Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Idul Adha di Waowala, Bupati Kanis Tekankan Solidaritas, Wabup Nasir Angkat Rehumanisasi Kehidupan

Dalam suasana Halal Bihalal yang berlangsung hangat, Bupati Kanis Tuaq mendorong agar nilai pengorbanan diterjemahkan sebagai kesalehan sosial, kepedulian nyata terhadap sesama,

Indonesiasurya
Kamis, 28 Mei 2026 | 09:24:05 WIB
Foto

WAOWALA — Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di halaman Masjid Babussalam Waowala, Kecamatan Ile Ape, Rabu (27/5), tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi. 

Di hadapan masyarakat dan jajaran pemerintah daerah, Bupati Lembata P. Kanisius Tuaq dan Wakil Bupati H. Muhamad Nasir menyampaikan pesan yang lebih dalam, pentingnya menjaga solidaritas sosial di tengah perubahan dan dinamika masyarakat yang kian kompleks.

Dalam suasana Halal Bihalal yang berlangsung hangat, Bupati Kanis Tuaq menegaskan bahwa makna kurban tidak boleh berhenti pada ritual keagamaan semata. 

Ia mendorong agar nilai pengorbanan diterjemahkan sebagai kesalehan sosial, kepedulian nyata terhadap sesama, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan sosial di tingkat lokal. 

Pesan ini sekaligus menjadi penegasan bahwa pemerintah daerah menghendaki nilai agama hadir dalam praktik kehidupan sehari-hari, bukan sekadar simbol.

Namun, di balik seruan tersebut, tersirat tantangan besar. Ajakan menjaga persaudaraan di tengah perbedaan, termasuk perbedaan pilihan politik, menunjukkan bahwa kohesi sosial di Lembata tidak sepenuhnya tanpa gesekan. 

Dalam konteks ini, Idul Adha menjadi momentum refleksi, apakah nilai pengorbanan benar-benar mampu menembus batas kepentingan kelompok dan individu.

Wakil Bupati Muhamad Nasir menambahkan dimensi lain melalui gagasan 'rehumanisasi kehidupan'. Ia menyoroti kecenderungan masyarakat yang semakin terfragmentasi, baik oleh arus digitalisasi maupun dinamika sosial yang kian kompetitif.

Menurutnya, perayaan keagamaan harus menjadi ruang untuk mengembalikan manusia pada nilai dasar kemanusiaan, persaudaraan, empati, dan tanggung jawab bersama.

Kegiatan yang dihadiri berbagai unsur pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat itu ditutup dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang perlombaan. 

Meski berlangsung meriah, pertanyaan yang tersisa justru lebih penting, sejauh mana pesan solidaritas dan rehumanisasi yang digaungkan dari Waowala dapat bertahan di luar panggung seremoni, dan benar-benar menjadi fondasi dalam kehidupan sosial masyarakat Lembata ke depan. (Prokompimkablembata)


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

HMI Bidang Hukum Badko Sulsel Tagih Janji Prabowo Sikat Korupsi, Jangan Ada yang Kebal Hukum!

Berdasarkan keterangan penyidik, dari Kafe de’CLAN Signature ditemukan uang tunai sekitar Rp60 miliar, yang terdiri at

| Jumat, 10 Juli 2026
FST UNWIRA dan Kampus Ursulin Santa Angela Atambua Rintis Buku Mulok Sains-Budaya

Kolaborasi antara FST UNWIRA Kupang bersama Kampus Ursulin Santa Angela Atambua dan pihak sekolah dari jenjang SD hingga

| Jumat, 10 Juli 2026
Pengadaan Tanah Rampung, PLN UIP Nusra Percepat Realisasi PLTS Alor 1,2 MW

PT PLN (Persero) UIP Nusra telah melaksanakan sosialisasi rencana pembangunan PLTS Alor, di Kelurahan Kalabahi Tengah, K

| Jumat, 10 Juli 2026
Standar Baru Pelayanan Umrah Indonesia, JMQH dan PT Annisa Ahmada Travelindo Sukses Layani 1.214 Jamaah

Komitmen terhadap pelayanan terbaik juga tercermin dari kebijakan pimpinan yang secara penuh bertanggung jawab atas selu

| Kamis, 09 Juli 2026
April DA7 Go Sulawesi! Billboard di Jantung Makassar Siap Gaungkan Lagu "Menyala"

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan April DA7 kepada masyarakat di luar Pulau Jawa, khususnya di Pulau

| Kamis, 09 Juli 2026
Bocah 4 Tahun Di Lebatukan diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual, Pelaku berstatus Pelajar

Keluarga Korban sempat melapor ke Pos pol Hadakewa, tapi disarankan untuk langsung ke Polres karena kategori kasus ini c

| Kamis, 09 Juli 2026
LMA Emeyode Kutuk Pembakaran dan Penembakan Pilot PT AMA di Yahukimo

Dampak langsung adalah terganggunya akses transportasi udara yang penting bagi masyarakat pedalaman Papua.

| Rabu, 08 Juli 2026
Sya'ban Sartono Kecewa penanganan perkara Pengeroyokan Anak di Polres Gowa

Pengeroyokan terhadap anak di bawah umur adalah bentuk kejahatan serius dan pelanggaran hak azasi yang tidak dapat ditol

| Rabu, 08 Juli 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 11