Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Pemkab Lembata Pastikan Lokasi Kampung Nelayan Tahun 2026

Bupati Lembata dalam pernyataannya menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Lembata ingin memastikan penetapan salah satu dari lokasi tersebut sebagai Kampung Nelayan pada tahun 2026.

Indonesiasurya
Selasa, 23 Desember 2025 | 09:49:53 WIB
Foto

Jakarta, 22 Desember 2025 - Bupati Lembata bersama Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Ahmad Yohan, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Lembata, serta Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Lembata melaksanakan audiensi dengan Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan pada Senin, 22 Desember 2025.

Audiensi tersebut membahas rencana pembangunan Kampung Nelayan di Kabupaten Lembata sebagai bagian dari penguatan ekonomi pesisir dan kemandirian pangan daerah kepulauan. Berdasarkan hasil survei teknis yang dilakukan oleh Institut Pertanian Bogor, terdapat tiga lokasi yang direkomendasikan dan dinilai layak untuk pengembangan Kampung Nelayan, yaitu TPI Lewoleba, Wulandoni, dan Omesuri Desa Wailolong.

Bupati Lembata dalam pernyataannya menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Lembata ingin memastikan penetapan salah satu dari lokasi tersebut sebagai Kampung Nelayan pada tahun 2026.

> “Kami datang dengan kerja nyata dan dasar ilmiah. Sepuluh bulan sejak dilantik pada Februari 2025, kami fokus menjaga kemandirian pangan dan menggerakkan ekonomi rakyat, khususnya nelayan di wilayah kepulauan. Kampung Nelayan bukan sekadar program, tetapi kebutuhan riil masyarakat pesisir,” tegas Bupati.

Bupati juga menekankan pentingnya orientasi kerja nyata dalam pembangunan daerah.

> “Kami tidak bekerja di media sosial, tetapi bekerja nyata untuk rakyat. Nelayan membutuhkan infrastruktur yang layak, TPI yang hidup, kepastian BBM dan pasar, serta dukungan berkelanjutan dari pemerintah pusat,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Ahmad Yohan menyampaikan bahwa Indonesia Timur memerlukan keberpihakan kebijakan yang lebih kuat, terutama bagi daerah kepulauan yang memiliki potensi besar namun masih menghadapi keterbatasan infrastruktur dan akses. Dirjen perikanan  tangkap  juga menegaskan agar pembangunan  yg akan di lakukan di harapkan pemda lembata memberi dukungan  full baik persiapan lahan dan kenyamanan  pihak ke tiga dalam bekerja

Pemerintah Kabupaten Lembata berharap Kementerian Kelautan dan Perikanan dapat memberikan afirmasi kebijakan melalui penetapan Kampung Nelayan di Kabupaten Lembata pada tahun 2026, sehingga dapat mendorong peningkatan kesejahteraan nelayan, penguatan ekonomi lokal, serta pembangunan kelautan yang berkeadilan di NTT


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

Penumpang KM. Lambelu Loncat dari Kapal, Tim SAR Lakukan Pencarian di Perairan Pulau Pemana Sikka.

Lokasi kejadian diperkirakan berada di sekitar Perairan Pulau Pemana, Kabupaten Sikka, NTT, pada koordinat 8° 22.310'S

| Kamis, 16 Juli 2026
Temui Kepala Staf Kepresidenan, BPP DOB Dorong Provinsi Luwu Raya Masuk Agenda Strategis Nasional

Ketua Tim BPP DOB Provinsi Luwu Raya, H. Darwis Ismail, mengatakan pertemuan tersebut merupakan bagian dari ikhtiar me

| Selasa, 14 Juli 2026
Ahli Geothermal Luruskan Persepsi tentang WKP Mataloko dan Pemanfaatan Lahan PLTP

Berdasarkan data gambaran umum pengembangan PLTP Mataloko, luas WKP mencapai sekitar 996,2 hektare

| Selasa, 14 Juli 2026
Ahli Geothermal ITB: Pemanfaatan Air untuk Pengeboran PLTP Mataloko Bersifat Sementara

Pemanfaatan air Sungai Tiwu Bala untuk mendukung kegiatan pengeboran PLTP Mataloko telah memperoleh Izin Pengusahaan

| Senin, 13 Juli 2026
MPLS SMAN 1 Nagawutung TP 2026/2027 Resmi Dimulai, Wujudkan Sekolah Ramah dan Humanis

MPLS adalah ruang untuk mengenal lingkungan sekolah, membangun karakter, serta menumbuhkan semangat belajar

| Senin, 13 Juli 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 18