Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


HMI Cabang Kupang Kecam Keras Buruknya Pengawasan Distribusi MBG, Buntut Dugaan Sejumlah Siswa Keracunan Usai Konsumsi MBG,

Perlu ada peningkatan Standar Keamanan dan Kualitas Pangan. Menyusun standar operasional prosedur (SOP) yang jelas

Indonesiasurya
Rabu, 23 Juli 2025 | 00:09:38 WIB
Foto

Indonesiasurya.com, Kupang -  Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kupang mengecam keras insiden keracunan siswa-siswi di SMPN 8 Kupang diduga akibat konsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG), Selasa 22 Juli 2025.

Hal itu disampaikan Ketua terpilih/formatur HMI Cabang Kupang, M. Farid Ridha kepada media ini, Rabu (23/7/2025) di Kupang.

“HMI Cabang Kupang mengecam keras buruknya pengawasan dalam distribusi MBG. Pihak sekolah dan instansi terkait harus bertanggungjawab atas kejadian ini dan segera lakukan evaluasi menyeluruh,” tegas Farid Ridha.

Menurutnya, kejadian ini bukan kecelakaan semata, melainkan kegagalan sistem pengawasan. HMI Cabang Kupang mendesak segera dilakukan evaluasi dan audit independent.

“Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan dan Badan Gizi Nasional (BGN) menfasilitasi audit independen terhadap seluruh rangkaian MBG mulai dari penerimaan bahan baku, dapur pengolah, hingga distribusi dan penyajian di sekolah. Keracunan massal di beberapa daerah sebelumnya menunjukkan program ini belum aman”, ungkap Farid.

Perlu ada skema pencegahan berlapis, HMI Cabang Kupang meminta agar dilakukan uji coba menu di tingkat sekolah, misalnya guru mencicipi terlebih dahulu seperti yang telah disarankan wakil DPR.

“Pencegahan sederhana seperti ini penting agar label ‘bergizi gratis’ tidak berubah menjadi berisiko”, imbuh Farid.

Perlu ada perlindungan dan kompensasi untuk korban. Farid mendukung upaya pemerintah mencari skema kompensasi bagi korban keracunan MBG serta menyerukan agar BPJS atau Garansi layanan kesehatan memastikan penanganan medis tanpa hambatan.

Ketua HMI Cabang Kupang ini mendorong agar keterlibatan mahasiswa perlu lebih aktif. Ia menegaskan bahwa mahasiswa dapat menjadi “pengawas sosial” di sekolah, baik melalui edukasi ke orang tua dan siswa, maupun memantau pelaksanaan MBG agar transparan dan bertanggung jawab.

Perlu ada peningkatan Standar Keamanan dan Kualitas Pangan. Menyusun standar operasional prosedur (SOP) yang jelas terkait pengadaan, penyimpanan, pengolahan, dan distribusi makanan MBG untuk menjamin higienitas dan keamanan pangan, urai Farid.

HMI Cabang Kupang mendorong adanya pelatihan dan pembinaan bagi penyedia makanan, mengadakan pelatihan rutin bagi penyedia makanan dan staf pengelola program MBG agar memahami prinsip-prinsip keamanan pangan dan tata kelola yang baik.

HMI Cabang Kupang juga mengusulkan untuk dilakukan Pemberdayaan Orang Tua Siswa. Agar dana MBG dapat disalurkan secara langsung kepada orang tua siswa sebagai alternatif, sehingga orang tua dapat lebih mengawasi dan memastikan kualitas makanan anak-anaknya.

Asal tahu, puluhan siswa SMP Negeri 8 Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur Selasa (NTT) mengalami keracunan diduga usai menyantap makanan bergizi gratis (MBG). Para siswa mengaku merasa nyeri di bagian perut, mual, muntah hingga sakit kepala. Mereka harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis.

Ada tiga rumah sakit yang menerima limpahan pasien siswa yang keracunan massal yang dibawa dari SMP Negeri 8 Kota Kupang. Ketiga rumah sakit tersebut adalah Rumah Sakit S.K. Lerik kota Kupang, Rumah Sakit Mamami Kupang, dan Rumah Sakit Umum Siloam. (*)


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

Siapa Pelaku Pemotongan Rompong Nelayan Desa Balauring Lembata?

Meski ada kasak kusuk di tengah masyarakat, namun, belum ada cukup bukti tentang siapa dalang dibalik perbuatan tidak be

| Jumat, 17 April 2026
Jadi Agen BRI Link, Ama Sayang Akui Manfaat Positif Dan Keuntungan Ekonomi

selama melayani para pengguna jasa agen BRILink tidak pernah mendapatkan keluhan dan para pengguna jasa mengakui kecepat

| Jumat, 17 April 2026
Didukung IDEP, Barakat Gelar Workshop "Muro Moel Wutun" Libatkan Pemangku Adat Belen Raya Lewuhala.

Workshop ini menjadi ruang kolaborasi antara pengetahuan lokal dan kajian ilmiah terkait praktik Muro sebagai kearifan l

| Jumat, 17 April 2026
Pemda Lembata Serahkan Bantuan Kepada Korban Gempa Desa Babokerig Nagawutung

pentingnya penguatan mitigasi, terutama dengan adanya indikasi sesar aktif baru yang berpotensi menimbulkan risiko lanju

| Jumat, 17 April 2026
Kembangkan Program Jambu Mete, Pemda Lembata Bangun Sektor Perkebunan

Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas tanaman jambu mente sekaligus menyediakan sumb

| Jumat, 17 April 2026
ISU PENYALAHGUNAAN DANA BOS SMKN 2 GOWA MENGEMUKA,KEPSEK ALIM BAHARI BERI TANGGAPAN

Kami ingin memastikan kepada masyarakat bahwa penggunaan dana BOS di SMKN 2 Gowa selalu sesuai dengan aturan yang diteta

| Jumat, 17 April 2026
ISU PENYALAHGUNAAN DANA BOS SMKN 2 GOWA MENGEMUKA,

Kami ingin memastikan kepada masyarakat bahwa penggunaan dana BOS di SMKN 2 Gowa selalu sesuai dengan aturan yang diteta

| Jumat, 17 April 2026
BSKDN Validasi dan Verifikasi Kinerja Pemda Lembata Dalam Upaya, Turunkan Angka Pengangguran

Capaian ini merupakan hasil dari pelaksanaan berbagai program strategis, seperti pelatihan keterampilan kerja, pengemban

| Kamis, 16 April 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 3