Indonesiasurya.com -
Persebata Lembata tim kebanggan NTT khususnya masyarakat Lem Aya yang kini tengah berlaga di liga tiga nasional, mengalami beberapa kendala yang cukup berat di antaranya soal finansial.
Banyak pihak kemudian mengambil peran dalam upaya membantu finansial tim kebanggan ini. Tentu semua perjalanan ada ada banyak tantangan dan di tengah berbagai kritik publik, Pemerintah Daerah memilih untuk tetap bekerja dan hadir
Kami menyadari bahwa Persebata saat ini telah berbentuk PT dan berada dalam masa transisi pengelolaan, namun sebagai wakil daerah di Liga 3 Nasional, Persebata membawa nama dan martabat Lembata serta NTT.
Bupati Lembata secara tegas mengatakan, Pemerintah Daerah tidak tinggal diam. Bersama PT Persebata Lembata Taan Tou, kami mendorong gerakan gotong royong dengan melibatkan masyarakat di pelosok Pulau Lembata, pengusaha lokal, diaspora Lembata di luar daerah, sponsor, forum peduli Persebata, para Bupati dan Wakil Bupati se-NTT, serta dukungan dari DPRD Provinsi NTT dan DPR RI.
Hal ini kemudian dikuatkan dengan pernyataan kepala dinas pemuda dan olahraga Apolonaris Mayan yang mengatakan, Dalam waktu kurang dari satu minggu, upaya kolaboratif ini berhasil menghimpun lebih dari Rp100 juta, yang telah disalurkan langsung ke PT Persebata untuk menutup kebutuhan operasional paling mendesak, sehingga tim dapat tetap melanjutkan pertandingan dengan baik.
Ke depan, PT Persebata Lembata Taan Tou bersama Pemerintah Daerah masih sangat mengharapkan uluran tangan dan dukungan berkelanjutan dari seluruh elemen masyarakat, dunia usaha, diaspora, pecinta sepak bola, DPRD Provinsi NTT, serta DPR RI, agar perjuangan Persebata di Liga 3 Nasional dapat berjalan hingga tuntas.
Pada kesempatan ini, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat Lembata, pengusaha lokal, diaspora, forum peduli Persebata, sponsor, para Bupati dan Wakil Bupati se-NTT, DPRD Provinsi NTT, dan DPR RI yang telah menunjukkan kepedulian dan partisipasi nyata.
Kami percaya, kritik adalah bagian dari demokrasi, namun kerja nyata dan kebersamaan adalah jawaban terbaik. Pemerintah Daerah akan terus hadir sesuai kewenangan dan regulasi, dengan semangat persatuan dan gotong royong, demi Persebata dan kebanggaan Nusa Tenggara Timur
Secara terpisah, Direktur PT Persebata Lembata Ketika di hubungi terkait pembayaran Gaji bulan Desember 2025, Berto Take menjelaskan bahwa total pembayaran gaji Pelatih, Pemain dan Manajemen setiap bulan mencapai 194 juta;
Pembayaran tahap pertama tanggal 26 Desember 2025, sebesar 112 juta, sementara untuk pembayaran berikutnya 82 juta ditanggal 29 Desember 2025;
Apresiasi dan terima kasih kami sampaikan kepada Pemerintah daerah yang mendukung PT Persebtra Lembata dalam menghadapi kendala finansial khususnya Gaji;
Terhadap keterlambatan pembayaran gaji bulan desember, berto take menjelaskan bahwa target PT untuk pembayaran Gaji bulan Desember bersumber dari Kontribusi dari PT. Liga Indonesia Baru (LIB) selaku penyelenggara liga 3, namun saat dikonformasi terkait Kontribusi LIB masih menunggu dana sponsor Liga Nusantara;
Untuk itu selaku owner Klub Persebata Lembata menyampaikan permohonan maaf kepada Manajemen, Tim Pelatih dan Pemain atas keterlambatan pembayaran gaji bulan desember; kondisi ini menjadi perhatian PT Persebata Lembata ke depan;