Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Yoan Lucano "Saya Berikan Apresiasi kepada Pemda Lembata yang Beli Jagung Untuk Cadangan Pangan dan Bukan Untuk Dapat Keuntungan"

Tepat pemerintah daerah kabupaten Lembata dibawah komando Bung Kanis dan Nasir mengambil langkah taktis membuat jagung petani tidak mubasir tapi memiliki nilai ekonomi sekaligus menyiapkan cadangan pangan pemerintah.

Indonesiasurya
Minggu, 15 Juni 2025 | 17:50:03 WIB
Panen jagung di Lembata

Lembata,Indonesiasurya.com - Menanggapi berbagai informasi terkait jual beli jagung d kabupaten Lembata, Steven Beda warga kota Lewoleba kepada media ini menjelaskan bahwa, memang ada beragam informasi yang cukup membuat petani kita bingung.

Steven mengatakan, ada banyak informasi tentang Pola beli dan jual yang terjadi sekarang dan cukup membingungkan petani.

Ada informasi yang menjelaskan bahwa, modal dan harga ditentukan pemda dan bulog hanya sebagai pelaksana, ada juga informasi menyebutkan, modal oleh bulog sehingga harga ditentukan oleh bulog..
Lalu ada pertanyaan begini, jika modal dari pemda ,maka pola kerjasamanya seperti apa?
Apakah dengan penyertaan modal ke bulog lalu, bulog melakukan transaksi jual beli jagung dan mengembalikan penyertaan modal pemerintah?

Saya mau katakan jika informasi bahwa uang dari pemda lalu bulog beli dan jual dan untungnya jadi PAD, maka saya pikir ini salah besar karena bulog bukan milik daerah .dan daerah bukan perusahaan swasta sehingga dapat melakukan pola pasar sekehendak pengusaha swasta.

Saya mau katakan bahwa, daerah punya mekanisme dan regulasi yang ketat soal keluar masuk uang tegas Beda.

Sementara itu Yoan Lucano tokoh muda Lembata, diminta komentarnya terkait beragam informasi tentang konsep pemerintah dalam lakukan pembelian  jagung petani menjelaskan bahwa, memang ada banyak hal yang belum ditangkap secara baik dan hal inilah kemudian membingungkan petani  namun, jika dipahami secara menyeluruh hal tersebut merupakan terobosan yang memiliki nilai manfaat.

Yoan Lucano kepada media ini menjelaskan bahwa, informasi yang didapatnya menyebutkan bahwa, Pemerintah membeli jagung untuk cadangan pangan dan bagi saya itu merupakan sebuah konsep yang menarik dan mesti mendapat apresiasi karena,  meski terjadi efisiensi dari pusat yang berimbas ke anggaran daerah tetapi pemerintah daerah kabupaten Lembata dibawah komando Bung Kanis dan Nasir mengambil langkah taktis membuat jagung petani tidak mubasir tapi memiliki nilai ekonomi sekaligus menyiapkan cadangan pangan pemerintah.

Bagi Yoan Lucano langkah ini sudah tepat, karena peran pemerintah Daerah memfasilitasi pembelian/ pemasaran komoditi jagung milik petani Lembata

Pembelinya bisa Bulog atau pengusaha . Jika ada pihak yang membeli dari petani lalu mengolahnya lagi untuk memenuhi standar kualitas Bulog sehingga dapat menjualnya ke Bulog, itu pun hal yang baik asalkan bargaining harga tidak merugikan petani jagung ujar Lucano

Dalam kaca mata saya, pemerintah daerah membeli jagung untuk Cadangan Pangan yang kemudian dapat diolah untuk, kepentingan Cadangan Pemerintah. Dan Bukan untik diperjualbelikan atau untuk mendapatkan keuntungan karena, Pemerintah bukanlah lembaga usaha atau lembaga yang berorientasi profit.

Saya melihat bahwa, Jika hari ini Bapak Bupati dan Wakil terlihat sangat aktif mengupayakan berbagai aksi terkait jagung,, saya berkeyakinan bahwa, motif utamanya adalah agar jagung petani tidak mubasir dan petani bisa mendapatkan nilai tambah dalam pendapatannya.

Bagi saya Lanjut Yoan Lucano, Motif ini tertuang dalam program prioritas dan gerakan 100 hari kerja. Dan konteksnya adalah memfasilitasi


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

SMAN 1 Nagawutung Tegaskan Komitmen pada Budaya Ilmiah Lewat Ujian KTI

Karya Tulis Ilmiah adalah ajang yang sangat bermartabat dalam posisi kita sebagai orang terpelajar,” tegasnya di hadap

| Senin, 02 Maret 2026
Nasir di Balauring: Dari Mimbar Ramadan, Wabup Lembata Bicara Iman, Algoritma, dan Pancasila

Dalam kultum yang disampaikannya, Wabup Nasir mengajak jamaah menengok kembali cara para pendiri bangsa merumuskan Indon

| Senin, 02 Maret 2026
Bulan Ramadan 1447 H, PLN Hadirkan Promo Tambah Daya Melalui PLN Mobile

layanan digital PLN Mobile untuk memastikan kecukupan daya listrik di rumah, sehingga aktivitas ibadah dan kebersamaan k

| Senin, 02 Maret 2026
Target Belum Terpenuhi, PT Krakatau Steel Percepat Pembangunan SPPG di Lembata

Proyek ini merupakan kolaborasi antara Badan Gizi Nasional dan PT Krakatau Steel, dengan lingkup pengerjaan mencakup pul

| Sabtu, 28 Februari 2026
Ramadan Penuh Berkah: Kapolres Bulukumba Borong Dagangan UMKM, Bagikan Gratis ke Pengendara

Takjil yang diborong tersebut kemudian dibagikan kepada para pengendara dan masyarakat yang melintas sebagai menu berbuk

| Sabtu, 28 Februari 2026
Wujud Kepedulian Sosial, YBM PLN Salurkan 45 Ribu Paket Bingkisan Sepanjang Ramadan 1447 H,

Program ini berasal dari zakat para pegawai muslim PLN yang dikelola secara amanah melalui YBM PLN

| Sabtu, 28 Februari 2026
Dari Knalpot ke Tajwid: Cara Nyeleneh Polisi Bulukumba Tertibkan Pengendara

Para pelanggar lalu lintas, khususnya pengendara yang tidak menggunakan helm, tidak hanya diberikan teguran, tetapi juga

| Sabtu, 28 Februari 2026
Tercium Aroma Tak Sedap Dari Rencana Investasi Garam Lembata, DPRD Buka Suara.

5 ribu hektar itu bukan lahan yang sedikit, dan anehnya semua di kedang, lalu desa yang memiliki lahan pada hamparan dib

| Jumat, 27 Februari 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 7