Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Sepak Bola sebagai Perekat Sosial yang Menyatukan Perbedaan di Tengah Keberagaman melalui ETMC di Ende

MARIA RESKIANA RABU UNWIRA Kupang

Indonesiasurya
Kamis, 11 Desember 2025 | 22:08:49 WIB
Foto

Sepak bola bukan hanya tentang skor, keterampilan, atau kompetisi. Lebih dari itu, sepak bola memiliki kekuatan besar sebagai perekat sosial yang mampu menyatukan berbagai kelompok masyarakat.

Hal ini terlihat jelas dalam penyelenggaraan El Tari Memorial Cup (ETMC) di Ende, sebuah ajang sepak bola bergengsi di Nusa Tenggara Timur yang tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga ruang kebersamaan.ETMC di Ende mempertemukan tim-tim dari berbagai kabupaten dengan latar belakang budaya, bahasa, dan karakter yang berbeda-beda.

Namun ketika peluit pertandingan berbunyi, perbedaan itu seakan memudar. Para pemain, pelatih, hingga para pendukung larut dalam semangat yang sama: sportivitas, kebanggaan daerah, dan cinta terhadap sepak bola.

Kompetisi ini menjadi bukti bahwa sepak bola dapat menjadi bahasa universal. Orang-orang yang sebelumnya tidak kenal dapat saling menyapa, berdiskusi, bahkan bersorak bersama. Stadion pun berubah menjadi ruang sosial tempat masyarakat dari berbagai lapisan berkumpul tanpa memandang suku, agama, profesi, atau usia.

Salah satu nilai sosial yang paling menonjol dalam ETMC adalah solidaritas. Para pemain sering terlihat saling membantu—baik ketika ada pemain yang cedera, membutuhkan dorongan semangat, ataupun saat harus menerima hasil pertandingan dengan lapang dada.

Sikap saling menghormati antar pemain dan tim memperlihatkan bahwa kompetisi tidak selalu harus diwarnai permusuhan, melainkan dapat menjadi ajang pembelajaran tentang kebersamaan.

Di luar lapangan, para suporter juga menunjukkan hal serupa. Meski mendukung tim yang berbeda, rasa persaudaraan tetap terjaga.

Banyak pendukung dari daerah lain yang diterima baik oleh masyarakat Ende, diberikan tempat tinggal, bantuan, atau sekadar ditemani untuk berkeliling kota.

Semua ini menegaskan bahwa sepak bola mampu membangun jembatan sosial yang kuat.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

Tujuh Pria Dewasa Diduga Keroyok Siswa 14 Di Ileape. Keluarga Lapor Polisi

"Anak ini menolak, tetapi tetap dipaksa naik sepeda motor dan dibawa ke Petuntawa. Setibanya di sana, dia disuruh duduk

| Senin, 01 Juni 2026
Komunitas Baramakassar Sampaikan Ucapan Selamat Ulang Tahun kepada Kapolda Sulsel

Ketua dan seluruh anggota Komunitas Baramakassar mengapresiasi dedikasi serta komitmen Kapolda Sulsel dalam memimpin jaj

| Minggu, 31 Mei 2026
Ketua LMA Kaiso Sebut Hari Lahir Pancasila Momen Mempersatukan Keberagaman

Sebagai Ketua Lembaga Masyarakat Adat LMA Kaiso saya mengajak semua masyarakat agar memaknai hari lahir Pancasila sebaga

| Minggu, 31 Mei 2026
Terduga Akui Habisi Wanita Asal Selayar, Pelaku ‘Dilepas’, Polisi Abaikan Pengakuan?

EB, terduga pelaku yang sebelumnya diringkus tim Resmob Polda Sulsel di kawasan BTP pada Jumat (22/5/2026), kini melengg

| Minggu, 31 Mei 2026
Ketua LMA Emeyode Ajak Warga Maknai Hari Lahir Pancasila

Dari lima sila itu, karena sebagai warga negara siapapun dia, kecil, besar, tua, dan muda, sebagai generasi bangsa, waji

| Minggu, 31 Mei 2026
Gila ! Kredit Siluman Rp. 230 Juta Muncul, Kinerja Bank NTT Cabang Lewoleba Dipertanyakan.

Kepada media ini, Jumat (29/5/2026), Lasarus mempertanyakan munculnya pinjaman baru senilai Rp.230 juta yang menurutnya

| Sabtu, 30 Mei 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 5