Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Di Momen HLN ke-80, PLN Bawa Setetes Harapan untuk Nubahaeraka Lewat Akses Air Bersih

Bertepatan dengan peringatan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-80, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) bersama Yayasan Payung Perjuangan Humanis (Papha) dan Pemerintah Desa Nubahaeraka menuntaskan Program Perbaikan dan Pemeliharaan Jaringan Air Bersih di Desa Nubahaeraka, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur.

Indonesiasurya
Selasa, 28 Oktober 2025 | 12:52:12 WIB
Foto

Lembata, Indonesiasurya.com - 27 Oktober 2025, Bertepatan dengan peringatan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-80, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) bersama Yayasan Payung Perjuangan Humanis (Papha) dan Pemerintah Desa Nubahaeraka menuntaskan Program Perbaikan dan Pemeliharaan Jaringan Air Bersih di Desa Nubahaeraka, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur.

Bantuan ini mencakup perbaikan saluran pipa sepanjang 3 kilometer, termasuk pembersihan jaringan pipa menuju bak penampungan terakhir. Kini, total panjang saluran air mencapai 5 kilometer. Berkat kerja sama ini, sebanyak 151 kepala keluarga di Desa Nubahaeraka akhirnya dapat menikmati akses air bersih yang selama ini hanya menjadi harapan.

Inisiatif ini berawal dari keprihatinan atas kondisi masyarakat Nubahaeraka yang selama bertahun-tahun hidup dalam keterbatasan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Di tengah kesulitan itu, berkembang pepatah lokal yang menggambarkan rasa putus asa warga — bahwa air bersih di Nubahaeraka hanyalah mimpi, “ibarat kucing bertanduk”.

Namun, lewat program PLN Peduli, PLN UIP Nusra bersama berbagai pemangku kepentingan berhasil mematahkan anggapan tersebut. Air kini mengalir di Desa Nubahaeraka, menandai awal baru bagi warganya untuk hidup lebih sehat dan sejahtera.

“Sampai kucing bertanduk, siapapun pemimpinnya air tidak akan masuk di desa. Tetapi dengan bantuan ini, saya yakin apa yang dulu terasa mustahil kini menjadi nyata,” ujar Kepala Desa Nubahaeraka, Vinsensius Nuba, penuh rasa syukur.

Vinsen mengenang, sebelum adanya bantuan, warga harus berjalan kaki sejauh 1 hingga 3 kilometer hanya untuk mendapatkan air minum dan air masak. Sementara untuk kebutuhan mandi dan mencuci, mereka belum memiliki sarana yang memadai.

“Dengan adanya bantuan ini, kesejahteraan masyarakat, terutama di bidang kesehatan, pasti akan membaik sedikit demi sedikit. Atas nama seluruh warga Nubahaeraka, saya menyampaikan terima kasih kepada Yayasan Papha dan PLN Peduli yang telah memberi perhatian khusus bagi desa kami,” kata Vinsen.

Ia juga mengajak warganya untuk menjaga fasilitas yang telah dibangun dan terus mendukung langkah PLN menghadirkan energi bersih di Lembata.
“Nubahaeraka seratus persen untuk PLTP Atadei,” ujarnya penuh semangat.

Nada haru juga disampaikan Andreas Luon, tokoh masyarakat setempat. Ia menuturkan bahwa selama bertahun-tahun warga Nubahaeraka hidup dalam keterbatasan dan kesabaran menunggu air bersih. Kini, setelah air mengalir ke rumah-rumah, mereka seperti memperoleh kehidupan baru.

“Jika air minum bersih sudah terpenuhi, banyak persoalan hidup masyarakat bisa terjawab. Bisa dibilang, sebagian kesejahteraan warga Nubahaeraka sudah tercapai,” kata Andreas dengan nada penuh harapan.

Warga lain, Martah Ingi Witin, bahkan tak kuasa menahan haru. Ia bercerita bagaimana selama ini keluarga harus menyisihkan sebagian penghasilan hariannya untuk membeli air bersih demi kebutuhan rumah tangga.

“Rasanya seperti mimpi. Kami akhirnya bisa menikmati air di lingkungan dan rumah kami sendiri dengan mudah,” ucapnya lirih namun bahagia.

Capaian PLN Peduli ini mendapat apresiasi dari Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lembata, Fransiskus Xaverius B.N. Ia menyebut langkah PLN sebagai bukti nyata kehadiran negara hingga ke pelosok yang kerap terabaikan.

“PLN bukan hanya menerangi negeri, tapi juga peduli pada kebutuhan dasar masyarakat seperti air bersih. Semoga kinerja PLN terus menjadi yang terdepan dalam mewujudkan kehidupan yang lebih baik. Terima kasih,” ujar Fransiskus.

Sementara itu, General Manager PLN UIP Nusra, Rizki Aftarianto, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN yang difokuskan bagi masyarakat di sekitar wilayah pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Atadei.

“Kami berharap akses air bersih ini dapat meningkatkan kualitas hidup warga Nubahaeraka, membuat mereka lebih sehat, produktif, dan berdaya. PLN akan terus berkomitmen menjaga keseimbangan antara pembangunan energi dan kesejahteraan sosial,” tutup Rizki.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

Apel Penerimaan Murid Baru SMAN 1 Nagawutung Tegaskan Komitmen Bersama Membangun Pendidikan Berkualitas

Prosesi apel diawali dengan penyerahan murid baru secara simbolis oleh Ketua Komite Sekolah, Petrus Gehak Ladoangin, kep

| Selasa, 21 Juli 2026
Hujan Tak Halangi Satgas TMMD Kodim 0210/TU Selesaikan Pembangunan RTLH di Desa Sjarango

Mayor Arh AS Butarbutar, SH, MH, selaku Wadansatgas TMMD 129 Kodim 0210/TU, menyatakan bahwa Pembangunan RTLH ini merupa

| Selasa, 21 Juli 2026
PLTU Sambelia dan Infrastruktur Kelistrikan NTT Jadi Fokus PLN UIP Nusra Semester II 2026

Senior Manager Perencanaan PT PLN (Persero) UIP Nusra, Sugeng Santoso, mengatakan ketiga proyek tersebut merupakan bagia

| Senin, 20 Juli 2026
Hari Keempat TMMD : Pembukaan Jalan di Desa Sijarango Capai 41,50 Persen*

Dari pantauan di Lapangan, sejak pagi para anggota Satgas sudah melakukan berbagai persiapan untuk mengejar target pembu

| Minggu, 19 Juli 2026
Dibalik Seragam Loreng, Satgas TMMD Kodim 0210/TU Tingkatkan Keimanan Melalui Ibadah Minggu

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan emosional dan sosial antara TNI dan warga di lokasi pelaksan

| Minggu, 19 Juli 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 6