Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


PGRI Lembata Berbagi, Tutup Bulan Guru Nasional dengan Aksi Peduli di Dua Panti Asuhan

Frans Terong menutup pesannya dengan ajakan sederhana namun penuh makna: “Bermimpilah menjadi orang sukses, dan biarkan kakimu berjalan mengikuti mimpimu

Indonesiasurya
Sabtu, 29 November 2025 | 21:39:23 WIB
Foto

Lembata, Indonesiasurya.com -- Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Lembata menutup rangkaian Bulan Guru Nasional 2025 dengan aksi kemanusiaan bertajuk “PGRI Lembata Berbagi”.

Kegiatan ini diwujudkan melalui anjangsana pada dua panti asuhan, yakni Panti Asuhan St. Wilhelmus di Kota Baru dan Panti Asuhan St. Eugene di Lamahora.


Kegiatan yang semula direncanakan pada 23 November 2025, namun,  kesibukan persiapan HUT PGRI dan Hari Guru Nasional membuat aksi ini dijadwalkan ulang ke akhir bulan, sehingga baru terlaksana hari ini Sabtu, (29/11/2025)

Rombongan dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas Ketua PGRI Kabupaten Lembata, Fransiskus Terong, S.Pd, bersama Bendahara PGRI Kabupaten Lembata Yuliana Lipa, S.Pd, serta sejumlah pengurus dan anggota lainnya.

Dengan sikap penuh kehangatan, mereka disambut oleh para pengurus panti pada masing-masing titik kunjungan.


Pada kunjungan pertama di Panti Asuhan St. Wilhelmus, pihak pengurus menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian yang diberikan oleh para guru.

“Terima kasih untuk kunjungan ini. Semoga seluruh guru selalu dipermudah rezekinya dalam karya pengabdian,” ujar perwakilan pengurus saat menyambut rombongan.

Kunjungan kemudian dilanjutkan ke Panti Asuhan St. Eugene Lamahora.

Dalam sapaan penerimaannya, Pengurus panti, Silvester Singu Wutun menyampaikan terima kasih yang tulus atas perhatian dan kunjungan yang dibawa keluarga besar PGRI Lembata.
Silvester juga memberikan informasi bahwa secara de facto pengelolaan panti tersebut telah diserahkan kepada suster-suster dari Ordo RVM.

Dalam kesempatan itu, Fransiskus Terong memberikan pesan motivasi bagi anak-anak panti. Ia menegaskan bahwa kehadiran PGRI bukan hanya untuk berbagi, tetapi juga menyalakan harapan.

“Bulan Guru Nasional adalah saat bagi kami untuk memberi, bukan menerima. Kami berharap anak-anak di sini tetap bersyukur, tidak menyalahkan keadaan, dan terus belajar meraih masa depan. Hidup seperti roda—kita tidak pernah tahu kapan perubahan itu akan datang. Mungkin saja suatu hari anak-anak dari panti ini menjadi pemimpin negeri,” ujarnya memberi semangat.

Frans Terong menutup pesannya dengan ajakan sederhana namun penuh makna: “Bermimpilah menjadi orang sukses, dan biarkan kakimu berjalan mengikuti mimpimu. Jangan lupa bersyukur, dan jangan pernah melupakan orang-orang yang berjasa dalam hidupmu.”

Diketahui bahwa anak-anak dari kedua panti tersebut menempuh pendidikan dari jenjang SD hingga SMA, bahkan beberapa telah mengenyam bangku kuliah. Salah satu alumni Panti Asuhan St. Eugene tercatat telah sukses meniti karier sebagai dosen—sebuah bukti bahwa kesempatan dan motivasi dapat mengubah hidup siapa saja.

Aksi PGRI Lembata Berbagi bukan hanya menutup rangkaian peringatan Bulan Guru Nasional, tetapi sekaligus menegaskan kembali komitmen PGRI sebagai rumah besar para pendidik yang tak hanya mengajar di kelas, tetapi juga menghadirkan kepedulian nyata bagi masyarakat.

Aksi ini menjadi pengingat bahwa di balik peran guru, selalu tersimpan hati yang ingin menguatkan sesama, khususnya mereka yang membutuhkan pelukan solidaritas. (Hans)


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

Siapa Pelaku Pemotongan Rompong Nelayan Desa Balauring Lembata?

Meski ada kasak kusuk di tengah masyarakat, namun, belum ada cukup bukti tentang siapa dalang dibalik perbuatan tidak be

| Jumat, 17 April 2026
Jadi Agen BRI Link, Ama Sayang Akui Manfaat Positif Dan Keuntungan Ekonomi

selama melayani para pengguna jasa agen BRILink tidak pernah mendapatkan keluhan dan para pengguna jasa mengakui kecepat

| Jumat, 17 April 2026
Didukung IDEP, Barakat Gelar Workshop "Muro Moel Wutun" Libatkan Pemangku Adat Belen Raya Lewuhala.

Workshop ini menjadi ruang kolaborasi antara pengetahuan lokal dan kajian ilmiah terkait praktik Muro sebagai kearifan l

| Jumat, 17 April 2026
Pemda Lembata Serahkan Bantuan Kepada Korban Gempa Desa Babokerig Nagawutung

pentingnya penguatan mitigasi, terutama dengan adanya indikasi sesar aktif baru yang berpotensi menimbulkan risiko lanju

| Jumat, 17 April 2026
Kembangkan Program Jambu Mete, Pemda Lembata Bangun Sektor Perkebunan

Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas tanaman jambu mente sekaligus menyediakan sumb

| Jumat, 17 April 2026
ISU PENYALAHGUNAAN DANA BOS SMKN 2 GOWA MENGEMUKA,KEPSEK ALIM BAHARI BERI TANGGAPAN

Kami ingin memastikan kepada masyarakat bahwa penggunaan dana BOS di SMKN 2 Gowa selalu sesuai dengan aturan yang diteta

| Jumat, 17 April 2026
ISU PENYALAHGUNAAN DANA BOS SMKN 2 GOWA MENGEMUKA,

Kami ingin memastikan kepada masyarakat bahwa penggunaan dana BOS di SMKN 2 Gowa selalu sesuai dengan aturan yang diteta

| Jumat, 17 April 2026
BSKDN Validasi dan Verifikasi Kinerja Pemda Lembata Dalam Upaya, Turunkan Angka Pengangguran

Capaian ini merupakan hasil dari pelaksanaan berbagai program strategis, seperti pelatihan keterampilan kerja, pengemban

| Kamis, 16 April 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 8