Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


PMII Madina Tantang Kasat Reskrim Baru Tuntaskan Aktivitas Tong Emas Ilegal di Panyabungan

Ketua PC PMII Madina, Abdul Rahman Hasibuan, menilai pergantian Kasat Reskrim harus menjadi momentum baru bagi Polres Mandailing Natal untuk menunjukkan komitmen penegakan hukum secara tegas, profesional, dan transparan.

Indonesiasurya
Senin, 18 Mei 2026 | 17:40:37 WIB
Ketua PC PMII Madina, Abdul Rahman Hasibuan

MADINA – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Mandailing Natal (Madina) menantang Kasat Reskrim Polres Mandailing Natal yang baru, AKP Tri Boy Alvin Siahaan, untuk segera menuntaskan persoalan aktivitas tong pengolahan emas yang diduga ilegal di wilayah Panyabungan.

Aktivitas pengolahan emas tersebut diduga telah berlangsung cukup lama dan menggunakan bahan kimia berbahaya seperti sianida, karbon aktif, dan merkuri. Penggunaan zat-zat tersebut dinilai sangat berisiko terhadap kesehatan masyarakat serta berpotensi mencemari tanah dan aliran sungai di sekitar lokasi.

Ketua PC PMII Madina, Abdul Rahman Hasibuan, menilai pergantian Kasat Reskrim harus menjadi momentum baru bagi Polres Mandailing Natal untuk menunjukkan komitmen penegakan hukum secara tegas, profesional, dan transparan.

“Selamat datang dan selamat bertugas kepada AKP Tri Boy Alvin Siahaan di Bumi Gordang Sambilan. Kami menantang beliau untuk membuktikan ketegasannya dengan segera menuntaskan persoalan tong emas ilegal di Panyabungan yang sudah lama menjadi perhatian publik,” ujar Abdul Rahman Hasibuan kepada awak media, Senin (18/5/2026).

Menurutnya, persoalan tersebut bukanlah hal baru. Aktivitas tong pengolahan emas disebut berlangsung secara terbuka, sehingga memunculkan dugaan adanya pembiaran oleh pihak-pihak yang seharusnya melakukan pengawasan.

“Jika ditemukan adanya pelanggaran hukum, seluruh pihak yang terlibat harus ditindak tanpa pandang bulu, termasuk jika ada pihak yang diduga membekingi aktivitas tersebut. Hukum harus ditegakkan secara adil demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian,” tegasnya.

AKP Tri Boy Alvin Siahaan dikenal memiliki rekam jejak yang cukup mentereng di jajaran Polda Sumatera Utara. Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2019 itu sebelumnya pernah menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Batu Bara. Pada 3 Oktober 2025, ia dipercaya mengemban tugas sebagai Panit 2 Unit 1 Subdit 3 Ditressiber Polda Sumut.

Ia juga merupakan putra ketiga dari Kombes Pol (Purn) Dr. Maruli Siahaan, S.H., M.H., yang terakhir menjabat sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Hukum Divhukum Polri.

PMII Madina berharap pengalaman dan latar belakang tersebut menjadi modal bagi AKP Tri Boy Alvin Siahaan untuk menunjukkan kinerja terbaiknya dalam menegakkan hukum serta menjawab keresahan masyarakat Mandailing Natal.

“Kami akan terus mengawal persoalan ini sampai ada langkah konkret dan kepastian hukum yang jelas. Masyarakat menunggu tindakan nyata, bukan sekadar janji,” pungkas Abdul Rahman Hasibuan.

(Magrifatulloh).


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

Temui Kepala Staf Kepresidenan, BPP DOB Dorong Provinsi Luwu Raya Masuk Agenda Strategis Nasional

Ketua Tim BPP DOB Provinsi Luwu Raya, H. Darwis Ismail, mengatakan pertemuan tersebut merupakan bagian dari ikhtiar me

| Selasa, 14 Juli 2026
Ahli Geothermal Luruskan Persepsi tentang WKP Mataloko dan Pemanfaatan Lahan PLTP

Berdasarkan data gambaran umum pengembangan PLTP Mataloko, luas WKP mencapai sekitar 996,2 hektare

| Selasa, 14 Juli 2026
Ahli Geothermal ITB: Pemanfaatan Air untuk Pengeboran PLTP Mataloko Bersifat Sementara

Pemanfaatan air Sungai Tiwu Bala untuk mendukung kegiatan pengeboran PLTP Mataloko telah memperoleh Izin Pengusahaan

| Senin, 13 Juli 2026
MPLS SMAN 1 Nagawutung TP 2026/2027 Resmi Dimulai, Wujudkan Sekolah Ramah dan Humanis

MPLS adalah ruang untuk mengenal lingkungan sekolah, membangun karakter, serta menumbuhkan semangat belajar

| Senin, 13 Juli 2026
Di Tengah Seruan Efisiensi, Kades Diminta Bayar Rp3 Juta untuk Ikut Bimtek

LIRA meminta Inspektorat untuk melakukan audit terhadap mekanisme pemungutan biaya kepada kepala desa.

| Senin, 13 Juli 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 8