Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Rehab ruang kelas SD Inpres Mudalerek Atadei Lembata belum rampung, siapa untung siapa buntung ?

Proyek yang dikerjakan oleh, PT Delta Amar Pradama dengan nilai kontrak 400 juta lebih tahun anggaran 2024 hingga kini belum terselesaikan.

Indonesiasurya
Selasa, 04 Maret 2025 | 12:01:37 WIB
Kabid SD dinas pendidikan Lembata

Lewoleba,Indonesiasurya.com - Proyek pelaksanaan rehab lima ruang kelas dan satu perpustakaan pada sekolah dasar inpres mudalerek kecamatan atadei kabupaten Lembata, NTT belum rampung, siapa untung siapa buntung?

Proyek yang dikerjakan oleh, PT Delta Amar Pradama dengan nilai kontrak 400 juta lebih tahun anggaran 2024 hingga kini belum terselesaikan.

Proyek dengan Nomor kontrak pendidikan/35/kontrak/PPK.dik.08/rehab.rks.sdimudalerek/SD/vii/2024 telah membangun ruang perpustakaan sementara lima ruang kelas belum juga beres hingga berakhir masa kontrak.

Dari lima ruang kelas yang direhab tiga ruang sudah 80% sementara dua lainnya baru 60% bahkan belum di atap

Vinsensia A.W Noning.,S.H plt.Kabid SD dinas pendidikan Lembata kepada media ini menjelaskan, terkait rehab ruang kelas SD mudalerek sesuai kontrak lima ruang kelas

"Baru dikerjakan 3 ruang kelas yang sudah mencapai 80% sementara 2 ruang sisa pekerjaan baru 60%" ujar Plt.Kabid SD

Uang dari pekerjaan, oleh kuasa direktur sudah cair 30% dari nilai kontrak 462.646.200, jadi yang terbayarkan sebesar, 138.793.860 dan
Anggaran di luncuran ke tahun anggaran 2025.
Saat ini proyek tersebut dikenakan denda keterlambatan ujar Yanti Noning.

Lebih jauh Plt. Kabid SD ini menjelaskan, soal Pekerjaan secara teknis kami percayakan pada PPK, namun demikian dinas tetap bangun komunikasi dengan ppk sesuai kentutan yang berlaku dan syarat kontrak.

Vinsensia menegaskan bahwa proyek ini sejak awal dirinya tidak mengikuti secara persisi namun karena, saat ini ia dipercayakan sebagai plt Kabid SD maka sebagai bentuk tanggungjawab mesti di dorong agar terselesaikan secara baik.
"Kami dari pihak dinas berharap agar pelaksana proyek segera respon dengan melakukan Percepatan untuk selesaikan pekerjaan tersisa sesuai kesepakatan dalam kontrak" pungkas Noning.

Sementara itu Kepala dinas Pendidikan Lembata, Wenslaus Ose melalui sambungan seluler menjelaskan bahwa, anggaran proyek baru dicairkan 30% dan pihaknya terus bangun komunikasi dengan pihak pelaksana untuk segera rampungkan pekerjaan 


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

Pemkot Denpasar Salurkan Bantuan Rp700 Juta untuk Korban Gempa NTT

Gubernur Bali, I Wayan Koster, mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan oleh pemerintah daerah di seluruh Bali yang de

| Senin, 31 Agustus 2026
Bupati Lembata Resmikan Pemanfaatan Sumur Bor, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Kekeringan

Peresmian tersebut menjadi salah satu langkah nyata pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan mendasar masyarakat terha

| Minggu, 30 Agustus 2026
KISRUH UMRAH JOMBANG! Travel Bantah Keras Tuduhan, Sebut Tiket Sudah Disiapkan

PT Annisa Ahmada Travelindo menegaskan: tiket telah disiapkan, pihak travel telah berada di bandara, dan perusahaan meny

| Minggu, 30 Agustus 2026
Bupati Lembata Serahkan SK Kepala Sekolah dan Guru, Tegaskan Jabatan Bukan Akhir Pengabdian

Dalam arahannya, Bupati Kanis Tuaq menegaskan bahwa jabatan kepala sekolah bukan sekadar posisi administratif, melainkan

| Sabtu, 29 Agustus 2026
Akhiri Ketidakpastian Pengukuran Tanah, BPN Lembata Luncurkan Sistem FIFO Terjadwal

Pengukuran bidang tanah, yang menjadi salah satu tahapan penting dalam menghasilkan data pertanahan, kini dikelola berda

| Jumat, 28 Agustus 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 8