Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Bencana Datang Bukan Sekadar Alam, tapi Juga Kelalaian

Penulis : Yoseph Richardo Pati Darang Nim. : 43123069 Semester 5 Jurusan ilmu komunikasi Universitas Widya Mandira Kupang

Indonesiasurya
Kamis, 11 Desember 2025 | 23:01:19 WIB
Ilustrasi

Setiap kali bencana terjadi, alasan yang paling sering terdengar adalah faktor alam. Hujan deras, cuaca ekstrem, atau kondisi geografis kerap dijadikan penyebab utama. Padahal, jika ditelisik lebih jauh, banyak bencana justru diperparah oleh kelalaian manusia dan lemahnya tata kelola lingkungan.

Alih fungsi lahan yang tidak terkendali, pembangunan tanpa kajian risiko bencana, serta buruknya sistem drainase menjadi contoh nyata bagaimana kebijakan dan perilaku manusia berkontribusi terhadap bencana. Banjir, misalnya, bukan semata akibat curah hujan tinggi, melainkan juga akibat sungai yang menyempit, hutan yang gundul, dan kawasan resapan air yang hilang.

Kelalaian juga terlihat dari minimnya upaya mitigasi. Peringatan dini sering kali tidak optimal, edukasi kebencanaan masih terbatas, dan simulasi penanganan bencana jarang dilakukan secara serius. Akibatnya, masyarakat selalu berada dalam posisi korban, bukan pihak yang siap dan tangguh menghadapi risiko.

Lebih ironis lagi, bencana sering dimanfaatkan sebagai panggung pencitraan, sementara evaluasi kebijakan jarang dilakukan secara menyeluruh. Bantuan datang saat darurat, namun pencegahan jangka panjang sering dilupakan setelah situasi mereda. Pola ini berulang dari satu bencana ke bencana lainnya.

Sudah saatnya cara pandang terhadap bencana diubah. Bencana bukan hanya urusan alam, tetapi cerminan dari kualitas perencanaan, kepemimpinan, dan kepedulian bersama terhadap lingkungan. Tanpa keseriusan dalam mitigasi dan penegakan aturan, bencana akan terus menjadi “langganan” yang merugikan masyarakat paling rentan.

Dengan mengakui bahwa kelalaian manusia berperan besar dalam bencana, kita memiliki peluang untuk berubah. Kesadaran kolektif, kebijakan yang tegas, serta partisipasi masyarakat adalah kunci agar bencana tidak lagi selalu berakhir sebagai tragedi yang berulang.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

Bupati Lembata Resmikan Pemanfaatan Sumur Bor, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Kekeringan

Peresmian tersebut menjadi salah satu langkah nyata pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan mendasar masyarakat terha

| Minggu, 30 Agustus 2026
KISRUH UMRAH JOMBANG! Travel Bantah Keras Tuduhan, Sebut Tiket Sudah Disiapkan

PT Annisa Ahmada Travelindo menegaskan: tiket telah disiapkan, pihak travel telah berada di bandara, dan perusahaan meny

| Minggu, 30 Agustus 2026
Bupati Lembata Serahkan SK Kepala Sekolah dan Guru, Tegaskan Jabatan Bukan Akhir Pengabdian

Dalam arahannya, Bupati Kanis Tuaq menegaskan bahwa jabatan kepala sekolah bukan sekadar posisi administratif, melainkan

| Sabtu, 29 Agustus 2026
Akhiri Ketidakpastian Pengukuran Tanah, BPN Lembata Luncurkan Sistem FIFO Terjadwal

Pengukuran bidang tanah, yang menjadi salah satu tahapan penting dalam menghasilkan data pertanahan, kini dikelola berda

| Jumat, 28 Agustus 2026
Bantuan Nelayan & Pangan Diserahkan, Bupati Lembata Buka Konektivitas dan Pariwisata Baru di Kedang

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan program ini bukan sekadar bantuan sosial, melainkan instrumen stabilitas pangan dan

| Kamis, 27 Agustus 2026
DPW SULSEL ELANG MAS Baramakassar Desak Polda Jambi: Jangan Ada Lagi Kekerasan terhadap Jurnalis

Ketua Komunitas Media Online Baramakassar sekaligus Humas JAMIRA, Arfah Amiruddin (Bara Makassar), meminta aparat kepoli

| Kamis, 27 Agustus 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 6