Ilepadung, Flores Timur, 18 Juni 2026 — Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Katolik Widya Mandira Kupang, Martinus Arsoni Panggal, melaksanakan program kerja kegiatan Merdeka Belajar Kampus Merdeka Kuliah Kerja Nyata Tematik ( MBKM KKN-T) berupa pembuatan akun media sosial resmi Desa Ilepadung sebagai sarana komunikasi, informasi, dan publikasi desa.
Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Ilepadung, Kecamatan Lewolema, Kabupaten Flores Timur tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Flores Timur, Dr. Benediktus Bolibapan Herin, aparat Pemerintah Desa Ilepadung, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Ilepadung, Ketua PKK Desa Ilepadung, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta masyarakat Desa Ilepadung.
Program ini dilaksanakan sebagai upaya mendukung transformasi digital di tingkat desa melalui pemanfaatan media sosial sebagai media komunikasi publik yang efektif, cepat, dan mudah diakses oleh masyarakat. Selain berfungsi sebagai sarana penyampaian informasi pemerintahan dan pelayanan publik, media sosial desa juga diharapkan menjadi ruang komunikasi dua arah antara pemerintah desa dan masyarakat.
Dalam paparannya, Martinus Arsoni Panggal menjelaskan bahwa keberadaan akun media sosial resmi desa merupakan kebutuhan yang semakin penting di era digital. Melalui platform seperti Facebook dan Instagram, pemerintah desa dapat menyampaikan pengumuman, mendokumentasikan kegiatan pembangunan, mempublikasikan pelayanan publik, serta menampung aspirasi masyarakat secara lebih terbuka dan partisipatif.
Lebih lanjut, media sosial juga memiliki peran strategis sebagai sarana branding desa. Pemanfaatan media sosial memungkinkan pemerintah desa mempromosikan potensi wisata, produk UMKM, kekayaan budaya lokal, serta berbagai kegiatan masyarakat kepada khalayak yang lebih luas. Dengan demikian, media sosial tidak hanya menjadi alat komunikasi, tetapi juga instrumen penguatan identitas dan citra positif Desa Ilepadung di ruang digital.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Flores Timur, Dr. Benediktus Bolibapan Herin, menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap program tersebut karena dinilai sejalan dengan upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang transparan, partisipatif, dan berbasis data.
Menurutnya, pemanfaatan media sosial resmi desa dapat membantu pemerintah desa dalam mendokumentasikan dan menyebarluaskan berbagai informasi sosial, termasuk data yang berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat dan pelayanan sosial.
"Transparansi dan validitas data merupakan kunci utama agar bantuan sosial benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak. Pemerintah desa memiliki peran strategis dalam melakukan pendataan, verifikasi, dan pengawasan sehingga program bantuan sosial dapat berjalan efektif dan berkeadilan," ujar Dr. Benediktus Bolibapan Herin.
Ia menambahkan bahwa pemanfaatan media sosial desa dapat mendukung penyebarluasan informasi mengenai Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), proses verifikasi penerima manfaat, serta berbagai informasi pelayanan sosial lainnya sehingga tercipta tata kelola pemerintahan desa yang lebih akuntabel dan transparan.
Kegiatan sosialisasi ini memperoleh respons positif dari pemerintah desa dan masyarakat karena dinilai relevan dengan kebutuhan Desa Ilepadung dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Program ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun sistem komunikasi publik desa yang modern, berkelanjutan, dan mampu mendukung pengembangan potensi lokal melalui media digital.
Secara akademik, pelaksanaan program kerja ini menunjukkan peran mahasiswa sebagai agen perubahan (agent of change) yang mampu menjembatani kebutuhan masyarakat dengan perkembangan teknologi komunikasi digital. Selain menjadi bentuk pengabdian kepada masyarakat, program MBKM KKN-T juga menjadi ruang kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan desa berbasis inovasi dan teknologi informasi.