Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Diduga tak mengutamakan pelayanan, RSUD Nene Mallomo Pangkajene Sidrap Menui Sorotan Dari Masyarakat

Penting bagi pihak berwenang untuk menyelidiki keluhan-keluhan ini dan mengambil langkah-langkah yang tepat untuk memastikan bahwa pasien menerima perawatan terbaik.

Indonesiasurya
Kamis, 23 Januari 2025 | 17:13:56 WIB
Foto RSUD Nene mallomo

Sulsel,Indonesiasurya.com - Masyarakat Pangkajene Sidrap Sidenreng Rappang RSUD Nene Mallomo di Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan, menjadi sorotan karena pelayanan medisnya yang dinilai tidak memuaskan.

Banyak warga yang mengeluhkan kurangnya perhatian terhadap pasien kritis dan koma, sementara fokus utamanya justru pada berkas dokumen pasien.
Hal ini menimbulkan kekecewaan dan membuat masyarakat mempertanyakan kualitas pelayanan di RSUD Nene Mallomo.

Salah satu orang tua pasien, yang diketahui berinisial WS, kecewa dengan pelayanan medis yang diberikan di RSUD Nene Mallomo. Ws kecewa dan meminta seluruh dokter dan perawat di RSUD tersebut diberikan pembinaan dengan serius.
S, salah satu anggota keluarga pasien, juga menyoroti pelayanan di RSUD NENE Mallomo Sidenreng Rappang yang dianggap tidak profesional dalam menjalankan tugasnya sebagai bidan dan dokter di RSUD NENE Mallomo.

"Kami bersama keluarga sudah melaporkan ke pihak pemerintah daerah Sidenreng Rappang, kepada Bapak Bupati dan Ketua DPRD, untuk ditindaklanjuti seluruh pegawai dan dokter yang ada di Rumah Sakit Nene Mallomo," dikarenakan adanya beberapa dokter yang berbuat semenang menang terhadap keluarga pasien jelasnya.

SN menambahkan bahwa pada malam Kamis tanggal 22 Januari 2025, ada pasien yang meninggal dunia tepat di samping tempat keluarga mereka dirawat. Pasien tersebut meninggal dunia tanpa ada yang mengetahui karena kurangnya perhatian pelayanan di RSUD NENE Mallomo.

Situasi ini menunjukkan bahwa ada masalah serius terkait kualitas layanan kesehatan yang diberikan di rumah sakit tersebut. Kurangnya perhatian terhadap pasien kritis merupakan masalah utama yang perlu ditangani segera. Fokus pada administrasi daripada pasien tidak dapat diterima dan menimbulkan pertanyaan tentang prioritas rumah sakit.

Penting bagi pihak berwenang untuk menyelidiki keluhan-keluhan ini dan mengambil langkah-langkah yang tepat untuk memastikan bahwa pasien menerima perawatan terbaik.(Bara/Makasar)


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

Penumpang KM. Lambelu Loncat dari Kapal, Tim SAR Lakukan Pencarian di Perairan Pulau Pemana Sikka.

Lokasi kejadian diperkirakan berada di sekitar Perairan Pulau Pemana, Kabupaten Sikka, NTT, pada koordinat 8° 22.310'S

| Kamis, 16 Juli 2026
Temui Kepala Staf Kepresidenan, BPP DOB Dorong Provinsi Luwu Raya Masuk Agenda Strategis Nasional

Ketua Tim BPP DOB Provinsi Luwu Raya, H. Darwis Ismail, mengatakan pertemuan tersebut merupakan bagian dari ikhtiar me

| Selasa, 14 Juli 2026
Ahli Geothermal Luruskan Persepsi tentang WKP Mataloko dan Pemanfaatan Lahan PLTP

Berdasarkan data gambaran umum pengembangan PLTP Mataloko, luas WKP mencapai sekitar 996,2 hektare

| Selasa, 14 Juli 2026
Ahli Geothermal ITB: Pemanfaatan Air untuk Pengeboran PLTP Mataloko Bersifat Sementara

Pemanfaatan air Sungai Tiwu Bala untuk mendukung kegiatan pengeboran PLTP Mataloko telah memperoleh Izin Pengusahaan

| Senin, 13 Juli 2026
MPLS SMAN 1 Nagawutung TP 2026/2027 Resmi Dimulai, Wujudkan Sekolah Ramah dan Humanis

MPLS adalah ruang untuk mengenal lingkungan sekolah, membangun karakter, serta menumbuhkan semangat belajar

| Senin, 13 Juli 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 6