengawa

| Rabu, 14 Oktober 2026
Dari Laporan Masyarakat hingga Penindakan, Satresmob Bareskrim Ungkap Kasus Curanmor

Tim Satresmob Bareskrim Polri yang dipimpin oleh Kanit 1 Satresmob Bareskrim Polri, Kombes Pol Harry Azhar, S.H., S.I.K.

| Selasa, 13 Oktober 2026
PT. Annisa Ahmada Buka Suara! Bantah Telantarkan Jemaah Umroh, Ungkap Masalah Vendor Tiket

Dalam surat klarifikasi bernomor 042/AAT/EXT/X/2026, PT Annisa Ahmada Travelindo menjelaskan kronologi permasalahan yang

| Selasa, 13 Oktober 2026
"Otonomi Harus Dirasakan Sampai ke Desa" — Lukman Laba Soroti Perayaan yang Terasa Jauh dari Masyarakat

Lukman menutup dengan harapan agar otonomi benar-benar hidup di hati setiap masyarakat, dari kota hingga ke desa-desa pa

| Senin, 12 Oktober 2026
HUT ke-27 Otonomi Lembata: Ketua DPRD Syafrudin Sira ; "Otonomi hanya judul namun, isinya nyaris tak ada"

Kita belum menjiwai secara penuh otonomi ini. Semangat Taan Tou — satu rasa — belum kita lakukan secara maksimal." U

| Senin, 12 Oktober 2026
Fransiskus Gewura akui, 27 Tahun Otonomi Lembata ada Kemajuan, tinggal Fokus ke Ekonomi Masyarakat

Poin tak kalah penting yang disampaikan Frans Gewura adalah menjaga keamanan dan ketertiban agar Lembata menjadi daerah

| Senin, 12 Oktober 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 7