Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Masalah Penganiayaan Anak di Omesuri, LBH SIKAP minta Dinas Perlindungan Perempatan dan Anak segera memberikan perlindungan

Masalah anak di Omesuri itu, kita minta Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak segera, memberikan pendampingan kepada anak, baik memberikan pendamping sosial maupun, pendamping secara psikis.

Indonesiasurya
Minggu, 06 April 2025 | 08:00:49 WIB
Direktur LBH Sikap

Lembata,Indonesiasurya com - Apapun alasannya kepentingan tumbuh kembang anak adalah segalanya ungkap Direktur LBH SIKAP Juprians Lamblawa

Olehnya itu, semua pihak harus memberikan perhatian penuh terhadap anak yang sedang berhadapan dengan persoalan.

Masalah anak di Omesuri itu, kita minta Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak segera, memberikan pendampingan kepada anak, baik memberikan pendamping sosial maupun, pendamping secara psikis.

Semua pihak di tingkatkan desa harus dievaluasi, mengapa sampai hal itu bisa terjadi, prilaku-prilaku primitif  begini tidak boleh lagi terjadi, cukup kali ini saja, jangan pernah ada lagi di tanah Lembata ini.

Anak yang menjadi korban ini segera diberikan perlindungan, baik mental maupun hal lainnya, termasuk soal keberlangsungan pendidikannya kedepan.

Masalah ini adalah masalah kita semua,  maka semua stakeholder harus ambil bagian, sesuai peranan masing-masing.

Mulai dari Kepala Desa dan seluruh perangkat termasuk Badan yang dibentuk Pemerintah Desa khusus menangani persoalan anak, Pemerintah Kecamatan,  Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak, LSM yang konsen terhadap anak, semua memberikan perhatian maksimal, agar kejadian di Omesuri tidak terulang lagi di desa dan wilayah yang lain, cukup kali ini sebagai pembelajaran untuk kita semua.


Sementara itu anggota Fraksi Gabungan  Glora, PKS dan PKN DPRD  Lembata mengecam keras tindakan penganiayaan anak di bawa umur di desa Normal 1 Kecamatan Omesuri kabupaten Lembata.
Khaidir Robi kepada media ini meminta pihak kepolisian untuk menindaklanjuti persoalan ini.

"Kita harap agar persoalan ini bisa di tangani secara hukum agar, kasus kekerasan terhadap anak di bawah umur harus dihentikan. Apapun kasus yang dilakukan" ujar Robbi.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

Penumpang KM. Lambelu Loncat dari Kapal, Tim SAR Lakukan Pencarian di Perairan Pulau Pemana Sikka.

Lokasi kejadian diperkirakan berada di sekitar Perairan Pulau Pemana, Kabupaten Sikka, NTT, pada koordinat 8° 22.310'S

| Kamis, 16 Juli 2026
Temui Kepala Staf Kepresidenan, BPP DOB Dorong Provinsi Luwu Raya Masuk Agenda Strategis Nasional

Ketua Tim BPP DOB Provinsi Luwu Raya, H. Darwis Ismail, mengatakan pertemuan tersebut merupakan bagian dari ikhtiar me

| Selasa, 14 Juli 2026
Ahli Geothermal Luruskan Persepsi tentang WKP Mataloko dan Pemanfaatan Lahan PLTP

Berdasarkan data gambaran umum pengembangan PLTP Mataloko, luas WKP mencapai sekitar 996,2 hektare

| Selasa, 14 Juli 2026
Ahli Geothermal ITB: Pemanfaatan Air untuk Pengeboran PLTP Mataloko Bersifat Sementara

Pemanfaatan air Sungai Tiwu Bala untuk mendukung kegiatan pengeboran PLTP Mataloko telah memperoleh Izin Pengusahaan

| Senin, 13 Juli 2026
MPLS SMAN 1 Nagawutung TP 2026/2027 Resmi Dimulai, Wujudkan Sekolah Ramah dan Humanis

MPLS adalah ruang untuk mengenal lingkungan sekolah, membangun karakter, serta menumbuhkan semangat belajar

| Senin, 13 Juli 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 11