Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Presiden RI, Prabowo Subianto, Puji Polri Sebut, Negara Bisa Bertahan Jika Produksi Pangan Lancar, Aman, Dan Berkelanjutan.

Polri juga menampilkan inovasi pengolahan limbah pertanian melalui stand briket arang berbahan tongkol jagung yang dinilai ramah lingkungan dan memiliki nilai ekonomis.

Indonesiasurya
Minggu, 17 Mei 2026 | 12:05:18 WIB
Kapolres Lembata saat ikut panen raya secara virtual

Indonesiasurya.com - Presiden RI Prabowo Subianto dalam pidato pada Panen raya jagung Nasional kuartal kedua yang digelar Mabes Polri terpusat di Dusun Bribin, Tuwiri Wetan, Merakurak, Tuban memberikan apresiasi kepada Polri karena perannya dalam mendukung sektor pertanian dan swasembada pangan

Kegiatan meriah ini diikuti oleh seluruh Polda dan Polres se- Indonesia termasuk Kabupaten Lembata secara virtual, Sabtu (16/5/2026).

Disaksikan media ini, Presiden Prabowo berkesempatan mengunjungi sejumlah stand ketahanan pangan yang dipersiapkan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam sebuah agenda nasional yang menampilkan dukungan Polri terhadap sektor pertanian dan swasembada pangan.

Panen Raya Perdana tersebut menjadi bagian dari Panen Raya Serentak Kuartal II Tahun Anggaran 2026 Nasional yang juga dilaksanakan secara virtual untuk diikuti oleh seluruh jajaran Kepolisian di daerah.

Dalam kunjungan tersebut, Presiden melihat langsung berbagai program unggulan Polri, mulai dari pengelolaan lahan pertanian seluas 260 ribu hektare, penyaluran pupuk dan alat mesin pertanian (alsintan), hingga upaya pemenuhan cadangan pangan jagung nasional.

Salah satu stand yang menarik perhatian Presiden adalah stand gudang ketahanan pangan Polri yang menampilkan berbagai inovasi pangan lokal. Di antaranya ubi ungu yang diperkenalkan sebagai alternatif pengganti gandum dan dapat diolah menjadi beras analog.

Selain itu, dipamerkan pula benih jagung Bhayangkara yang dinilai cocok ditanam saat musim El Nino. Benih tersebut disebut sangat direkomendasikan karena memiliki ketahanan terhadap kondisi cuaca ekstrem.

Tidak hanya itu, Polri juga menampilkan inovasi pengolahan limbah pertanian melalui stand briket arang berbahan tongkol jagung yang dinilai ramah lingkungan dan memiliki nilai ekonomis.

Kapolri Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa kehadiran Presiden menjadi bentuk dukungan nyata pemerintah terhadap peran Polri dalam memperkuat ketahanan pangan nasional bersama masyarakat.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan, keamanan pangan menjadi syarat utama keberlangsungan sebuah negara.

Menurutnya, tidak mungkin suatu bangsa dapat bertahan tanpa produksi pangan yang aman, lancar, dan berkesinambungan.

“Saya belajar bicara, saya belajar bernegara, dan yang saya dapatkan adalah bahwa tidak mungkin suatu negara bertahan tanpa produksi pangan yang lancar, aman, dan berkepanjangan,” ujar Presiden.

Prabowo juga mengaku memiliki kedekatan emosional dengan para petani karena pernah cukup lama menjadi Ketua Umum HKTI.

Ia menuturkan pengalaman saat menjadi komandan pasukan tempur, di mana logistik pangan menjadi faktor utama dalam setiap operasi militer.

“Kalau mau operasi tempur, yang dicek pertama bukan hanya peluru, tapi ada beras atau tidak. Kalau beras cukup lima hari, operasi lima hari. Kalau empat belas hari, operasi empat belas hari,” katanya.

Presiden juga mengenang perjuangan rakyat desa yang membantu tentara pada masa perjuangan kemerdekaan dengan memberikan makanan seadanya seperti pisang, ubi, hingga tiwul.

Menurutnya, pengalaman itu membuat dirinya semakin memahami bahwa petani dan nelayan merupakan produsen pangan utama bangsa yang harus mendapat perhatian serius negara.

Karena itu, Presiden mengapresiasi kerja sama lintas sektor dalam program ketahanan pangan nasional, termasuk keterlibatan Kementerian Pertanian, TNI, dan Polri.

Prabowo menegaskan, TNI adalah tentara rakyat dan Polri adalah polisi rakyat yang harus selalu dekat dengan masyarakat.

Menurutnya, cita-cita swasembada pangan tidak mungkin tercapai tanpa dukungan seluruh elemen bangsa.

“Masalah swasembada pangan ini tidak mungkin kita capai tanpa dukungan dari semua,” tegas Presiden.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

Temui Kepala Staf Kepresidenan, BPP DOB Dorong Provinsi Luwu Raya Masuk Agenda Strategis Nasional

Ketua Tim BPP DOB Provinsi Luwu Raya, H. Darwis Ismail, mengatakan pertemuan tersebut merupakan bagian dari ikhtiar me

| Selasa, 14 Juli 2026
Ahli Geothermal Luruskan Persepsi tentang WKP Mataloko dan Pemanfaatan Lahan PLTP

Berdasarkan data gambaran umum pengembangan PLTP Mataloko, luas WKP mencapai sekitar 996,2 hektare

| Selasa, 14 Juli 2026
Ahli Geothermal ITB: Pemanfaatan Air untuk Pengeboran PLTP Mataloko Bersifat Sementara

Pemanfaatan air Sungai Tiwu Bala untuk mendukung kegiatan pengeboran PLTP Mataloko telah memperoleh Izin Pengusahaan

| Senin, 13 Juli 2026
MPLS SMAN 1 Nagawutung TP 2026/2027 Resmi Dimulai, Wujudkan Sekolah Ramah dan Humanis

MPLS adalah ruang untuk mengenal lingkungan sekolah, membangun karakter, serta menumbuhkan semangat belajar

| Senin, 13 Juli 2026
Di Tengah Seruan Efisiensi, Kades Diminta Bayar Rp3 Juta untuk Ikut Bimtek

LIRA meminta Inspektorat untuk melakukan audit terhadap mekanisme pemungutan biaya kepada kepala desa.

| Senin, 13 Juli 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 8