Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Ada Dugaan Intervensi Lingkaran Istana? Jika Tidak, Tangkap Tersangka AS dan MHRS

APMP Jatim menyoroti adanya 16 nama yang disebut dalam perkembangan penanganan kasus tersebut. Di

Indonesiasurya
Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:05:54 WIB
Foto

SURABAYA – Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Peduli Jawa Timur (APMP Jatim) menyatakan sikap melalui aksi reflektif dengan menagih komitmen penegakan hukum terhadap kasus dugaan korupsi dana hibah Provinsi Jawa Timur yang hingga kini masih menjadi perhatian publik.

APMP Jatim menyoroti adanya 16 nama yang disebut dalam perkembangan penanganan kasus tersebut. Di antara nama yang menjadi sorotan publik ialah Mahrus dan Anwar Sadat dari Partai Gerindra.

Selain itu, terdapat pula sejumlah pihak lain, termasuk kader Partai Demokrat, yang berdasarkan informasi yang beredar di publik telah ditetapkan sebagai tersangka.

Beberapa di antaranya masih tercatat aktif sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Timur. Sementara itu, Anwar Sadat diketahui masih menjabat sebagai Anggota DPR RI sekaligus Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Timur.

APMP Jatim menegaskan bahwa jabatan publik tidak boleh menjadi penghalang proses penegakan hukum. Prinsip equality before the law atau persamaan di hadapan hukum harus ditegakkan secara konsisten tanpa pengecualian.

Direktur APMP Jatim, Acek Kusuma, mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk segera menuntaskan proses hukum terhadap 16 pihak yang telah disebut dalam perkara tersebut secara transparan, akuntabel, dan tanpa diskriminasi berdasarkan status politik maupun jabatan.

APMP Jatim juga mencatat berkembangnya opini di tengah masyarakat Jawa Timur mengenai dugaan adanya intervensi dari berbagai pihak dalam penanganan perkara tersebut. Karena itu, APMP Jatim menolak segala bentuk intervensi terhadap independensi KPK maupun lembaga penegak hukum lainnya.

"Proses hukum harus berjalan murni berdasarkan fakta hukum dan alat bukti. Penanganan kasus ini sedang diuji publik sebagai indikator keseriusan negara dalam memberantas korupsi dana publik, khususnya dana hibah yang peruntukannya menyangkut kepentingan masyarakat Jawa Timur," tegas Acek, Sabtu (27/6/2026).

Menurutnya, ketika pejabat publik telah disebut dalam suatu perkara hukum, maka kejelasan status hukumnya menjadi kebutuhan masyarakat guna menjaga kepercayaan terhadap institusi negara.

"Ketika ada pejabat publik yang disebut dalam perkara hukum, maka kejelasan status hukum menjadi kebutuhan dasar masyarakat untuk menjaga kepercayaan terhadap institusi negara," katanya.

APMP Jatim menegaskan bahwa pernyataan tersebut merupakan bentuk desakan konstitusional dan pengawasan publik. Segala dugaan tindak pidana tetap harus dibuktikan melalui proses hukum yang sah di pengadilan dengan tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah hingga terdapat putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

"Bagaimana mungkin seseorang yang telah berstatus tersangka dugaan korupsi masih tetap duduk di kursi legislatif serta menerima gaji dan fasilitas negara?" ujar Acek.

APMP Jatim menyatakan akan terus mengawal perkembangan perkara ini melalui kajian, audiensi, serta aksi konstitusional hingga terdapat kepastian hukum yang dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat Jawa Timur.

Menurut APMP Jatim, masyarakat Jawa Timur mulai kehilangan kepercayaan terhadap penanganan perkara tersebut karena dinilai berjalan lamban dan belum menunjukkan kepastian hukum yang jelas.

APMP Jatim juga menyoroti fakta bahwa Anwar Sadat masih beberapa kali terlihat menyambut kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto di Jawa Timur. Menurut mereka, apabila proses hukum terhadap para tersangka terus berlarut tanpa kepastian, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat terhadap komitmen penegakan hukum serta janji pemberantasan korupsi yang pernah disampaikan Presiden saat kontestasi politik. (C)


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

Korban Bencana Gempa Flores Bertambah jadi 90 orang, masyarakat diminta tetap waspada

Fokus Operasi SAR menunjukkan sebaran wilayah korban meninggal dunia paling banyak ditemukan di dua wilayah, yakni Kabup

| Minggu, 16 Agustus 2026
Melawan Arus Demi Merah Putih, Prajurit Sathantai Kodaeral VI Tembus Podium

Prestasi Peltu Mar Haris diharapkan dapat menjadi motivasi bagi prajurit lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan, me

| Minggu, 16 Agustus 2026
BBM Antri, Gas Menghilang dan Mahal. Gayanaji Komisi I DPRD Wajo Warga Nilai Cuma Pencitraan

Keluhan ini semakin besar karena sebelumnya Komisi 1 DPRD Wajo sempat turun langsung ke lapangan dengan rombongan dan ka

| Minggu, 16 Agustus 2026
Bupati Kanis Tuaq keluarkan Himbauan bagi warga Lembata terkait Gempa Flores.

Bupati meminta masyarakat agar, Tetap tenang dan tidak panik dalam menyikapi perkembangan situasi pasca terjadinya gempa

| Sabtu, 15 Agustus 2026
Nagakeo masih mencekam, gempa susulan mencapai magnitudo 6,2

Suharyanto menyebut salah satu gempa susulan mencapai magnitudo 6,2 pada pukul 05.13 WIB. Gempa tersebut berada di kedal

| Sabtu, 15 Agustus 2026
BMKG Observasi ketinggian permukaan laut di 10 wilayah Ini.

Dengan memperhatikan kondisi terkini, terkait dengan hasil observasi tinggi muka laut di wilayah terdampak, tidak ada la

| Sabtu, 15 Agustus 2026
Bupati Lembata Petrus Kanisius Tuaq, Kukuhkan Paskibraka Lembata

Sepuluh anggota pasukan pengibar bendera tegak berdiri dan saat mengucap sumpah janji setia pada bangsa dan negara.

| Sabtu, 15 Agustus 2026
Gempa bumi dengan Magnitudo, 7.7 Guncang Flores, Berpusat di 38 Kilometer Laut Mbay

Mengacu pada pemodelan yang dirilis BMKG, Sejumlah daerah di NTT pun berpotensi tsunami. Wilayah dengan status siaga men

| Sabtu, 15 Agustus 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 4