Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Bangun Sentra Ternak Bukit Hog, Pemda Lembata Siapkan Pasar Ekspor Babi ke Timor Leste

“Ini peluang besar. Kita siapkan dari hulu ke hilir agar ternak babi Lembata bisa masuk pasar internasional,” ungkap Bupati.

Indonesiasurya
Sabtu, 10 Januari 2026 | 19:39:28 WIB
Foto

Lewoleba, 9 Januari 2026 — Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, S.P, turun langsung meninjau Sentra Pengembangan Ternak Babi Bukit Hog di Kelurahan Selandoro, Kecamatan Nubatukan, Jumat (9/1) sebagai bukti nyata Pemda Lembata terus berupaya membenah dan memacu penguatan ekonomi rakyat dari sektor peternakan. sebagai langkah konkret membuka akses pasar yang lebih luas hingga ke Timor Leste.


Peninjauan ini menegaskan arah kebijakan Pemkab Lembata yang tidak lagi berhenti pada produksi, tetapi bergerak ke hilirisasi, tata niaga, dan kepastian pasar bagi peternak kecil.


Didampingi pimpinan OPD teknis, Bupati menegaskan kawasan Bukit Hog disiapkan sebagai sentra penampungan, karantina, dan pemasaran ternak babi rakyat dengan sistem pengelolaan tertib, sehat, dan berbasis standar operasional yang ketat.


Pemkab Lembata telah membangun 60 unit kandang ternak melalui APBD II, lengkap dengan kandang karantina, pos penjagaan, serta fasilitas pendukung lainnya. Setiap ternak yang dibeli dari masyarakat wajib menjalani masa karantina 14 hari sebelum masuk kandang utama.


“Ini bukan formalitas. Karantina adalah kunci menjaga kesehatan ternak, mencegah penyakit, dan menjamin kualitas babi yang akan dipasarkan,” tegas Bupati.


Untuk menjaga keamanan dan ketertiban kawasan, pemerintah juga menerapkan pengawasan ketat terhadap lalu lintas keluar-masuk ternak, dengan dukungan pos jaga sebagai pusat kontrol aktivitas sentra. 


Kandang dibangun dengan ukuran standar 160 x 70 sentimeter, memastikan kenyamanan dan kesehatan ternak.


Lebih jauh, Bupati menegaskan bahwa program ini bukan proyek bisnis pemerintah, melainkan kebijakan keberpihakan kepada peternak kecil agar tidak lagi terjebak pada permainan harga pasar.


“Pemerintah menyiapkan simulasi penentuan harga agar peternak tidak dirugikan. Fokus kami bukan keuntungan daerah, tetapi kepastian pasar dan harga yang adil bagi rakyat,” ujarnya.


Sebagai bentuk keseriusan, Pemkab Lembata telah menyiapkan struktur organisasi pengelola Sentra Ternak Bukit Hog, guna menjamin tata kelola yang profesional, transparan, dan berkelanjutan.


Terobosan penting lainnya, pemerintah daerah kini menjajaki kerja sama pemasaran lintas negara.


Pengusaha ternak babi dari Timor Leste dijadwalkan berkunjung ke Lembata pada 22 Januari 2026 untuk meninjau kesiapan lokasi serta membahas skema kerja sama pemasaran.


“Ini peluang besar. Kita siapkan dari hulu ke hilir agar ternak babi Lembata bisa masuk pasar internasional,” ungkap Bupati.


Rencana launching pembelian ternak dari masyarakat diproyeksikan berlangsung pada Februari 2026, dengan distribusi pemasaran mencakup wilayah Selandoro dan daerah tujuan lainnya.


Melalui pengembangan Sentra Ternak Bukit Hog, Pemkab Lembata menargetkan lahirnya sistem pemasaran ternak yang sehat, berdaya saing, dan berorientasi ekspor, sekaligus meningkatkan pendapatan peternak rakyat dan memperkuat ketahanan pangan daerah..


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

Penumpang KM. Lambelu Loncat dari Kapal, Tim SAR Lakukan Pencarian di Perairan Pulau Pemana Sikka.

Lokasi kejadian diperkirakan berada di sekitar Perairan Pulau Pemana, Kabupaten Sikka, NTT, pada koordinat 8° 22.310'S

| Kamis, 16 Juli 2026
Temui Kepala Staf Kepresidenan, BPP DOB Dorong Provinsi Luwu Raya Masuk Agenda Strategis Nasional

Ketua Tim BPP DOB Provinsi Luwu Raya, H. Darwis Ismail, mengatakan pertemuan tersebut merupakan bagian dari ikhtiar me

| Selasa, 14 Juli 2026
Ahli Geothermal Luruskan Persepsi tentang WKP Mataloko dan Pemanfaatan Lahan PLTP

Berdasarkan data gambaran umum pengembangan PLTP Mataloko, luas WKP mencapai sekitar 996,2 hektare

| Selasa, 14 Juli 2026
Ahli Geothermal ITB: Pemanfaatan Air untuk Pengeboran PLTP Mataloko Bersifat Sementara

Pemanfaatan air Sungai Tiwu Bala untuk mendukung kegiatan pengeboran PLTP Mataloko telah memperoleh Izin Pengusahaan

| Senin, 13 Juli 2026
MPLS SMAN 1 Nagawutung TP 2026/2027 Resmi Dimulai, Wujudkan Sekolah Ramah dan Humanis

MPLS adalah ruang untuk mengenal lingkungan sekolah, membangun karakter, serta menumbuhkan semangat belajar

| Senin, 13 Juli 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 13