Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Bakar pagar bambu, Jaksa di Lembata tuntut Beda Mukin 4 Tahun Penjara, sama seperti tuntut terdakwa perkara Korupsi.

dalam persidangan, fisik telur penyu yang katanya rusak itu tidak mampu dihadirkan oleh Penuntut Umum

Indonesiasurya
Senin, 03 Maret 2025 | 14:21:08 WIB
D ruang sidang

Lewoleba, Indonesiasurya.com - Sidang perkara Pidana umum dugaan melanggar Pasal 40A ayat (1) huruf g Jo. Pasal 21 ayat (2) huruf Undang-undang Nomor 32 Tahun 2024 Tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 Tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem dengan terdakwa Gregorius Beda Mukin telah masuk agenda Tuntutan Jaksa Penuntut Umum pada Senin 3 Maret 2025.

Beda Mukin warga Desa Bour, Kecamatan Nubatukan yang didakwa  oleh Jaksa Penuntut Umum dengan dakwaan tunggal, dituntut 4 Tahun penjara, sama persis dengan tuntutan Jaksa pada Kejaksaan Negeri Lembata terhadap terdakwa kasus tindak pidana korupsi di Lembata yang menjerat salah satu pengusaha di Lembata baru-baru ini, hal ini disampaikan Direktur LBH SIKAP Lembata Juprians Lamablawa di Lewoleba.

Menurut Juprian, ia menghargai kerja Penuntut Umum yang telah berusaha menggali fakta sidang semaksimal mungkin dalam perkara yang dihadapi Beda Mukin, namun dirinya juga menyayangkan seorang Beda Mukin dituntut dengan sangat berat oleh Jaksa Penuntut Umum, Juprian menyampaikan kalau Beda Mukin disetarakan dengan Orang yang diduga melakukan tindak korupsi, kalau kasus ini Extraordinary crime  mungkin bisa demikian, namaun ini pidana umum, masa sama dengan perkataan pidana luar biasa....? ini sangat di sayangkan, karena bakar pagar bambu dituntut sama beratnya dengan orang yang didakwa dengan pasal Tindak Pidana Korupsi yang adalah Extraordinary crime.

Menurutnya seorang penegak hukum dalam menegakan hukum, selain memperhatikan kepastian hukum, juga memperhatikan nilai-nilai keadilan, bagaimana mungkin seorang yang bakar pagar bambu dituntut sama dengan orang yang dituduh melakukan Extraordinary crime (Korupsi).

Menurut Lamabelawa, kliennya dituduh melanggar Pasal 40A ayat (1) huruf g Jo. Pasal 21 ayat (2) huruf Undang-undang Nomor 32 Tahun 2024 Tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 Tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem, karena membakar pagar bambu yang mengakibatkan rusaknya sejumlah telur penyu yang dilindungi disekitar pagar bambu tersebut, namun dalam persidangan, fisik telur penyu yang katanya rusak itu tidak mampu dihadirkan oleh Penuntut Umum, ini perkara aga aneh juga, terdakwa dituntut dengan menggunakan undang-undang Konservasi, namum barang bukti berupa telur penyu yang katanya rusak akibat perbuatan terdakwa tidak pernah ada selama persidangan berlangsung, memang aneh dalam penegakan hukum, tapi nyatanya ada di Lembata dan dialami oleh klien kami, terang Juprian.

Sebagai Kuasa Hukum Gregorius Beda Mukin LBH SIKAP Lembata akan hadapi tuntutan Jaksa ini dengan melakukan Pembelaan terhadap klien kami dengan mengajukan Pledoi/Pembelaan pada sidang berikutnya yang dijadwalkan pada hari Kamis, 6 Maret 2025 mendatang.

Untuk diketahui Gregorius Beda Mukin warga Desa Bour Kecamatan Nubatukan adalah anggota Linmas di Desa Bour Kecamatan Nubatukan, yang membakar pagar bambu milik Densianus Ado Nunang warga Desa Riabao, Kecamatan Nagawutung,

Beda Mukin membakar pagar bambu yang katanya kandang penetasan tukik lantaran pemilik pagar bambu menaruh itu racun dipinggir pagar yang mengakibatkan matinya puluhan anjing milik warga Desa Bour Kecamatan Nubatukan.

Matinya puluhan anjing desa Bour tersebut telah dilaporkan ke pihak Kepolisian Resort Lembata, namun sampai hari ini tidak ada perkembangan terkait aduan warga desa Bour Kecamatan Nubatukan tersebut.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

Bupati Kanis Dorong Peremajaan Jambu Mete, Lembata Kejar Investasi 2 Ribu Hektar

Rapat koordinasi yang dihadiri para penyuluh pertanian, Kepala Bappelitbangda, serta Plt. Kadis Pertanian dan Ketahanan

| Senin, 31 Agustus 2026
Pemkot Denpasar Salurkan Bantuan Rp700 Juta untuk Korban Gempa NTT

Gubernur Bali, I Wayan Koster, mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan oleh pemerintah daerah di seluruh Bali yang de

| Senin, 31 Agustus 2026
Bupati Lembata Resmikan Pemanfaatan Sumur Bor, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Kekeringan

Peresmian tersebut menjadi salah satu langkah nyata pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan mendasar masyarakat terha

| Minggu, 30 Agustus 2026
KISRUH UMRAH JOMBANG! Travel Bantah Keras Tuduhan, Sebut Tiket Sudah Disiapkan

PT Annisa Ahmada Travelindo menegaskan: tiket telah disiapkan, pihak travel telah berada di bandara, dan perusahaan meny

| Minggu, 30 Agustus 2026
Bupati Lembata Serahkan SK Kepala Sekolah dan Guru, Tegaskan Jabatan Bukan Akhir Pengabdian

Dalam arahannya, Bupati Kanis Tuaq menegaskan bahwa jabatan kepala sekolah bukan sekadar posisi administratif, melainkan

| Sabtu, 29 Agustus 2026
Akhiri Ketidakpastian Pengukuran Tanah, BPN Lembata Luncurkan Sistem FIFO Terjadwal

Pengukuran bidang tanah, yang menjadi salah satu tahapan penting dalam menghasilkan data pertanahan, kini dikelola berda

| Jumat, 28 Agustus 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 10