Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Dolphin Pelabuhan Waijarang Lembata Rusak Di Tabrak Kapal, ASDP Belum Perbaiki.

Tidak sandarnya kapal ini berdampak luas pada ekonomi masyrakat lembata yang merupakan daerah kepulauan

Indonesiasurya
Selasa, 20 Januari 2026 | 18:35:58 WIB
Foto

LEMBATA – Dolphin Pelabuhan Waijarang Lembata Rusal berat setelah ditabrak kapal Inerie 2 kapal penyebrangan Lembata Kupang namun, pihak ASDP belum juga lakukan perbaikan sehingga kapal tidak bisa melakukan bongkar muat di pelabuhan tersebut

Tidak sandarnya kapal ini berdampak luas pada ekonomi masyrakat lembata yang merupakan daerah kepulauan

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lembata, John Arimon, Selasa (20/1/2025) menegaskan, hingga saat ini Pelabuhan Very Waijarang belum dapat dioperasikan secara normal karena masih terdapat sejumlah persoalan teknis yang belum sepenuhnya ditangani.

John Arimon menjelaskan, sebelumnya pihak ASDP secara lisan menyatakan kesediaannya untuk melakukan uji coba terbatas sandar kapal di Pelabuhan Very.

Namun, dalam prosesnya terjadi tarik ulur dengan berbagai alasan yang disampaikan oleh pihak ASDP.

“Awalnya alasan mereka soal kolam labuh yang kotor dan adanya dolphin yang miring serta tumbang ke arah darat. Itu sudah ditindaklanjuti dengan pembersihan,” ujar John.

Menurutnya, upaya pembersihan kolam labuh telah dilakukan, termasuk penanganan terhadap dolphin yang tumbang. Bahkan, upaya tersebut dilakukan hingga dua kali, dan dolphin yang tumbang tersebut dinilai sudah jatuh dengan sendirinya serta tidak lagi mengganggu olah gerak kapal saat sandar.

“Dolphin yang tumbang itu tidak mengganggu manuver kapal. Wakil Bupati juga turun langsung membantu proses pembersihan kolam labuh,” tambahnya.

Namun demikian, lanjut John, setelah persoalan tersebut ditangani, pihak ASDP kembali menyampaikan alasan lain, yakni kapten kapal yang tidak berani melakukan sandar uji coba di Pelabuhan Ferry.

“Sekarang alasannya kapten tidak berani. Padahal armada ferry ada, hanya saja sudah sekitar dua minggu tidak beroperasi karena cuaca ekstrem,” jelasnya.

John mengakui, secara teknis Pelabuhan Very memang masih belum sepenuhnya layak karena masih terdapat struktur dolphin yang perlu penanganan lanjutan. Meski begitu, ia menyebut ada kapten kapal yang menyatakan kesediaan untuk melakukan uji coba sandar.

Terkait kondisi tersebut, Bupati Lembata telah menerima laporan mengenai kerusakan pelabuhan beserta langkah-langkah penanganannya.

Bupati, kata John, kemudian memerintahkan agar pihak ASDP menyampaikan sikap dan keputusannya secara resmi melalui surat.

“Bupati minta ASDP bersurat secara resmi. Jadi komunikasi tidak lagi lisan, tapi formal dan jelas,” tegas John.

Pemerintah Kabupaten Lembata berharap adanya komunikasi resmi dari ASDP agar ada kepastian terkait pengoperasian kembali Pelabuhan Ferry Waijarang demi kelancaran transportasi dan pelayanan kepada masyarakat. (st/sl).


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

PLN UIP Nusra Gelar Rapat Konsinyering, Kinerja Semester I 2026 Lampaui Target

General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra, RDW. Manurung, menyampaikan bahwa Nilai Kinerja Organisasi (NKO) Semester I

| Minggu, 19 Juli 2026
Listan Ingatkan Waspadai "Penumpang Gelap" dalam Perjuangan Provinsi Luwu Raya!

semakin dekat sebuah cita-cita diwujudkan, semakin besar pula kemungkinan munculnya pihak-pihak yang mencoba mengganggu

| Minggu, 19 Juli 2026
Tingkatkan Pelayanan Kepada Pasien, RSU Bukit Lewoleba Lembata, Padukan dua Dokter Muda

"Kami dua bulan tanpa dokter spesialis dan sekarang kita sudah punya"ungkap Mantan Deken Lembata dengan senyum.

| Sabtu, 18 Juli 2026
Mahasiswa KKN Unwira Kupang Gelar Sosialisasi Anti - Cyberbullying di SMPN 1 Lewolema

Langkah preventif ini diharapkan mampu mempertahankan "rekor bersih" SMP Negeri 1 Lewolema dari kasus perundungan secara

| Jumat, 17 Juli 2026
Penumpang KM. Lambelu Loncat dari Kapal, Tim SAR Lakukan Pencarian di Perairan Pulau Pemana Sikka.

Lokasi kejadian diperkirakan berada di sekitar Perairan Pulau Pemana, Kabupaten Sikka, NTT, pada koordinat 8° 22.310'S

| Kamis, 16 Juli 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 9