Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Skor Pengadaan Lembata Cukup, Indek Profesionalisme ASN Masih Rendah

Masalah Utamanya, malas mengunggah (upload) dokumen dari SK CPNS hingga riwayat jabatan terbaru

Indonesiasurya
Selasa, 21 April 2026 | 22:38:54 WIB
Foto

Lewoleba – Di tengah sorotan tajam terhadap efisiensi birokrasi di Nusa Tenggara Timur, Kabupaten Lembata mencatatkan rapor moderat dalam tata kelola pemerintahan. Indeks Tata Kelola Pengadaan (ITKP) Kabupaten Lembata tahun 2025 berada di angka 66 dengan predikat ‘Cukup’.

Meski belum menyentuh angka prestisius, pencapaian ini menempatkan Lembata selangkah di depan beberapa kabupaten di daratan Flores, yang masih di bawah angka 60.

Namun, di skala regional, Lembata masih harus berjuang untuk mengejar Kabupaten Kupang yang berada di level 80-an, apalagi Kabupaten Sikka yang berhasil mencapai skor 89.

Sekretaris Daerah (Sekda) Lembata, Paskalis Ola Tapo Bali, menegaskan bahwa angka 66 bukan sekadar statistik, melainkan sinyal adanya pergerakan kinerja.

"Itu artinya ada progres. Itu kerja kolaborasi," ujar Paskalis saat memimpin apel kesadaran di halaman kantor Bupati Lembata, Senin (20/4/2026).

Paskalis membedah bahwa ITKP bukan hanya urusan Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ). Variabelnya menjangkau setiap perangkat daerah, mulai dari ketepatan waktu menyusun Rencana Umum Pengadaan (RUP), proses lelang, hingga disiplin pelaporan.

Namun, di balik optimisme ITKP, masih ada permasalahan dalam birokrasi Lembata: Indeks Profesionalisme (IP) ASN.

Pemerintah Pusat melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN) tengah menerapkan Manajemen Talenta. Ini adalah sistem meritokrasi yang tidak lagi melihat kedekatan politis, melainkan integrasi potensi dan kinerja. 

Imbalannya jelas: Dana Insentif Daerah (DID) bagi daerah dengan administrasi kepegawaian yang rapi.

Sayangnya, digitalisasi melalui aplikasi MyASN/SIASN tampaknya belum dikerjakan secara baik oleh para abdi negara di Lembata. Sekda Paskalis mensinyalir mayoritas ASN di wilayahnya masih memiliki nilai IP di bawah angka 50.

Penyebabnya klise namun fatal, ketidaktertiban mengunggah dokumen mandiri. Status IP ASN Lembata, mayoritas diprediksi kurang dari 50.

Masalah Utamanya, malas mengunggah (upload) dokumen dari SK CPNS hingga riwayat jabatan terbaru. Dampak lanjutan, penilaian kinerja individu buruk, indeks lembaga merosot, dan insentif daerah terancam melayang.

Dalam skema Manajemen Talenta, ASN dituntut proaktif dalam empat siklus: akuisisi, pengembangan, retensi, dan penempatan. MyASN hadir sebagai instrumen transparansi agar ASN bisa memantau karier mereka secara mandiri, mulai dari kenaikan pangkat hingga pensiun.

"Ini harus menjadi kebutuhan, bukan sekadar tugas. Seluruh administrasi kepegawaian itu menjadi kewajiban mandiri untuk melakukan update di MyASN," tegas Paskalis di hadapan barisan ASN.

Lembata kini berada di persimpangan. Dengan 41 Indikator Reformasi Birokrasi (IRB) yang harus dipenuhi, keberhasilan daerah ini tidak lagi ditentukan oleh tumpukan berkas fisik di meja pimpinan, melainkan sejauh mana para pegawainya mampu beradaptasi dengan ekosistem digital.

Jika ketidaktertiban data ini berlanjut, predikat 'Cukup' pada ITKP mungkin hanya akan menjadi anomali di tengah rendahnya profesionalisme birokrasi secara menyeluruh. (Prokompimkablembata)


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

Sosialisasi Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Lewobelen Berjalan Lancar dan Penuh Antusiasme

Kegiatan sosialisasi ini menjadi langkah awal sejalan dengan upaya pemerintah untuk menjadikan desa sebagai pilar utama

| Sabtu, 25 Juli 2026
Paskibra Sorsel Terima Materi Wawasan Kebangsaan, Perkuat Rasa Cinta kepada NKRI

Wawasan kebangsaan merupakan hal yang penting dan mendasar bagi kita semua terutama dalam kehidupan berbangsa dan berne

| Jumat, 24 Juli 2026
ABAIKAN VONIS PN LEMBATA, LURAH LEWOLEBA DIDUGA BANGKANG BAYAR SISA HUTANG RP70 JUTA

Pada 19 Juni 2026, Majelis Hakim PN Lembata mengabulkan sebagian gugatan. Yohanes Pati dinyatakan bersalah dan dihukum m

| Jumat, 24 Juli 2026
PLN UIP Nusra dan BIN Daerah NTT Perkuat Sinergi Dukung Proyek Strategis Ketenagalistrikan

"Kami siap terus menjalin komunikasi dan koordinasi yang baik dengan PLN agar pelaksanaan pembangunan infrastruktur stra

| Jumat, 24 Juli 2026
PLN UIP Nusra Rampungkan Stringing Section 6 SUTT 150 kV PLTMG Kupang Peaker/Panaf - Naibonat

Bersamaan dengan pelaksanaan pekerjaan tersebut, jajaran manajemen PLN UIP Nusra juga melakukan site visit pembangunan G

| Jumat, 24 Juli 2026
Sinkronisasi Perdana PLTU Lombok FTP-2 Unit 1 Berhasil, Tambahan Daya 50 MW Siap Perkuat Sistem Lombok

First synchronization merupakan tahapan ketika pembangkit untuk pertama kalinya dihubungkan dengan jaringan listrik sehi

| Jumat, 24 Juli 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 9