Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


KRISIS AIR BERSIH SEBAGAI ANCAMAN NYATA BAGI KEHIDUPAN MASYARAKAT KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN

Nama : Ahason Lae Nim : 43123041 Semester : 5 Prodi : Ilmu Komunikasi

Indonesiasurya
Kamis, 11 Desember 2025 | 16:49:34 WIB
Foto

Air adalah kebutuhan paling mendasar bagi manusia,hewan,dan tumbuh-tumbuhan. Karena dari semua makhluk yang hidup dibumi ini berkembang.

Namun seperti yang kita lihat saat ini, Krisis air bersih bukan lagi sekadar isu lingkungan, tetapi telah menjadi ancaman nyata bagi keberlangsungan hidup masyarakat di Kabupaten Timor Tengah Selatan. Daerah ini secara geografis berada pada wilayah beriklim kering dengan curah hujan rendah dan musim kemarau panjang, sehingga ketersediaan air sangat terbatas. Kondisi ini semakin diperburuk oleh kerusakan hutan, berkurangnya daerah tangkapan air, serta minimnya infrastruktur penyediaan air bersih.

Bagi masyarakat TTS, air tidak hanya dibutuhkan untuk kebutuhan dasar seperti minum dan memasak, tetapi juga untuk kegiatan ekonomi, kesehatan, dan kehidupan sosial. Ketika air sulit diperoleh, masyarakat harus berjalan jauh untuk mengambil air dari sumber-sumber yang mulai mengering atau kualitasnya menurun. Hal ini mengurangi waktu produktif, meningkatkan kelelahan, dan bahkan menyebabkan terganggunya aktivitas ekonomi rumah tangga.

Karena itu, krisis air berdampak langsung pada kesehatan. Air yang tercemar atau tidak layak konsumsi berpotensi menimbulkan penyakit seperti diare, infeksi kulit, atau gangguan pencernaan. Ketika kualitas air memburuk, tingkat kerentanan masyarakat terutama anak-anak dan lansia menjadi semakin tinggi. Dalam jangka panjang, situasi ini dapat menghambat pembangunan sumber daya manusia di daerah tersebut.

Sektor pertanian, yang seharusnya menjadi sumber penghidupan utama masyarakat TTS, juga merasakan dampak paling besar. Lahan pertanian yang mengandalkan air hujan tidak mampu menopang pertumbuhan tanaman secara optimal. Kekeringan berkelanjutan menyebabkan gagal panen dan berkurangnya pendapatan petani. Ini memperkuat lingkaran kemiskinan dan ketidakstabilan ekonomi di tingkat keluarga.

Selain itu, krisis air sering kali memicu ketegangan sosial. Perebutan akses terhadap sumber air menjadi sumber konflik di beberapa desa. Kondisi ini menunjukkan bahwa air bukan hanya kebutuhan dasar, tetapi juga sumber stabilitas sosial yang sangat penting.

Melihat kondisi tersebut, krisis air di Kabupaten Timor Tengah Selatan seharusnya mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah maupun pusat. Upaya konservasi lingkungan, penanaman kembali hutan, pembangunan sumur bor berkualitas, embung desa, dan jaringan pipa air bersih merupakan langkah strategis yang harus terus dipercepat. Selain itu, pendidikan masyarakat tentang pengelolaan air dan sanitasi menjadi bagian penting untuk memastikan keberlanjutan sumber daya air.

Dengan demikian, krisis air bersih bukan sekadar tantangan ekologis, tetapi sebuah ancaman yang dapat menghambat kesehatan, ekonomi, dan kesejahteraan sosial masyarakat TTS. Tanpa langkah konkret dan kolaboratif, masyarakat akan terus berada dalam kondisi rentan. Air adalah sumber kehidupan ketika air terancam, maka seluruh masa depan masyarakat pun ikut terancam.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

Tujuh Pria Dewasa Diduga Keroyok Siswa 14 Di Ileape. Keluarga Lapor Polisi

"Anak ini menolak, tetapi tetap dipaksa naik sepeda motor dan dibawa ke Petuntawa. Setibanya di sana, dia disuruh duduk

| Senin, 01 Juni 2026
Komunitas Baramakassar Sampaikan Ucapan Selamat Ulang Tahun kepada Kapolda Sulsel

Ketua dan seluruh anggota Komunitas Baramakassar mengapresiasi dedikasi serta komitmen Kapolda Sulsel dalam memimpin jaj

| Minggu, 31 Mei 2026
Ketua LMA Kaiso Sebut Hari Lahir Pancasila Momen Mempersatukan Keberagaman

Sebagai Ketua Lembaga Masyarakat Adat LMA Kaiso saya mengajak semua masyarakat agar memaknai hari lahir Pancasila sebaga

| Minggu, 31 Mei 2026
Terduga Akui Habisi Wanita Asal Selayar, Pelaku ‘Dilepas’, Polisi Abaikan Pengakuan?

EB, terduga pelaku yang sebelumnya diringkus tim Resmob Polda Sulsel di kawasan BTP pada Jumat (22/5/2026), kini melengg

| Minggu, 31 Mei 2026
Ketua LMA Emeyode Ajak Warga Maknai Hari Lahir Pancasila

Dari lima sila itu, karena sebagai warga negara siapapun dia, kecil, besar, tua, dan muda, sebagai generasi bangsa, waji

| Minggu, 31 Mei 2026
Gila ! Kredit Siluman Rp. 230 Juta Muncul, Kinerja Bank NTT Cabang Lewoleba Dipertanyakan.

Kepada media ini, Jumat (29/5/2026), Lasarus mempertanyakan munculnya pinjaman baru senilai Rp.230 juta yang menurutnya

| Sabtu, 30 Mei 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 7