Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Peringatan dini Tsunami akibat Gempa Bumi Tektonik berakhir, BMKG Ingatkan masyarakat Flores dan Pulau sekitar tetap Waspada dan Tidak percaya Isu

BMKG menjelaskan bahwa, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas _Flores Back-Arc Thrust_. dan Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik ( _thrust fault_ ).

Indonesiasurya
Sabtu, 15 Agustus 2026 | 20:17:16 WIB
Foto

Flores - Pulau Flores dan sejumlah pulau disekitarnya mengalami gempa bumi tektonik, pada hari Sabtu, 15 Agustus 2026, pukul 04:58:23 WIB. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M7.7 pada kedalaman 15 km. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 8,41° LS; 121,39° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 30 Km arah timur laut Nagekeo, Nusa Tenggara Timur.

Dalam rilisnya BMKG menjelaskan bahwa, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas _Flores Back-Arc Thrust_. dan Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik ( _thrust fault_ ).

Gempa yang membuat masyarakat panik dan berhamburan keluar rumah tersebut, BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami

Menurut BMKG gempa bumi ini BERPOTENSI TSUNAMI dengan tingkat status ancaman:
A. SIAGA (0.5 - 3 meter) terjadi di wilayah: Manggarai Bagian Utara, Ngada Bagian Utara, Ende, Flores Timur, Jeneponto.
B. WASPADA (<0.5 meter) terjadi di wilayah: Flores Timur, Bima, Dompu, Wajo.

Hasil observasi tinggi muka laut, telah tercatat di:
1. SIKKA, pada pukul 05:03 WIB dengan ketinggian 0.2 meter
2. PELABUHAN KEWAPANTE-SIKKA, pada pukul 05:16 WIB dengan ketinggian 0.38 meter
3. FLORES TIMUR, pada pukul 05:24 WIB dengan ketinggian 0.25 meter
4. LABUAN BAJO, pada pukul 05:26 WIB dengan ketinggian 0.36 meter
5. MAUROLE-ENDE, pada pukul 05:27 WIB dengan ketinggian 0.94 meter
6. DOMPU, pada pukul 05:29 WIB dengan ketinggian 0.17 meter
7. BAKALANG-ALOR, pada pukul 05:41 WIB dengan ketinggian 0.14 meter
8. BAUBAU, pada pukul 05:47 WIB dengan ketinggian 0.30 meter
9. BULUKUMBA, pada pukul 05:58 WIB dengan ketinggian 0.54 meter
10. KOLAKA, pada pukul 06.27 WIB dengan ketinggian 0.23

Berdasarkan SOP yang berlaku, BMKG telah menyampaikan peringatan dini tsunami kepada stakeholder dan masyarakat.
- Peringatan Dini 1 telah diterbitkan pada pukul 05:00:39 WIB atau 2 menit 16 detik setelah gempa bumi.
- Peringatan Dini 2 telah diterbitkan pada pukul 05:09:56 WIB atau 11 menit 33 detik setelah gempa bumi.
- Peringatan Dini 3 berisi update parameter dan hasil observasi tide gauge (waktu tiba dan ketinggian tsunami) dirilis 4 (empat) kali pada:
- Peringatan Dini 3.1 pukul 05:55:45 WIB atau 51 menit 27 detik setelah gempa bumi.
- Peringatan Dini 3.2 pukul 06:28:42 WIB atau 1 jam 30 menit 19 detik setelah gempa bumi.
- Peringatan Dini 3.3 pukul 06:49:19 WIB atau 1 jam 50 menit 56 detik setelah gempa bumi.
- Peringatan Dini 3.4 pukul 07:05:33 WIB atau 2 jam 07 menit 10 detik setelah gempa bumi
- Peringatan Dini 4 (pengakhiran) telah diterbitkan pada pukul 07:30:00 WIB atau 2 jam 31 menit 37 detik setelah gempa bumi.

Pemutakhiran peta tingkat guncangan ( _shakemap_ ), gempa bumi ini dirasakan dengan skala intensitas:
1. VII MMI ( *Tiap-Tiap orang keluar rumah, kerusakan ringan pada bangunan kontruksi baik* ) di Aesesa Kabupaten Nagekeo, Riung Kabupaten Ngada, Kota Mbay
2. VI MMI ( *Getaran dirasakan oleh semua penduduk. Kebanyakan semua terkejut dan lari keluar* ) di Wolowae Kabupaten Nagekeo, Kota Bajawa
3. V MMI ( *Getaran dirasakan hampir semua penduduk, orang banyak terbangun* ) di Kota Ende, Kota Borong, Kota Ruteng

Hingga pukul 07.07 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 37 aktivitas gempa bumi susulan ( _aftershock_ ), dengan magnitude M3,6 – M6,2 dan dirasakan berjumlah 1 gempa.

Dengan memperhatikan kondisi terkini, terkait dengan hasil observasi tinggi muka laut di wilayah terdampak, tidak ada lagi kenaikan muka air laut signifikan yang membahayakan, “Maka PERINGATAN DINI TSUNAMI DINYATAKAN BERAKHIR pada pukul 07.30 WIB."

BMKG akan terus memonitor aktivitas gempa bumi susulan dan ketinggian tsunami berdasarkan observasi tinggi muka laut, serta menyampaikan pemutakhiran informasi kepada stakeholder dan masyarakat.

Himbauan kepada masyarakat:
1. Tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
2. Menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa bumi.
3. Mewaspadai gempa bumi susulan yang masih terjadi.

Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi seperti media sosial @infoBMKG, website www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id, dan Mobile Apps infobmkg atau wrs-bmkg.

Jakarta, 15 Agustus 2026
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG

Dr. WIJAYANTO, S.T., M.Sc.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

HUT ke-27 Lembata, Bupati Kanis Tegaskan Pembangunan Harus Berdampak Nyata

Peringatan tahun ini mengusung tema 'Dengan Semangat Taan Tou, Melangkah Bersama Mewujudkan Pemerintahan yang Efektif, S

| Selasa, 13 Oktober 2026
Bupati Kanis Tinjau Laboratorium Kesehatan Hewan Lembata, Pastikan Siap Beroperasi

"Laboratorium ini sangat penting untuk memantau kesehatan ternak, memastikan keamanan daging yang beredar, serta mengawa

| Rabu, 14 Oktober 2026
Dari Laporan Masyarakat hingga Penindakan, Satresmob Bareskrim Ungkap Kasus Curanmor

Tim Satresmob Bareskrim Polri yang dipimpin oleh Kanit 1 Satresmob Bareskrim Polri, Kombes Pol Harry Azhar, S.H., S.I.K.

| Selasa, 13 Oktober 2026
PT. Annisa Ahmada Buka Suara! Bantah Telantarkan Jemaah Umroh, Ungkap Masalah Vendor Tiket

Dalam surat klarifikasi bernomor 042/AAT/EXT/X/2026, PT Annisa Ahmada Travelindo menjelaskan kronologi permasalahan yang

| Selasa, 13 Oktober 2026
"Otonomi Harus Dirasakan Sampai ke Desa" — Lukman Laba Soroti Perayaan yang Terasa Jauh dari Masyarakat

Lukman menutup dengan harapan agar otonomi benar-benar hidup di hati setiap masyarakat, dari kota hingga ke desa-desa pa

| Senin, 12 Oktober 2026
HUT ke-27 Otonomi Lembata: Ketua DPRD Syafrudin Sira ; "Otonomi hanya judul namun, isinya nyaris tak ada"

Kita belum menjiwai secara penuh otonomi ini. Semangat Taan Tou — satu rasa — belum kita lakukan secara maksimal." U

| Senin, 12 Oktober 2026
Fransiskus Gewura akui, 27 Tahun Otonomi Lembata ada Kemajuan, tinggal Fokus ke Ekonomi Masyarakat

Poin tak kalah penting yang disampaikan Frans Gewura adalah menjaga keamanan dan ketertiban agar Lembata menjadi daerah

| Senin, 12 Oktober 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 4