Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Siapkan Kapal LDF Surabaya–Lewoleba Rizky Dwianda, "Kami Butuh Masukan Mengenai Komoditas, Kebutuhan Logistik, Dan Ekosistem Usaha Di Lembata"

Rizky juga menyampaikan bahwa ASDP siap melayani lintasan yang dinilai belum menarik secara komersial sebagai bagian dari komitmen pelayanan kepada masyarakat.

Indonesiasurya
Rabu, 10 Juni 2026 | 19:51:16 WIB
Bupati bersama jajaran ASDP

Lembata – Group Head Bisnis Pelayaran Komersial PT ASDP Indonesia Ferry, Rizky Dwianda, dalam diskusi antara jajaran ASDP dan Pemerintah Kabupaten Lembata di Kuma Resort, Lewoleba, Rabu (10/6/2026) Menjelaskan, PT ASDP Indonesia Ferry Indonesia siap menjajaki trayek kapal Ro-Ro jarak jauh atau long distance Ferry (LDF).

Rute pelayaran ini akan langsung menghubungkan Surabaya dengan kota Lewoleba Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur.

Rencana mengemuka dalam pertemuan yang juga dihadiri Bupati Lembata bersama jajaran pemerintah daerah, Asisten I, II, dan III, Kepala Dinas Perhubungan, Perindustrian dan Perdagangan, Perikanan, serta pelaku usaha ekspedisi, di antaranya Trans Lembata dan Rusto Ekspedisi.

Rizky Dwianda Group Head Bisnis Pelayaran Komersial PT ASDP Indonesia Ferry mengatakan pihaknya berkomitmen memperluas layanan pelayaran ke kawasan timur Indonesia, termasuk Nusa Tenggara Timur.

Menurut Rizky, ASDP saat ini tengah mengembangkan lintasan jarak jauh dengan basis operasional di Surabaya dan Kupang. Sejumlah rute telah dipetakan untuk mendukung distribusi barang dan mobilitas penumpang.

"Kami ingin mengetahui kebutuhan pelaku usaha di Lembata. Potensi daerah ini cukup besar dan kami siap berdiskusi untuk menemukan solusi terbaik. Yang kami butuhkan adalah masukan mengenai komoditas, kebutuhan logistik, dan ekosistem usaha yang ada," katanya.

Ia menjelaskan, ASDP saat ini mengoperasikan sembilan kapal di wilayah Kupang dan memiliki berbagai jenis kapal dengan kapasitas kecil, sedang, hingga besar yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan lintasan.

Menurutnya, kehadiran kapal Ro-Ro jarak jauh dapat membantu menekan biaya logistik sekaligus membuka akses pasar yang lebih luas bagi hasil bumi dan produk perikanan dari Lembata.

Rizky juga menyampaikan bahwa ASDP siap melayani lintasan yang dinilai belum menarik secara komersial sebagai bagian dari komitmen pelayanan kepada masyarakat.

"Kami ingin memastikan kapal yang ditempatkan sesuai kebutuhan daerah. Karena itu kami perlu mengetahui kondisi pasar dan kebutuhan riil masyarakat maupun pelaku usaha," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Lembata menyambut baik rencana pembukaan trayek tersebut. Ia menilai kehadiran kapal Ro-Ro langsung dari Surabaya akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama mahasiswa yang menempuh pendidikan di Pulau Jawa, petani, nelayan, serta pelaku usaha.

Menurut Bupati, layanan pelayaran baru harus mampu menghadirkan tarif yang kompetitif dan manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, bukan hanya segelintir pihak.

"Kehadiran ASDP harus menjadi solusi untuk menekan biaya transportasi yang selama ini masih mahal. Ini perusahaan milik negara sehingga orientasinya juga harus pada pelayanan masyarakat," tegasnya.

Bupati bahkan menargetkan pelayaran perdana rute Surabaya–Lewoleba dapat dilaksanakan pada 12 Oktober 2026 bertepatan dengan peringatan Hari Otonomi Daerah. Namun demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah tahapan teknis yang harus diselesaikan.

Selain itu, ia menegaskan bahwa trayek yang dibuka nantinya harus tetap menjadikan Lembata sebagai titik singgah utama. Bahkan terbuka peluang pengembangan rute yang menghubungkan Surabaya, Lewoleba, Atapupu hingga Timor Leste.

Terkait kesiapan infrastruktur, Bupati meminta seluruh pihak untuk saling mendukung dalam upaya  peningkatan fasilitas pelabuhan, termasuk kemungkinan pembangunan sarana pendukung dan perbaikan pelabuhan secara menyeluruh agar aktivitas ekspedisi dapat berkembang dengan basis operasional di Lembata.

Di akhir pertemuan, Bupati meminta seluruh pemangku kepentingan memberikan dukungan agar rencana pelayaran perdana dapat terwujud sesuai target. Ia juga mengapresiasi dukungan dari pemerintah daerah tetangga seperti Flores Timur dan Alor yang siap mendukung pengembangan konektivitas antarwilayah di Nusa Tenggara Timur.

"Tujuan utama kita adalah melayani rakyat dan mempercepat pembangunan agar Lembata tidak tertinggal dari daerah lain," pungkasnya.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

11 Kawasan Kumuh Jadi Pekerjaan Rumah, Lembata Susun Peta Jalan Hunian 20 Tahun

RP3KP menjadi dokumen strategis pembangunan sekaligus syarat penting bagi Lembata untuk mengakses Dana Alokasi Khusus Te

| Kamis, 10 September 2026
Ini pesan Bupati Lembata saat tutup Lokakarya desiminasi capaian dan proyek pantai Kerjasama YBS dan Plan

Adaptasi harus menjadi bagian yang tak terpisahkan dari seluruh langkah kita: mulai dari penyusunan rencana pembangunan,

| Rabu, 09 September 2026
Liga Persebata 2026 Resmi Bergulir, Wabup Nasir Tekankan Sportivitas, Disiplin, dan Persatuan

Wakil Bupati Lembata H. Muhamad Nasir, menegaskan bahwa sepak bola mengajarkan nilai penting dalam kehidupan, yakni kerj

| Rabu, 09 September 2026
MAJELIS HAKIM MENYATAKAN BERSALAH! H. Asmar Lambo Dijatuhi Hukuman 3 Tahun Penjara

Selain barang bukti dari penuntut umum, majelis hakim juga mempertimbangkan alat bukti yang diajukan pihak terdakwa, di

| Rabu, 09 September 2026
Kapolrestabes Makassar Gaspol! 355 Motor Diamankan, Busur & Ketapel Ikut Ditemukan

Penindakan menyasar berbagai pelanggaran, mulai dari knalpot brong, pelanggaran TNKB, hingga pengendara yang tidak memen

| Rabu, 09 September 2026
YKS Terjunkan 15 Enumerator Data Anak PMI

Langkah strategis ini diinisiasi Migrant Care Jakarta dan YKS untuk mengumpulkan data lapangan yang valid, mutakhir, da

| Selasa, 08 September 2026
CARUT MARUT MUTASI KEPALA SEKOLAH DI DINAS PENDIDIKAN LEMBATA

Seolah-olah mutasi ini bukan untuk meningkatkan mutu pendidikan, melainkan sekadar sarat pemenuhan keinginan pihak-pihak

| Senin, 07 September 2026
Setelah ditahan karena dokumen kapal habis masa berlaku, KM. Ile Mandiri kembali berlayar.

Banyak penumpang akhirnya mencari jalan alternatif dengan mencari pelayaran lain dengan tol laut dari lewoleba

| Jumat, 04 September 2026
Gerak cepat BPBD Lembata dan Unit Siaga SAR temukan warga Baopana yang tenggelam.

Atas kejadian ini warga menghubungi pihak Pemerintah Desa untuk meminta bantuan ke BPBD Lembata dan Unit Siaga SAR Lemba

| Minggu, 06 September 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 6