Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Demi Tes Kemampuan Akademik, Siswa SD Inpres Atalojo Lembata Rela Jalan Kaki 3 km, Mencari Sinyal Internet Dibibir Tebing.

Sejak pagi, rombongan kecil itu menapaki jalur berbatu menuju lokasi yang secara ironi lebih dekat dengan tebing dan kebun daripada fasilitas publik.

Indonesiasurya
Rabu, 04 Maret 2026 | 10:51:12 WIB
Siswa SD inpres Atalojo saat ikuti TKA

Lembata - Keteguhan semangat siswa SD inpres Atalojo kecamatan Atadei kabupaten Lembata provinsi NTT,  untuk mengikuti tes kemampuan akademik (TKA), mereka rela berjalan kaki dengan seragam merah putih, sejauh  3 km, menaklukan tantangan geografis yang tak mudah, bagi siswa kelas VI SD mereka harus mengikuti TKA Senin (2/3/2026).

Mereka melangkah dari Desa Atalojo menuju Watulolo, berseragam lengkap ke satu-satunya titik yang mampu menangkap sinyal internet stabil untuk mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) secara daring.

Mereka tidak berjalan sendiri. Tiga guru mendampingi: Raimundus Ray Lein selaku operator komputer, bersama Roswita Sori Wutun dan Beatrix Nogo Kolin. Sejak pagi, rombongan kecil itu menapaki jalur berbatu menuju lokasi yang secara ironi lebih dekat dengan tebing dan kebun daripada fasilitas publik.

“Tes hari ini harus berjalan. Jaringan internet di desa tidak memungkinkan, jadi kami hanya bisa dapat sinyal di Watulolo,” ujar Raimundus.

Hujan, Angin, dan Ujian yang Tertunda

Saat para siswa sedang fokus mengerjakan soal TKA, hujan deras tiba-tiba mengguyur. Angin kencang memaksa mereka menghentikan ujian dan berlari mencari tempat berteduh. Sebuah pondok sederhana milik warga menjadi penyelamat, meskipun fasilitasnya jauh dari kata layak untuk kegiatan belajar.

Ketiga guru itu harus tetap berada di kawasan Watu Lolo selama beberapa hari ke depan—selama rangkaian ujian TKA berlangsung. Mereka memastikan para siswa memperoleh akses internet dan suasana aman, meskipun cuaca dan medan kerap menjadi tantangan.


Potret Digitalisasi di Lembata: Jaringan 100%, Akses Baru 70%

Keterbatasan sinyal bukan cerita baru di Kabupaten Lembata, salah satu wilayah di Nusa Tenggara Timur yang masih berjuang mengejar pemerataan infrastruktur digital. 

Menurut Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Lembata, Petrus Demong, kepada awak media, Senin (2/3/2026), saat ini jangkauan internet di Lembata baru mencapai 70 persen—meski ketersediaan jaringan sebenarnya sudah 100 persen.

“Masih ada 30 desa yang hanya terlayani 3G. Sisanya 4G. Kendalanya ada pada kecepatan frekuensi, meskipun menara sudah dibangun di seluruh kecamatan. Bahkan BTS telah disiapkan, tetapi belum optimal,” jelas Petrus.

Di Kecamatan Atadei, akses internet bertumpu pada menara bersama yang berdiri di Desa Kalikasa. Menara itu dikelola oleh beberapa penyedia layanan, seperti XL dan Telkomsel. Namun, problem frekuensi tetap menjadi hambatan utama.

Petrus menambahkan bahwa kondisi ini sebenarnya bisa diatasi melalui layanan internet satelit seperti Starlink, tetapi biaya langganannya masih relatif berat bagi anggaran daerah maupun masyarakat.

Belajar di Tengah Keterbatasan

Di tengah segala kekurangan infrastruktur, semangat para siswa di Atalojo tidak surut. Perjalanan panjang, cuaca tak menentu, dan sinyal yang sulit bukan alasan untuk menyerah. Di bawah bimbingan guru-guru yang tak lelah, anak-anak ini terus berjuang menggapai masa depan mereka—meski harus menantang bukit, hujan, dan jarak 3 kilometer setiap hari.

Kisah ini menjadi pengingat bahwa digitalisasi pendidikan bukan hanya soal menghadirkan ujian daring, tetapi juga memastikan setiap anak di Indonesia memiliki akses yang setara.

Di pelosok Atadei, perjuangan itu masih panjang, tetapi tekad para siswa dan guru menunjukkan bahwa harapan tetap menyala. (AT/SL).


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

BOM SULSEL Tantang Kajati, Bongkar Dugaan Korupsi Bibit Nanas Rp60 Miliar hingga ke Akar!

Pj Gubernur Sulawesi Selatan Pada Sidang Banding Hari Lalu Membenarkan Bahwa Anggaran ini di bahas di DPRD Provinsi Sula

| Kamis, 14 Mei 2026
OMK Paroki Holea Gelar Camping Rohani Di Pantai Anggar Laleng

Yohanes Guido Tua kepala Desa Mahal ll dalam sambutan menyampaikan ucapan terima kasih kepada OMK yang menentukan kegiat

| Rabu, 13 Mei 2026
PLN Gandeng Akademisi Perkuat Kepercayaan Publik terhadap Pengembangan Geothermal Nasional

sumur panas bumi dibangun dengan standar integritas tinggi dan dilengkapi lapisan pelindung berlapis untuk mencegah pot

| Senin, 11 Mei 2026
Dugaan Penipuan Berkedok Travel Haji, Polda Sulsel Tahan Direktur PT Aslam Tour

“Kami mengapresiasi kinerja Polda Sulsel karena laporan kami diproses serius. Informasinya yang bersangkutan sudah dit

| Rabu, 13 Mei 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 6