Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Kawasan Panas Bumi Atadei Rawan Bencana, Hengcoz, "Apapun Niat Baiknya, Semoga Masyarakat Jangan Jadi Korban.

Niat baik ini bagus, tapi kami harap agar masyarakat tidak dikorbankan untuk kepentingan apapun" pungkas Hengcoz

Indonesiasurya
Minggu, 21 Juli 2024 | 12:42:25 WIB
Lapangan panas bumi atadei

Lewoleba,IndonesiaSurya.Com - Rencana pengembangan geothermal panas bumi Atadei menuai banyak kritikan, sejumlah pihak meminta untuk dilakukan kajian resiko bencana dan study kelayakan, pasalnya Menurut Elifas, pada catatan awal mengenai bencana Tsunami Lembata, dengan judul, "Laporan Hasil Peninjauan Bencana Alam di Selatan Pulau Lomblen, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur" (1979)" dijelaskan bahwa, tsunami muncul setelah ada gerakan massa tanah di antara kampung Atalojo dan Bauraja. 

Paulus Doni Ruing,Salah satu tokoh masyarakat Lembata mengatakan, perlu ada study kelayakan oleh lembaga survey swasta yang kompeten.

Ruing mengatakan, terkaitan dengan sumber daya strategis (Geothermal) milik Kabupaten Lembata, Pemda harusnya menggunakan Lembaga Survey Swasta yang kompeten yang bergerak di bidang Geothermal (Enegy terbarukan ) untuk melakukan Study ulang tentang Kelayakan dan apakah hasilnya layak atau tidak. Jika layak baru bicara tahapan Komersial. 

Polce Ruing demikian sang tokoh lazim disapa mengatakan, Yang sudah terjadi sebelumnya, belum mencerminkan sebuah proses yang benar. 

Pemerintah Daerah Lembata  juga harus memastikan masyarakat tahu akan hak dan kewajiban serta  resiko-resiko yang timbul karna kegiatan ini. 

Saat ini menurut pendapat saya belum saatnya masuk tahapan komersial, karna akan menimbulkan polemik, dan jika kemudian diketahui kegiatan kunjungan hanya bersifat seremonial dengan anggaran yang besar ya sangat disayangkan. 

Demikian Martin Hekur salah satu tokoh muda Lembata, kepada Indonesiasurya.Com mengatakan, Kawasan yang direncakan untuk dikembangkan menjadi salah satu sumber panas bumi/Geothermal  tersebut merupakan, kawasan yang rentan terhadap bencana sehingga perlu ada kajian terkait resiko bencana

Secara umum kita dukung investasi di daerah, tetapi tidak harus dengan mengangkangi aturan dan juga proses/tahapan. Tahapan tersebut dimulai dari tahapan pra konstruksi, konstruksi dan oprerasional. Setiap tahapan, harus dilakukan secara baik, benar dan transparan.  Nah, tugas kita sebagai masyarakat perlu mengawal setiap tahapan proses ini secara ketat.  Jikalau dalam tahapan pra konstruksi atau tahapan awal, lebih banyak dampak negatif yang ditimbulkan maka sebaiknya dihentikan saja.

Senada dengan itu hengkoz Keraf tokoh muda Lembata mengatakan,  soal panas bumi Atadei mesti dilakukan kajian kembali untuk memastikan bahwa semua proses dan tahapan berjalan sesuai yang tata aturan dan regulasi yang berlaku. 

Bagi Hencoz,  mungkin benar yang dikatakan bahwa, panas bumi adalah energi ramah lingkungan tapi dirinya  yakin, itu dari sisi produksi, sementara terkait pengerjaan atau eksplorasi tentu akan ada dampak, apalagi geografis Atadei yang berada di daerah berbukit dangan kecuraman yang cukup terjal serta daerah yang tidak luas, plus kurangnya air bersih karena untuk pengembangan geothermal ini akan butuh banyak air 

Bagi Hengkoz, pembangkit ini tentu akan butuh banyak lahan apalagi disekitar lokasi panas bumi ada penduduk yang mungkin bisa berdampak, karena itu bagi Hengkoz, perlu kajian soal resiko bencana dan study kelayakan. 

"Niat baik ini bagus, tapi kami harap agar masyarakat tidak dikorbankan untuk kepentingan apapun" pungkas Hengcoz


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

Siapa Pelaku Pemotongan Rompong Nelayan Desa Balauring Lembata?

Meski ada kasak kusuk di tengah masyarakat, namun, belum ada cukup bukti tentang siapa dalang dibalik perbuatan tidak be

| Jumat, 17 April 2026
Jadi Agen BRI Link, Ama Sayang Akui Manfaat Positif Dan Keuntungan Ekonomi

selama melayani para pengguna jasa agen BRILink tidak pernah mendapatkan keluhan dan para pengguna jasa mengakui kecepat

| Jumat, 17 April 2026
Didukung IDEP, Barakat Gelar Workshop "Muro Moel Wutun" Libatkan Pemangku Adat Belen Raya Lewuhala.

Workshop ini menjadi ruang kolaborasi antara pengetahuan lokal dan kajian ilmiah terkait praktik Muro sebagai kearifan l

| Jumat, 17 April 2026
Pemda Lembata Serahkan Bantuan Kepada Korban Gempa Desa Babokerig Nagawutung

pentingnya penguatan mitigasi, terutama dengan adanya indikasi sesar aktif baru yang berpotensi menimbulkan risiko lanju

| Jumat, 17 April 2026
Kembangkan Program Jambu Mete, Pemda Lembata Bangun Sektor Perkebunan

Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas tanaman jambu mente sekaligus menyediakan sumb

| Jumat, 17 April 2026
ISU PENYALAHGUNAAN DANA BOS SMKN 2 GOWA MENGEMUKA,KEPSEK ALIM BAHARI BERI TANGGAPAN

Kami ingin memastikan kepada masyarakat bahwa penggunaan dana BOS di SMKN 2 Gowa selalu sesuai dengan aturan yang diteta

| Jumat, 17 April 2026
ISU PENYALAHGUNAAN DANA BOS SMKN 2 GOWA MENGEMUKA,

Kami ingin memastikan kepada masyarakat bahwa penggunaan dana BOS di SMKN 2 Gowa selalu sesuai dengan aturan yang diteta

| Jumat, 17 April 2026
BSKDN Validasi dan Verifikasi Kinerja Pemda Lembata Dalam Upaya, Turunkan Angka Pengangguran

Capaian ini merupakan hasil dari pelaksanaan berbagai program strategis, seperti pelatihan keterampilan kerja, pengemban

| Kamis, 16 April 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 7