Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


PT Nusa Energindo Optima dan Yayasan Gelora Nuhanera Teken MoU Pengembangan Malapari 30 Ribu Hektar di Lembata

Sebelumnya, ekosistem pengembangan Malapari di Lembata juga telah diperkuat melalui kerja sama antara PT Lembata Hira Sejahtera (PT BATARA) dan YGN

Indonesiasurya
Selasa, 17 Maret 2026 | 20:23:12 WIB
Foto

Jakarta — PT Nusa Energindo Optima (PT NEO) dan Yayasan Gelora Nuhanera (YGN) secara resmi menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) pada Jumat, 27 Februari 2026, untuk mendorong pengembangan penanaman Malapari di lahan kritis seluas 30 ribu hektar di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur.

Kerja sama ini menjadi langkah awal dalam pengembangan rantai pasok bahan baku bioenergi berbasis pohon untuk mendukung kebutuhan Sustainable Aviation Fuel (SAF). PT NEO merupakan perusahaan yang bergerak dalam penyediaan biofuel untuk kebutuhan SAF, sedangkan YGN akan berperan dalam membantu koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Lembata dan masyarakat setempat, khususnya dalam proses penyediaan lahan serta penguatan dukungan sosial bagi pelaksanaan program.

Program penanaman Malapari tersebut akan dikembangkan dengan pendekatan *community-based agroforestry*, yaitu model penanaman berbasis masyarakat yang mengintegrasikan rehabilitasi lahan kritis dengan penguatan ekonomi lokal. Dalam skema ini, masyarakat yang terlibat dalam *program “Tana Titen”* akan menanam Malapari di lahan kritis maupun lahan tidur, sekaligus menanam tanaman sela yang dapat memberikan manfaat ekonomi jangka pendek dan meningkatkan pendapatan rumah tangga.

Model “Tana Titen” sendiri mengandung makna tanah bersama atau tanah yang dikelola secara kolektif oleh masyarakat, sehingga program ini tidak hanya diarahkan pada penanaman pohon, tetapi juga pada pembangunan sistem pengelolaan lahan yang inklusif, partisipatif, dan berkelanjutan. Pendekatan ini diharapkan mampu memperkuat keterlibatan masyarakat sebagai aktor utama dalam rehabilitasi lahan sekaligus penerima manfaat langsung dari pengembangan agroforestri Malapari.

Sebelumnya, ekosistem pengembangan Malapari di Lembata juga telah diperkuat melalui kerja sama antara PT Lembata Hira Sejahtera (PT BATARA) dan YGN. Kerja sama tersebut mencakup penyediaan bibit Malapari unggul asal Lembata serta berbagi hasil riset dan pengembangan (R&D) sebagai dasar ilmiah dalam pengembangan budidaya Malapari yang adaptif terhadap kondisi lahan kering dan kritis di wilayah tersebut. Sinergi ini menjadi fondasi penting dalam memastikan ketersediaan bahan tanam berkualitas serta pendekatan berbasis data dalam implementasi program di lapangan.

Selain mendukung upaya pemulihan lahan kritis, kerja sama ini juga dipandang strategis dalam membangun fondasi ekonomi hijau di Lembata. Malapari dinilai memiliki prospek besar sebagai tanaman bioenergi karena dapat tumbuh di lahan marginal dan berpotensi menghasilkan bahan baku untuk industri biofuel, termasuk SAF. Di sisi lain, sistem agroforestri yang diterapkan memungkinkan masyarakat memperoleh manfaat tambahan dari tanaman sela, sehingga program ini tidak semata berorientasi pada energi, tetapi juga pada ketahanan ekonomi dan sosial masyarakat desa.

Melalui MoU ini, PT NEO dan YGN menunjukkan komitmen bersama untuk menjadikan Lembata sebagai salah satu kawasan penting dalam pengembangan bioenergi berbasis masyarakat di Indonesia. Ke depan, sinergi dengan pemerintah daerah, masyarakat adat, kelompok tani, dan pemangku kepentingan lainnya akan menjadi kunci agar program penanaman Malapari 30 ribu hektar ini dapat berjalan efektif, berkeadilan, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan maupun kesejahteraan masyarakat.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

Realisasi PAD Lembata Triwulan I Alami Penurunan 1.79 Persen

masih terdapat sejumlah pos pendapatan yang belum memberikan kontribusi atau tercatat nol persen realisasi

| Selasa, 17 Maret 2026
Antisipasi Gejolak Harga Pangan Di Pasar Jelang Hari Raya, Pemkab Lembata Luncurkan Program GPM

Pemda Lembata menilai intervensi pasar perlu dilakukan lebih awal untuk meredam potensi lonjakan harga yang biasanya ter

| Selasa, 17 Maret 2026
Ahmad Yohan.,M.Si Wakil ketua komisi IV DPR RI, Donasi 2000 Karung Beras Untuk Relawan PAN Lembata.

Sekretaris DPD PAN Lembata diakhir pertemuan dengan media ini mengatakan, Bang Ayo Berpesan bagi semua anak NTT khususn

| Selasa, 17 Maret 2026
Sambut Idul Fitri, DPD PAN Lembata Bagi 10 Ton Beras Bantuan Ahmad Yohan.,M.Si Untuk Relawan

Tetaplah berbuat baik dan berbagi dengan sesama, meski tidak banyak namun, kita berharap agar ketulusan Bang Ayo ini bi

| Senin, 16 Maret 2026
Polemik Gaji Nakes P3K Rp300 Ribu di Alor: Cermin Rapuhnya Fiskal Daerah dan PR Besar PAD

Penulis:Teguh Lamentur Takalapeta,M.Fil(ketua cabang gmki Yogyakarta periode 2022-2024,ketua bidang OKK GAMKI.DIY perio

| Sabtu, 14 Maret 2026
Legio Maria Dekenat Lembata Gelar Pertemuan Tahunan 1, Di Aula Paroki Kristus Raja Wangatoa

Menurut Pater Aster, kegiatan ini dibuat untuk memperkuat semangat persatuan dan kasih sayang dalam keluarga besar legio

| Sabtu, 14 Maret 2026
Baramakassar Kritik Aduan Oknum Media SubangPost, Sengketa Pers Harus Lewat Mekanisme Dewan Pers

Surat Dewan Pers itu Pengadu dalam aduannya juga telah mempersoalkan Ketua Umum LSM ELANG MAS karena telah melakukan Aud

| Jumat, 13 Maret 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 6