Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


PLN UIP Nusra Gelar Pre-FPIC PLTP Ulumbu Unit 5 di Gendang Lale, Masyarakat Adat Sampaikan Aspirasi Pembangunan Jalan dan Tenaga Kerja Lokal

Kepala Teknik Panas Bumi (KTPB) Ulumbu, Roya Ginting, menjelaskan bahwa konsultasi bermakna merupakan forum diskusi dua arah yang memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan masukan, harapan, maupun kekhawatiran terkait pembangunan akses jalan dan jaringan pipa proyek geothermal

Indonesiasurya
Rabu, 27 Mei 2026 | 00:58:28 WIB
Foto

Manggarai, 25 Mei 2026 - PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) menggelar konsultasi bermakna atau pre Free Prior Informed Consent (Pre-FPIC) terkait rencana pembangunan akses jalan menuju lokasi proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulumbu Unit 5 berkapasitas 20 Megawatt (MW) di Gendang Lale, Desa Wewo, Kecamatan Satar Mese, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kegiatan yang dihadiri sebanyak 106 warga tersebut turut melibatkan jajaran PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Proyek (UPP) Nusra 2 dan Pusat Manajemen Proyek (Pusmanpro) sebagai bagian dari upaya PLN mengedepankan dialog terbuka bersama masyarakat sebelum pelaksanaan pembangunan proyek dilakukan.

Kepala Teknik Panas Bumi (KTPB) Ulumbu, Roya Ginting, menjelaskan bahwa konsultasi bermakna merupakan forum diskusi dua arah yang memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan masukan, harapan, maupun kekhawatiran terkait pembangunan akses jalan dan jaringan pipa proyek geothermal.

“Saat ini kami menggelar konsultasi bermakna untuk mendengar langsung masukan warga, khususnya masyarakat Gendang Lale, sebelum pengerjaan jalan dan pembangunan jaringan pipa dilakukan,” ujar Roya.

Menurut dia, PLN memastikan masyarakat memiliki hak penuh untuk menyampaikan persetujuan maupun penolakan secara terbuka tanpa adanya tekanan dalam proses konsultasi tersebut.

Dalam sesi diskusi, warga menyampaikan berbagai usulan, mulai dari pentingnya pembangunan saluran air di sekitar akses jalan hingga keterlibatan tenaga kerja lokal dalam pelaksanaan proyek.

“Fokus utama kami saat ini adalah penyerapan tenaga kerja lokal dan itu menjadi prioritas. Saat ini ada empat gendang yang terlibat di wilayah Desa Wewo dan nantinya akan ditentukan keterwakilan masing-masing,” kata Roya.

Warga Gendang Lale, Regina Nau, mengaku bersyukur dan bangga karena masyarakat, termasuk kaum perempuan, dilibatkan dalam proses diskusi terkait rencana pembangunan jalan menuju lokasi pengembangan PLTP Ulumbu Unit 5.

“Saya bersyukur karena PLN mau membangun jalan yang baik di Desa Wewo. Itu alasan saya hadir untuk mendengarkan langsung penjelasan dari PLN terkait kelanjutan proyek listrik ini,” tutur Regina.

Ia menilai pengembangan PLTP Ulumbu akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat luas. Menurut dia, warga juga bangga karena sumber energi panas bumi tersebut berasal dari wilayah Desa Wewo.

“Dari saya pasti mendukung rencana ini. Begitu juga ibu-ibu lain yang hadir di Gendang Lale, kami bangga dengan rencana pembangunan jalan ini,” ujarnya.

General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra, Rizki Aftarianto, mengatakan PLN berkomitmen menjalankan pengembangan proyek geothermal dengan pendekatan sosial yang inklusif serta menghormati ruang dialog bersama masyarakat adat.

“Masukan dari warga menjadi bagian penting dalam proses pengambilan keputusan agar proyek ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bersama,” kata Rizki.

Ia menambahkan, pengembangan PLTP Ulumbu Unit 5 diharapkan mampu mendukung penyediaan energi bersih di Flores sekaligus membuka peluang ekonomi dan pembangunan infrastruktur bagi masyarakat di sekitar wilayah proyek.[]


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

Temui Kepala Staf Kepresidenan, BPP DOB Dorong Provinsi Luwu Raya Masuk Agenda Strategis Nasional

Ketua Tim BPP DOB Provinsi Luwu Raya, H. Darwis Ismail, mengatakan pertemuan tersebut merupakan bagian dari ikhtiar me

| Selasa, 14 Juli 2026
Ahli Geothermal Luruskan Persepsi tentang WKP Mataloko dan Pemanfaatan Lahan PLTP

Berdasarkan data gambaran umum pengembangan PLTP Mataloko, luas WKP mencapai sekitar 996,2 hektare

| Selasa, 14 Juli 2026
Ahli Geothermal ITB: Pemanfaatan Air untuk Pengeboran PLTP Mataloko Bersifat Sementara

Pemanfaatan air Sungai Tiwu Bala untuk mendukung kegiatan pengeboran PLTP Mataloko telah memperoleh Izin Pengusahaan

| Senin, 13 Juli 2026
MPLS SMAN 1 Nagawutung TP 2026/2027 Resmi Dimulai, Wujudkan Sekolah Ramah dan Humanis

MPLS adalah ruang untuk mengenal lingkungan sekolah, membangun karakter, serta menumbuhkan semangat belajar

| Senin, 13 Juli 2026
Di Tengah Seruan Efisiensi, Kades Diminta Bayar Rp3 Juta untuk Ikut Bimtek

LIRA meminta Inspektorat untuk melakukan audit terhadap mekanisme pemungutan biaya kepada kepala desa.

| Senin, 13 Juli 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 15