Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Desa Pada Kecamatan Nubatukan Lembata Jadi Pioneer Desa Moderasi

H. Jamaludin Malik mengatakan Desa Pada, Kabupaten Lembata menjadi salah satu Desa Moderasi dari 1000 desa moderasi yang ditetapkan Kementrian Agama RI

Indonesiasurya
Sabtu, 02 Agustus 2025 | 21:44:16 WIB
Foto

Indonesiasurya.com, Lewoleba - Setelah  ditetapkan sebagai Kampung Kerukunan oleh FKUB Lembata,  Desa Pancasila oleh Pemerintah Kabupaten Lembata dan Desa Moderasi oleh Kementrian Agama, Sabtu (02/08/2025) FKUB Kabupaten Lembata membentuk Pokja Kerukunan Desa Pada, Kecamatan Nubatukan.

Pembentukan Pokja diawali dengan sosialisasi Peraturan Bersama (Perber) Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 9 tahun 2006 dan Nomor 8 tahun 2006, oleh H. Abdul Latif Paokuma. Dan materi Moderasi Beragama oleh Pdt Ferdi Laimeheriwa, S.Th.

Dalam sambutannya dalam acara pembukaan, Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Lembata,  H. Jamaludin Malik mengatakan Desa Pada, Kabupaten Lembata  menjadi salah satu Desa Moderasi dari 1000 desa moderasi yang ditetapkan Kementrian Agama RI. Hal yang mendasari pembentukan

Desa Moderasi adalah ada beberapa rumah ibadah di desa ini, ada interaksi sosial antar umat beragama yang berjalan bagus. "Dan ada peluang menjadi role model atau contoh bagi kehidupan beragama di tempat lain yang ada di Kabupaten Lembata dan NTT.

Kita berharap Desa Pada menjadi pionir Desa Moderasi di Kabupaten Lembata, " ujarnya.

Secara khusus Kakan Kamenag Lembata mengapresiasi pemerintah Desa Pada yang bekerja sama dengan FKUB membentuk Pokja Kerukunan.

Mengapa perlu?
Kakan Kamenag mengatakan berbagai peristiwa yang terjadi  akhir-akhir ini merusak kerukunan karena gesekan-gesekan antar umat beragama. Peristiwa semacam itu biasanya pada masyarakat kecil.

"Susahnya ada di masyarakat kecil. Insya Allah di NTT, Flores dan Lembata, kita menyadari kita berasal dari satu suku besar. Ada perekat budaya dan kearifan lokal yang menjaga kebersamaan kita, " ujarnya.

Dia menegaskan interaksi sosial kita di NTT, Lembata bukan berdasarkan teori-teori tetapi tumbuh dari jiwa dalam kebersamaan yang ada sejak jaman nenek moyang dan terus tumbuh.

Sementara itu Sekretaris Desa Pada, Muktar Sabon Ama mengatakan Desa Pada sebagai  Desa Moderasi dalam implementasinya sudah berjalan baik di masyarakat sejak dulu.

"Hari raya keagamaan masing-masing anak muda terlibat dalam menjaga keamanan. Ketika hari raya Idul Fitri, OMK jaga keamana. Begitu pun saat hari raya Natal dan Paskah, remaja Mesjid menjaga keamanan di gereja.

Contoh lain, dalam pembangunan gereja Katolik misalnya, semua umat agama berpartisipasi. Karena itu saya pastikan, tidak setitikpun akan terjadi perpecahan di Desa Pada karena isu-isu agama,"

Muktar berharap pembentukan Pokja kerukunan tidak hanya formalitas tetapi perlu terus diperhatikan agar keberadaan Pokja Kerukunan bermanfaat bagi masyarakat dan keberadaan Desa Pada sebagai Desa Moderasi. (fince bataona/FKUB Lembata)


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

Anggaran Terbatas, Tahun 2026 Di Lembata Nyaris Tak Ada Paket Proyek Yang Di Tender

Paket pekerjaan apbd tahun 2026 lebih pada pengadaan langsung karena, pagu di bawah 200 juta dengan metode e-katalog" un

| Rabu, 03 Juni 2026
Stok Obat Di Gudang Dinas Kesehatan Ada, Plt.Kadis Kesehatan "Tidak Benar Kalau Dibilang Kosong"

Ada 69 Koli obat di gudang farmasi dinas kesehatan, tinggal permintaan dari puskesmas maka, kami akan diatribusikan ke m

| Selasa, 02 Juni 2026
Tujuh Pria Dewasa Diduga Keroyok Siswa 14 Di Ileape. Keluarga Lapor Polisi

"Anak ini menolak, tetapi tetap dipaksa naik sepeda motor dan dibawa ke Petuntawa. Setibanya di sana, dia disuruh duduk

| Senin, 01 Juni 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 16