Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Reses di Lewoleba Timur, David Vigis Anggota DPRD Lembata memberi Jawaban atas Harapan Warga.

Ronal Aikoli Lurah Lewoleba Timur yang membuka kegiatan reses tersebut memberikan Apresiasi atas kesedian anggota DPRD fraksi Gerindra untuk mendengarkan aspirasi masyarakat kelurahan Lewoleba timur.

Indonesiasurya
Senin, 02 Juni 2025 | 16:42:42 WIB
Foto

Lewoleba,Indonesiasurya.com - Anggota Fraksi Gerindra DPRD Lembata David Vigis menunaikan harapan masyarakat ke Kelurahan Lewoleba Timur.

Menggelar reses di RT. 042, David Vigis disambut positif oleh warga yang datang

Ronal Aikoli Lurah Lewoleba Timur yang membuka kegiatan reses tersebut memberikan Apresiasi atas kesedian anggota DPRD fraksi Gerindra untuk mendengarkan aspirasi masyarakat kelurahan Lewoleba timur.


Sementara itu, Benediktus Bala masyarakat Lewoleba timur, mengatakan, program bupati dan wakil adalah NTT sangat menarik namun, sebagai petani pihaknya merasa belum ada tempat menampung hasil pertanian yang maksimal.

"Tempat untuk kami pasarkan hasil kebun kami sangat terbatas. Apakah kami, jual ke kantor bupati dan DPRD?" Tanya Bene

Lanjut Bene Bala, satu pertanyaan lagi terkait Penertiban terhadap mama-mama penjual ikan dan sayur di pinggir jalan. Mengapa hanya mereka yang ditertibkan? Sementara gorengan dan terang bulan tidak? Kami minta agar Pak Vigis Bisa koordinasi agar pemerintah harus adil terhadap masyarakat.

Urbanus useng warga desa Dikesare yang sempat hadir pada kegiatan tersebut menitipkan aspirasi tentang drainase di desa dikesare karena, setiap musim hujan banjir akan menggenang di dalam desa padahal, yang masyarakat tahu jalan negara melintasi di wilayah tersebut.

Tokoh muda Marselis bara Irak, yang tinggal di pemukiman tanah merah juga menitipkan aspirasi terkait kebutuhan air bersih di pemukiman warga korban Seroja

"Ada sumur bor namun, pengelolaan yang belum bagus sehingga, kami kesulitan dapatkan air bersih untuk, masak dan cuci" ungkap marsel.

Marsel Berharap David Vigis bisa berkoordinasi dengan pihak terkait memfasilitasi kepentingan mereka akan air bersih.

Sementara itu, warga RT 042, Adolfus Dau berbicara mewakili masyarakat RT tersebut mengatakan, wilayah mereka masuk dalam kawasan perkantoran tetapi lorong - lorong mereka masih sangat memprihatinkan.

Adolf mengatakan, jika proyek anggaran besar maka, kami minta difasilitasi semen dan pasir saja biar kami masyarakat yang kerjakan .

Lanjut Adolf l, Kami bersyukur ada pak Lurah dan Anggota DPRD Lembata disini, kami minta supaya bisa berkoordinasi dan buat teguran kepada pengusaha kost-kostan sehingga, limbah dari kost tidak terbuang sembarang. Harus dibuat penampungan yang bagus" ungkap Adolf

Mama Sopia peni, warga akelohe yang masih berkebun di Desa Lamawolo Ileape Timur meminta agar pemerintah memperhatikan jalan ke sana karena sangat memprihatinkan.

Tokoh masyarakat Kelurahan Lewoleba Timur, Markianus Soba, yang mengikuti reses tersebut menjelaskan bahwa, banyak warga di lamahora yang pekerjaannya sebagai petani juga peternak yang sangat terganggu dengan adanya virus asf.

Banyak babi mati namun, hingga kini jika dikoordinasi dengan pemerintah melalui instansi teknis jawabannya belum ada vaksin, ini sangat meresahkan kami.

Padahal ungkap Markianus, Bupati dengan visi misi NTT tapi jika wabah ini dilihat dengan sbelah mata maka habislah kami.

"Saya pernah laporkan ke dinas dan mereka arahkan Mantri untuk suntik tapi babi mati, lalu saya tanya mereka Jawab belum ada vaksin. Tapi saya analisa ternyata baju dan jarum suntik yang sama mereka pakai di berbagai tempat dan ini yang kita duga sebagai salah satu media penyebar Wabah.

Yang berikut bapak dewan berikan kami pupuk dan bantuan yang lain tapi beberapa tahun terakhir untuk ternak ayam kami, hentikan karena pasar membuat kami rugi. Ayam yang harusnya sudah siap dijual tidak bisa karena pembeli di Lewoleba ambil ayam dari luar termasuk ayam beku. Kita minta minimalisir pedagang ayam dari luar termasuk ayam beku sehingga petani ayam di kota Lewoleba bisa hidup.

Berikut soal kebun, Markianus Soba menjelaskan, bahwa musim tanam di Lembata rata-rata enam bulan sekali, memang ada beberapa daerah yang tanahnya bagus tapi seperti di akelohe sini kami, kekurangan air. Tanah bagus air tidak ada. Sudah beberapa kali proposal kami ajukan tapi kelihatannya jika tidak ada koneksi atau orang dalam Kita tidak dilayani ungkap Markianus tegas.

David Vigis menjawab, beberapa waktu lalu dalam rapat konsultasi dirinya bicara soal program NTT, tentang bagaimana meningkatkan pendapatan masyarakat dari produk unggulan,nelayan tani ternak.

Misalnya untuk nelayan,  bagaimana pemerintah membangun stasiun pengisian bahan bakar minyak bagi nelayan, yang sudah ada di rpjmd. Sejauh apa langkah pemerintah ?  Karena Hari ini Nelayan masih antri minyak, memang fiskal kita kecil namun, itu mestinya tidak jadi kendala ujar David

Kader Gerindra ini menambahkan, untuk meningkatkan PAD dan membuka lapangan kerja maka investor yang masuk harus dilayani, dimudahkan dalam urusan  administrasinya tapi dilihat investor yang benar mau berinvestasi,

Untuk jagung, jika kita kesulitan pasar maka, bisa usahakan buat pakan ternak karena kita punya hasil ikan juga bagus sehingga tinggal pengadaan mesin pelet kita buat pakan ternak dan itu sangat mungkin.

Terkait Penertiban jualan dipinggir jalan saya mau katakan begini,,bahwa memang tidak dibenarkan jualan di badan jalan tapi menjadi menarik soal apa yang dipertanyakan hari ini soal penjual gorengan dan terang bulan..

Ini menarik dan saya akan bawa ini ke sidang paripurna untuk dievaluasi soal apa yang menjadi keresahan warga termasuk soal drainase pungkas David Vigis tegas.

Sementara soal sumur bor, David Vigis langsung tindak lanjut dengan melihat kendala dan memberi solusi.

Informasi direkam media ini, sehari setelah reses David Vigis langsung terjun ke lapangan melihat kendala sumur bor dan memberikan bantuan.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

SMAN 1 Nagawutung Tegaskan Komitmen pada Budaya Ilmiah Lewat Ujian KTI

Karya Tulis Ilmiah adalah ajang yang sangat bermartabat dalam posisi kita sebagai orang terpelajar,” tegasnya di hadap

| Senin, 02 Maret 2026
Nasir di Balauring: Dari Mimbar Ramadan, Wabup Lembata Bicara Iman, Algoritma, dan Pancasila

Dalam kultum yang disampaikannya, Wabup Nasir mengajak jamaah menengok kembali cara para pendiri bangsa merumuskan Indon

| Senin, 02 Maret 2026
Bulan Ramadan 1447 H, PLN Hadirkan Promo Tambah Daya Melalui PLN Mobile

layanan digital PLN Mobile untuk memastikan kecukupan daya listrik di rumah, sehingga aktivitas ibadah dan kebersamaan k

| Senin, 02 Maret 2026
Target Belum Terpenuhi, PT Krakatau Steel Percepat Pembangunan SPPG di Lembata

Proyek ini merupakan kolaborasi antara Badan Gizi Nasional dan PT Krakatau Steel, dengan lingkup pengerjaan mencakup pul

| Sabtu, 28 Februari 2026
Ramadan Penuh Berkah: Kapolres Bulukumba Borong Dagangan UMKM, Bagikan Gratis ke Pengendara

Takjil yang diborong tersebut kemudian dibagikan kepada para pengendara dan masyarakat yang melintas sebagai menu berbuk

| Sabtu, 28 Februari 2026
Wujud Kepedulian Sosial, YBM PLN Salurkan 45 Ribu Paket Bingkisan Sepanjang Ramadan 1447 H,

Program ini berasal dari zakat para pegawai muslim PLN yang dikelola secara amanah melalui YBM PLN

| Sabtu, 28 Februari 2026
Dari Knalpot ke Tajwid: Cara Nyeleneh Polisi Bulukumba Tertibkan Pengendara

Para pelanggar lalu lintas, khususnya pengendara yang tidak menggunakan helm, tidak hanya diberikan teguran, tetapi juga

| Sabtu, 28 Februari 2026
Tercium Aroma Tak Sedap Dari Rencana Investasi Garam Lembata, DPRD Buka Suara.

5 ribu hektar itu bukan lahan yang sedikit, dan anehnya semua di kedang, lalu desa yang memiliki lahan pada hamparan dib

| Jumat, 27 Februari 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 7