Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Minim Saksi, Polisi Akui Kesulitan Ungkap Kasus Kematian Polikarpus Demon Mantan Kepala Desa Laranwutun Ileape

pihak Polres menegaskan komitmennya menjaga kepercayaan publik dan menuntaskan perkara tersebut secara profesional.

Indonesiasurya
Minggu, 26 April 2026 | 20:25:00 WIB
Foto saat Kel alm Polikarpus demon audiens dengan polres Lembata

Lembata - Warga Desa Laranwutun, Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata, bersama keluarga korban dugaan pembunuhan,

Polikarpus Demon, Sabtu (26/4/2026), pagi melakukan aksi demonstrasi. 

Massa aksi menuntut keseriusan pihak Kepolisian menguak misteri kematian almahrum Polikarpus Demong.

Wakapolres Lembata, Kompol Muhammad Fakhruddin S.Sos, M.Hum, CIAS, CELM, bersama Kabag Ops. AKP Verry Polin, SH, M.H, menerima tim kuasa hukum dan keluarga korban dalam audiensi terkait penanganan kasus kematian yang hingga kini masih terus diselidiki.

Dalam pertemuan itu, pihak keluarga meminta kepolisian membentuk tim khusus agar kasus tersebut dapat diusut secara menyeluruh dan transparan.

Kuasa hukum keluarga, Ama Raya, menyampaikan sejumlah informasi yang dinilai perlu didalami penyidik. Ia menyoroti beberapa nama serta dugaan adanya motif asmara dan utang piutang yang berpotensi berkaitan dengan peristiwa tersebut.

“Kami minta kasus ini dikembangkan. Bentuk tim khusus supaya terang siapa yang bertanggung jawab,” tegas Ama Raya di hadapan Wakapolres dan Kabag Ops.

Menanggapi hal itu, Kabag Ops, AKP Verry Polin menegaskan, seluruh informasi yang disampaikan keluarga dan kuasa hukum akan dicatat serta dikembangkan sebagai bahan penyelidikan.

Namun, ia menekankan bahwa kepolisian tidak dapat menetapkan seseorang sebagai pihak yang terlibat tanpa alat bukti yang cukup.

“Apa yang disampaikan ini masih berupa testimoni. Secara hukum, kami tidak bisa menuduh orang tanpa bukti. Semua masukan akan kami dalami untuk menemukan bukti yang sah,” ujarnya.

Menurut pihak kepolisian, hingga saat ini sudah ada 10 orang yang diperiksa penyidik. Polisi juga mengakui kasus tersebut cukup sulit karena minim saksi yang melihat langsung kejadian.

“Ini menyangkut nyawa manusia. Kami serius menangani, tetapi juga tidak bisa gegabah. Kami harus bekerja dengan asas praduga tak bersalah dan kehati-hatian,” lanjutnya.

Terkait kekecewaan keluarga atas penundaan jadwal otopsi sebelumnya, pihak Polres menjelaskan bahwa dokter forensik dari Polda memiliki jadwal penanganan kasus di beberapa daerah lain sehingga harus menunggu antrean.

Namun demikian, polisi memastikan jadwal otopsi terbaru pada Kamis, 30 April, akan dilaksanakan. Tiket perjalanan tim forensik disebut sudah dibeli dan persiapan teknis telah dilakukan.

“Kalau tidak ada hambatan, tanggal 30 April pasti ada pembongkaran kuburan. Siapkan tenaga bongkar, semen, dan pasir untuk pengecoran kembali. Pemeriksaan akan dilakukan di lokasi,” kata Kabag Ops.

Istri korban yang turut hadir berharap jadwal tersebut tidak kembali ditunda.
“Tolong jangan ditunda lagi, supaya saya bisa tenang,” pintanya.

Menutup pertemuan, pihak Polres menegaskan komitmennya menjaga kepercayaan publik dan menuntaskan perkara tersebut secara profesional.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

GMNI Sikka Sebut Gubernur Melki Laka Lena Pajakin Rakyat Dengan Tabrak Aturan.

Bung Oecan me jelaskan, Pergub adalah peraturan di bawah Perpres. Maka, Pergub tidak memiliki kewenangan untuk menambah

| Senin, 29 Juni 2026
Turnamen Futsal Piala RT 10 RW 003 Pinang Ranti Memasuki Hari Ketiga, Lapangan Nirbaya V Dipadati Warga

“Alhamdulillah antusiasme warga luar biasa. Turnamen ini bukan cuma soal menang kalah, tapi jadi ajang silaturahmi war

| Sabtu, 27 Juni 2026
PLN UIP Nusra Luncurkan Program Agroforestry Hetero, Dukung Kemandirian Ekonomi Masyarakat Desa Wewo

Saya mengajak seluruh penerima manfaat untuk menjaga dan menjalankan program ini dengan baik. Ini merupakan investasi ja

| Jumat, 26 Juni 2026
Diduga Ada Pungli dan Gratifikasi Dalam Penataan Lokasi Eks Harnus Lembata

Berkembang informasi dari pembagian dan penempatan lapak hingga pada retribusi bulanan yang dikenakan kepada para penjua

| Jumat, 26 Juni 2026
BPW Oi NTT Gelar Musyawarah Wilayah

Oi NTT dengan slogan Tumbuh Subur dan Akur ini berhasil menggelar Muswil setelah selesai mendukung penuh konser sang mae

| Jumat, 26 Juni 2026
Kapolres Bulukumba Pimpin Penyerahan Rumah Layak Huni, Warga Haru dan Bersyukur

Kapolres Bulukumba menyampaikan bahwa kegiatan sosial tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangka

| Kamis, 25 Juni 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 8