Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


YKS Terjunkan 15 Enumerator Data Anak PMI

Langkah strategis ini diinisiasi Migrant Care Jakarta dan YKS untuk mengumpulkan data lapangan yang valid, mutakhir, dan objektif terkait dampak sosial migrasi di tingkat basis

Indonesiasurya
Selasa, 08 September 2026 | 20:38:51 WIB
Keterangan foto : salah seorang enumerator sedang melakukan pendataan di desa Watotutu, Kecamatan Ile Mandiri, Flores Timur

FLORES TIMUR — Yayasan Kesehatan untuk Semua (YKS) resmi menerjunkan 15 enumerator  untuk melaksanakan Asesmen Kelompok Rentan terkait Anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan Purna PMI dengan Disabilitas. Kegiatan pendataan lapangan berlangsung selama tiga pekan, terhitung sejak 7 September hingga 28 September 2026.

Langkah strategis ini diinisiasi Migrant Care Jakarta dan YKS  untuk mengumpulkan data lapangan yang valid, mutakhir, dan objektif terkait dampak sosial migrasi di tingkat basis. Data yang terhimpun nantinya akan menjadi basis advokasi kebijakan perlindungan sosial, mulai dari tingkat desa, kabupaten, hingga tingkat nasional.

Direktur YKS, Mansetus Balawala menjelaskan bahwa ketersediaan data yang terpilah mengenai pekerja migran dan keluarganya sangat krusial. Hal ini sejalan dengan amanat  Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia yang menegaskan pentingnya memperkuat upaya perlindungan di tingkat lokal melalui penyusunan perencanaan layanan yang tepat sasaran.

Tiga Kelompok Rentan Jadi Sasaran Utama

Survei komprehensif ini dilakukan secara door-to-door (tatap muka) menggunakan aplikasi pendataan digital. Tim enumerator yang diambi dari kader Desa Peduli Buruh Migran (DESBUMI)  memprioritaskan tiga kriteria sasaran utama yaitu, pertama, anak yang ditinggalkan orang tuanya, baik salah satu maupun kedua orang tua yang saat ini sedang bekerja aktif di luar negeri. Kedua, anak pekerja migran dengan disabilitas, atau anak yang mengalami hambatan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari  dan Keriga, Purna pekerja migran dengan hambatan fungsional, baik akibat kecelakaan kerja maupun penyakit pasca-migrasi yang membatasi gangguan fisik, sensorik, maupun mental mereka.

Seluruh proses pengumpulan data dipastikan memegang teguh prinsip persetujuan responden (informed consent), menjaga kerahasiaan informasi, serta menghormati hak privasi anak dan kelompok rentan. 

Kegiatan pendataan ini dilakukan  di 15 Desa Peduli Buruh Migran (DESBUMI) yang menjadi wilayah dampingan YKS di dua kabupaten yakni;  Kabupaten Lembata 12 Desa yang tersebar di wilayah Kecamatan Ile Ape, Ile Ape Timur, dan Lebatukan. Sementara di Kabupaten Flores Timur meliputi 3 Desa yakni,  Desa Riangkotek dan Desa Baulukhering di Kecamatan Lewolema, serta Desa Watotutu di Kecamatan Ile Mandiri..

Selain untuk memetakan kondisi riil di lapangan, hasil asesmen ini diproyeksikan sebagai instrumen penting bagi pemerintah desa. Database yang bersih dan akurat diharapkan dapat digunakan oleh Pemerintah Desa dan Kader DESBUMI untuk merumuskan usulan program kerja yang berpihak pada kelompok rentan dalam penyusunan Daftar Usulan Rencana Kerja Pemerintah Desa (DU-RKPDes) melalui forum Musrenbangdes.

‘’Kami  pun telah melayangkan surat permohonan izin dan dukungan kepada para Kepala Desa di wilayah sasaran. Pemerintah desa diharapkan dapat membantu mengarahkan tim enumerator kepada pihak-pihak yang relevan, guna memastikan kelompok-kelompok yang selama ini luput dari intervensi program pembangunan bisa mendapatkan akses perlindungan kesehatan dan sosial yang layak. (*)


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

CARUT MARUT MUTASI KEPALA SEKOLAH DI DINAS PENDIDIKAN LEMBATA

Seolah-olah mutasi ini bukan untuk meningkatkan mutu pendidikan, melainkan sekadar sarat pemenuhan keinginan pihak-pihak

| Senin, 07 September 2026
Setelah ditahan karena dokumen kapal habis masa berlaku, KM. Ile Mandiri kembali berlayar.

Banyak penumpang akhirnya mencari jalan alternatif dengan mencari pelayaran lain dengan tol laut dari lewoleba

| Jumat, 04 September 2026
Gerak cepat BPBD Lembata dan Unit Siaga SAR temukan warga Baopana yang tenggelam.

Atas kejadian ini warga menghubungi pihak Pemerintah Desa untuk meminta bantuan ke BPBD Lembata dan Unit Siaga SAR Lemba

| Minggu, 06 September 2026
Laga Eksibisi Pemda Lembata vs Kades dan Camat Ile Ape tandai bergulirnya Liga Persebata 2026

Liga Persebata 2026 turnamen sepak bola paling bergengsi di Kabupaten Lembata itu dilaksanakan di Lapangan Dadu Beliung,

| Minggu, 06 September 2026
Perkuat Peran Tokoh Lokal, PKS Demak Gelar Pelatihan Orientasi Partai untuk Kawal Aspirasi Rakyat

Ketua Umum DPD PKS Demak, Eko Setio Budi Utomo, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan pentingnya peran serta aktif kader

| Senin, 07 September 2026
Surat somasi beredar luas di medsos, Bupati Lembata Kanisius Tuaq "saya tidak mau menghakimi siapapun"

Saya menghormati hak setiap warga negara untuk menempuh jalur hukum. Namun saya tegaskan dengan sangat jelas: persoalan

| Minggu, 06 September 2026
Hama kutu putih serang tanaman di Lembata, dinas pertanian gerak cepat antisipasi penyebaran.

PLT kadis pertanian, Ade Hasan Yusuf kepada media ini melalui pesan singkat wa menulis, terkait serangan hama kutu putih

| Sabtu, 05 September 2026
Lima mobil operasional BPBD Lembata rusak, Siapa makan Anggaran perbaikan?

Kalau ada anggaran yang dikeluarkan tapi kendaraan belum juga bisa beroperasi, orang bisa berpersepsi jangan-jangan u

| Sabtu, 05 September 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 6