Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


PAD Tumbuh 16,33% Capai Rp17 Miliar, Kinerja RSUD, Bapenda dan BKAD Sangat Memuaskan

Secara spesifik, capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) menunjukkan peningkatan yang menggembirakan. Hingga pertengahan tahun ini, PAD terealisasi sebesar Rp17.233.809.198,- atau 39,17% dari target Rp44 miliar.

Indonesiasurya
Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:50:19 WIB
Foto

Lewoleba – Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, memimpin langsung Rapat Evaluasi Pelaksanaan APBD dan Program Strategis Daerah.

Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Bupati, Lewoleba, pada Kamis (2/7/2026) dan dihadiri oleh seluruh Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Lembata, termasuk Plt. Asisten II Sekda Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Apolonaris Mayan, serta Camat se-Kabupaten Lembata.

Rapat ini bertujuan untuk mengevaluasi capaian kinerja keuangan dan program kerja hingga pertengahan tahun 2026, serta mengidentifikasi berbagai permasalahan yang perlu segera ditindaklanjuti demi efektivitas pembangunan daerah.

Dalam paparan yang disampaikan oleh Us Kahali, Kabid Pengembangan Pendapatan pada Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), tercatat bahwa realisasi pendapatan daerah secara keseluruhan per tanggal 30 Juni 2026 mencapai Rp318.777.852.436,- atau setara dengan 42,36% dari total target yang ditetapkan sebesar Rp752,84 miliar.

Secara spesifik, capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) menunjukkan peningkatan yang menggembirakan. Hingga pertengahan tahun ini, PAD terealisasi sebesar Rp17.233.809.198,- atau 39,17% dari target Rp44 miliar.

Jika dibandingkan dengan periode yang sama (yoy) tahun 2025 yang tercatat sebesar Rp14.805.065.946,-, terjadi peningkatan signifikan sebesar Rp2,4 miliar lebih atau tumbuh sekitar 16,33%.

Komponen PAD yang memberikan peningkatan signifikan (yoy) ini adalah sektor pajak yang teralisasi 5,10 M dari target 4,57 M di target triwulan 2.

Sedangkan kinerja OPD dalam usaha meningkatkan PAD juga menunjukan perkembangan yang baik, Realisasi beberapa OPD dengan target PAD di atas 1 M juga menunjukan realisasi yang menggembirakan di triwulan 2 ini.

Diantaranya RSUD, Rp.6.543.317.930 atau 79,71% dari target triwulan 2  Rp.8,209,056,362.00 , Bapenda Rp.5.136.823.393,21 atau 112% dari target triwulan 2 Rp.4,571,843,386.00, BKAD Rp.4.543.368.994,33 atau 87,72% dari target triwulan 2 Rp.5,205,400,000.00 .

Hal ini menjadi indikator positif bahwa upaya intensifikasi dan ekstensifikasi pemungutan pajak dan retribusi daerah mulai menunjukkan hasil yang nyata.

Di sisi lain, secara agregat total pendapatan mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu. Hal ini utamanya disebabkan oleh turunnya realisasi Dana Transfer (Dana Alokasi Umum, Dana Alokasi Khusus, Dana Desa, dll).

Hingga Juni 2026, Dana Transfer terealisasi sebesar Rp299.981.058.535,- atau 42,79% dari target. Angka ini mengalami penurunan sebesar Rp77.143.167.344,- atau sekitar 20,46% dibandingkan realisasi Juni 2025 yang mencapai Rp377.124.225.879,-.

Menurut penjelasan Bapenda, penurunan ini terjadi akibat adanya penyesuaian dan pengurangan alokasi dana transfer dari Pemerintah Pusat ke Daerah pada tahun anggaran 2026, yang berdampak langsung pada capaian penerimaan daerah secara keseluruhan. Secara total, pendapatan saat ini turun sekitar Rp75,7 miliar atau 19,20% dibanding tahun lalu.

Dalam arahannya, Bupati Kanis Tuaq menekankan pentingnya efisiensi dan prioritas anggaran menyikapi kondisi tersebut.

"Meskipun PAD kita mengalami kenaikan yang baik, kita harus waspada karena adanya penurunan pada dana transfer. Oleh karena itu, seluruh OPD harus lebih cermat dalam memanajemen keuangan, meningkatkan efisiensi belanja, dan tetap fokus pada program-program yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat," tegas Bupati Kanis Tuaq.

Rapat yang dihadiri semua pemangku kepentingan di pemerintah Kabupaten Lembata ini berlangsung konstruktif dengan berbagai masukan dan langkah strategis yang disepakati untuk memaksimalkan sisa waktu tahun anggaran 2026 agar target-target pembangunan dapat tetap tercapai seoptimal mungkin. (Prokompimkablembata)


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

Pembangunan KDMP di Watokobu Lembata Diduga Tanpa Aturan Keselamatan dan Perlindungan Kerja

Proyek pemerintah yang mestinya memberikan perlindungan lebih kepada para pekerja justru nyaris membuat salah satu tukan

| Minggu, 05 Juli 2026
Tantangan Pelestarian Budaya di Era Digital Jadi Sorotan dalam Talk show Festival Lamaholot

Doktor kebudayaan sekaligus peneliti tenun Lamaholot, Miss Linda, menilai era digital justru membuka peluang besar bagi

| Sabtu, 04 Juli 2026
Festival Lamaholot Wadah Pelestarian Budaya, Penguatan Ekonomi Kreatif dan Promosi Desa Wisata

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lembata, Jack Wuwur menjelaskan, kegiatan ini menjadi ruang promosi sekaligus pertemua

| Sabtu, 04 Juli 2026
Dorong Transaksi Non-Tunai, Perwabantt Lewoleba Bekali Anggota dengan Edukasi QRIS

Kegiatan itu menjadi bagian dari agenda Perwabantt yang dikemas dalam tiga sesi, yakni senam kebugaran, arisan, dan sosi

| Sabtu, 04 Juli 2026
Wisatawan Festival Lamaholot diajak tour ke Komunitas Adat Atadei

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lembata, Jack Wuwur menjelaskan, memasuki hari kedua, fokus kegiatan beralih pada eksp

| Sabtu, 04 Juli 2026
RSUD Punya Mesin Produksi Oksigen, Bupati Lembata Petrus Kanisius Tuaq Berikan Apresiasi

Bupati Lembata Petrus Kanisius Tuaq dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur, atas hadirnya Oksigen Central yang dapat

| Jumat, 03 Juli 2026
PLN UIP Nusra dan Polda NTT Perkuat Sinergi Pengamanan Proyek Strategis Ketenagalistrikan

Kombes Pol. Muh. Nur Akbar menegaskan komitmen Polda NTT untuk memberikan dukungan penuh terhadap pengamanan seluruh ob

| Kamis, 02 Juli 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 8