Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Musdes Hutabangun Jae Disorot, Warga Kritik Pengumuman Mendadak dan Minim Transparansi Desa

Seorang warga berinisial REN mengungkapkan kekecewaannya terhadap pola pengumuman tersebut. Ia menilai cara itu tidak memberikan kesempatan luas bagi masyarakat untuk hadir dan berpartisipasi.

Indonesiasurya
Minggu, 26 April 2026 | 17:42:48 WIB
Foto

Mandailing Natal, ~ Pelaksanaan Musyawarah Desa (Musdes) di Desa Hutabangun Jae, Kecamatan Bukit Malintang, menjadi sorotan publik setelah dinilai tidak memberi ruang partisipasi maksimal bagi warga.

Musdes yang digelar pada Jumat pagi itu disebut berlangsung dengan pengumuman mendadak. Informasi baru disampaikan melalui pengeras suara masjid sekitar pukul 08.30 WIB, sementara kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan di kalangan masyarakat mengenai kesiapan dan keterbukaan pemerintah desa dalam menyelenggarakan forum strategis tersebut. Pasalnya, hari Jumat merupakan waktu di mana sebagian besar warga beraktivitas di sawah dan kebun.

Seorang warga berinisial REN mengungkapkan kekecewaannya terhadap pola pengumuman tersebut. Ia menilai cara itu tidak memberikan kesempatan luas bagi masyarakat untuk hadir dan berpartisipasi.

“Diumumkan setengah jam sebelum acara. Sementara hari Jumat banyak warga ke sawah dan kebun. Seharusnya diumumkan sejak malam dan diingatkan kembali pagi harinya. Dari dulu kepala desa sebelumnya pun seperti itu,” ujarnya.

Menurutnya, Musdes seharusnya menjadi ruang terbuka yang menjamin keterlibatan masyarakat dalam setiap proses pengambilan keputusan. Namun, pola komunikasi yang dinilai mendadak justru berpotensi mengurangi kualitas partisipasi publik.

Di sisi lain, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) disebut menyampaikan bahwa masih akan ada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) lanjutan. Meski demikian, hal ini belum sepenuhnya menjawab kekhawatiran warga terkait transparansi tahapan perencanaan.

Adapun hasil Musdes yang dihimpun meliputi perawatan lampu penerangan, penambahan titik lampu, serta penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT). Satu poin tambahan lainnya disebut ada, namun belum teridentifikasi secara rinci.

Upaya konfirmasi kepada Kepala Desa Hutabangun Jae telah dilakukan berulang kali oleh pihak terkait. Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi yang diberikan.

Minimnya respons tersebut semakin memperkuat pertanyaan publik terkait komitmen pemerintah desa dalam menjalankan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Musdes sejatinya menjadi ruang penting dalam memastikan kebijakan desa lahir dari aspirasi masyarakat secara terbuka dan inklusif. (Magrifatulloh).


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

MBG; Investasi Kecemerlangan vs Ketergantungan

Oleh: Gerardus D. Tukan FST, UNIKA Widya Mandira Kupang

| Minggu, 26 April 2026
Seminar Muro Digelar Yayasan Bina Sejahtera Dan Yayasan Plan Indonesia Minim Peserta.

Tedi Balalawe menyoroti minimnya partisipasi peserta seminar. Ia menyebut banyak kursi kosong dan kehadiran belum repres

| Minggu, 26 April 2026
Bupati Lembata Rayakan HUT ke-57 dengan Kembali ke Kantor Lama dan Menanam Harapan

Di tempat inilah kita pernah memulai dengan segala keterbatasan. Maka jangan sampai hari ini kita kehilangan semangat me

| Sabtu, 25 April 2026
Di Balik Peresmian Labkesmas Rp12,9 Miliar di Lembata, Ujian Layanan, Virus, dan Bakteri Menanti

Yang diuji bukan lagi bangunannya, tetapi konsistensi layanan, mulai dari ketersediaan tenaga analis, penerapan standar

| Sabtu, 25 April 2026
Aksi Tanam Pohon Warnai HUT ke-57 Bupati Lembata, Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Dalam kegiatan itu, Bupati menanam pohon jenis Malapari dan Kelapa Hibrida sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian

| Sabtu, 25 April 2026
Lomba Mewarnai Tingkat Paud Dan TKK Se-kabupaten Lembata Digelar, Bunda Paud Beri Apresiasi

Ursula Bayo mengatakan, Kegiatan lomba mewarnai ini bukan sekadar ajang untuk bermain warna, tetapi juga menjadi sarana

| Sabtu, 25 April 2026
Berikut Daftar Siswa SMP Yang Juara Lomba Lari 5 K, Tingkat Kabupaten Lembata

kita berharap dengan lomba seperti ini dan yang rencana kita lakukan setiap tahun akan melahirkan atlit-atlit muda be

| Sabtu, 25 April 2026
Guru TKK Berusia 65 Tahun Dianiaya, Akpersi NTT Desak Penegakan Hukum .

Akpersi mendesak penegakan hukum atas pencederaan martabat perempuan dan guru di tanah Lamaholot.

| Jumat, 24 April 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 20