Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Dukung Koperasi Merah Putih Pemerintah Siapkan Skema KUR Dengan Plafon Hingga 3 miliar.

Koperasi Desa Merah Putih akan dirancang memiliki fasilitas layanan keuangan lewat kerja sama dengan bank-bank Himbara.

Indonesiasurya
Kamis, 17 Juli 2025 | 11:05:31 WIB
Foto

INDONESIASURYA.COM - Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, kepada awak media di Graha Mandiri pada Selasa 15 Juli 2025 menegaskan pemerintah telah siapkan strategi penguatan Koperasi Desa Merah Putih.

"Di desa saat ini banyak berkembang pinjol, tengkulak, makelar jadi kita minimalisir dan basmi semua yang merugikan masyarakat" ujar Zulkifli.

Ia menjelaskan, pihaknya sedang merancang gerai bisnis apa yang cocok dan usaha apa yang paling menguntungkan," ujar Zulhas sapaan akrab Zulkifli Hasan.

Ia mencontohkan bisnis sembako sebagai salah satu lini usaha yang menjanjikan. “Pupuk, gas elpiji itu kan memang diperlukan,” tambahnya

Zulkifli Hasan menyoroti masalah klasik di pedesaan: rantai pasok yang panjang sehingga harga bahan baku melonjak. Dengan adanya gerai koperasi, biaya distribusi dapat ditekan.

"Kalau tidak, nanti yang berkembang di desa itu hanya makelar, pinjol, tengkulak. Ini yang kita pangkas," tegasnya.

Ia menjelaskan Koperasi Desa Merah Putih akan dirancang memiliki fasilitas layanan keuangan lewat kerja sama dengan bank-bank Himbara.

Koperasi akan menjadi agen BRILink untuk melayani kebutuhan transaksi masyarakat desa

Selain gerai sembako, pemerintah mewajibkan pendirian tujuh unit usaha di dalam koperasi.
"Nantinya koperasi harus punya kantor, kios sembako, unit simpan pinjam, klinik kesehatan desa/kelurahan, apotek desa atau kelurahan,
sistem pergudangan atau cold storage,
dan sarana logistik," paparnya.

Zulkifli menegaskan keberadaan Koperasi Desa Merah Putih tidak akan mematikan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). “Malah mendukung dong. Bahkan nanti koperasi ini bisa juga mensuplai warung-warung yang di kampung,” jelasnya.
Ia juga berambisi agar koperasi desa nantinya mengelola bisnis berbasis potensi lokal. “Ini yang pertama dulu. Kalau koperasinya sudah sehat, bagus, banyak, potensi lokal itu banyak,” ujarnya
Soal pembiayaan, Zulhas memastikan koperasi akan mendapat plafon pinjaman dari Himbara sesuai kebutuhan riil.

Ia mencontohkan jika koperasi membutuhkan modal untuk pengadaan pupuk, nilai pinjaman akan disesuaikan.
Misal mau ambil pupuk nilainya Rp 60 juta, ya pinjamannya Rp 60 juta. Kalau ajukan Rp 1 miliar padahal kebutuhan cuma Rp 60 juta, ya tidak dikasih," katanya.
.
Di tempat yang sama, Wakil Menteri Koperasi dan UKM Ferry Juliantono menegaskan pemerintah menyiapkan skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) khusus untuk mendukung pembiayaan awal koperasi. Plafonnya bisa mencapai Rp 3 miliar dengan bunga 6 persen.

"Tenor 6 tahun untuk modal kerja, 10 tahun untuk investasi," kata Ferry.

Ia juga mengusulkan masa tenggang pembayaran atau grace period selama enam bulan untuk membantu koperasi beradaptasi di tahap awal operasional.

Menurut Ferry, aturan teknis mengenai masa tenggang sedang difinalisasi di Kementerian Keuangan. Dengan skema ini, pemerintah berharap Koperasi Desa Merah Putih benar-benar mampu menjadi motor penggerak ekonomi desa, mengurangi ketergantungan pada tengkulak, serta menghadirkan harga bahan pokok yang lebih terjangkau untuk masyarakat.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

Siapa Pelaku Pemotongan Rompong Nelayan Desa Balauring Lembata?

Meski ada kasak kusuk di tengah masyarakat, namun, belum ada cukup bukti tentang siapa dalang dibalik perbuatan tidak be

| Jumat, 17 April 2026
Jadi Agen BRI Link, Ama Sayang Akui Manfaat Positif Dan Keuntungan Ekonomi

selama melayani para pengguna jasa agen BRILink tidak pernah mendapatkan keluhan dan para pengguna jasa mengakui kecepat

| Jumat, 17 April 2026
Didukung IDEP, Barakat Gelar Workshop "Muro Moel Wutun" Libatkan Pemangku Adat Belen Raya Lewuhala.

Workshop ini menjadi ruang kolaborasi antara pengetahuan lokal dan kajian ilmiah terkait praktik Muro sebagai kearifan l

| Jumat, 17 April 2026
Pemda Lembata Serahkan Bantuan Kepada Korban Gempa Desa Babokerig Nagawutung

pentingnya penguatan mitigasi, terutama dengan adanya indikasi sesar aktif baru yang berpotensi menimbulkan risiko lanju

| Jumat, 17 April 2026
Kembangkan Program Jambu Mete, Pemda Lembata Bangun Sektor Perkebunan

Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas tanaman jambu mente sekaligus menyediakan sumb

| Jumat, 17 April 2026
ISU PENYALAHGUNAAN DANA BOS SMKN 2 GOWA MENGEMUKA,KEPSEK ALIM BAHARI BERI TANGGAPAN

Kami ingin memastikan kepada masyarakat bahwa penggunaan dana BOS di SMKN 2 Gowa selalu sesuai dengan aturan yang diteta

| Jumat, 17 April 2026
ISU PENYALAHGUNAAN DANA BOS SMKN 2 GOWA MENGEMUKA,

Kami ingin memastikan kepada masyarakat bahwa penggunaan dana BOS di SMKN 2 Gowa selalu sesuai dengan aturan yang diteta

| Jumat, 17 April 2026
BSKDN Validasi dan Verifikasi Kinerja Pemda Lembata Dalam Upaya, Turunkan Angka Pengangguran

Capaian ini merupakan hasil dari pelaksanaan berbagai program strategis, seperti pelatihan keterampilan kerja, pengemban

| Kamis, 16 April 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 3