Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Gerakan Menanti Hujan, Bupati Tuaq Ubah Hutan Tidur Wuakerong Jadi Lahan Pertanian

Bupati menegaskan pentingnya kesadaran kolektif: “Jangan biarkan lahan kita sia-sia... Lahan tidur kita olah, lahan non produktif kita ubah jadi produktif. Dari sini kita bisa membangun kemandirian pangan dan ekonomi,” ujarnya menekankan peran aktif masyarakat guna menyukseskan program ini

Indonesiasurya
Selasa, 30 September 2025 | 23:04:29 WIB
Foto

​Indonesiasurya.com, Lembata - Komitmen Pemerintah Kabupaten Lembata dalam mewujudkan ketahanan pangan dan ekonomi mandiri kian terlihat nyata. Setelah mengikuti misa dan melakukan pencanangan program Lembata Bebas Rabies 2030 di Bolibean, Minggu (28/9), Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, langsung memimpin peninjauan ke Desa Wuakerong, Kecamatan Nagawutung.

​Kunjungan ini berfokus pada program vital yang digagas Pemkab Lembata: mengubah lahan hutan dan lahan non produktif menjadi kawasan pertanian yang produktif dan bermanfaat bagi masyarakat.

Inisiatif ini menandai babak baru di sektor pertanian lokal. Saat ini, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Lembata telah memulai langkah penggarapan bersama masyarakat Nagawutung. Lahan tidur seluas 1 hektar ini diproyeksikan segera menjadi sumber pangan dan ekonomi yang menjanjikan bagi warga.

​Bupati Tuaq menjelaskan bahwa program penggarapan ini adalah implementasi praktis dari 'Gerakan Menanti Hujan'.

Gerakan Menanti Hujan (Gema Hujan) merupakan inisiatif strategis pemerintah daerah untuk memastikan setiap momentum musim hujan dimanfaatkan secara optimal dalam mengolah tanah dan menanam komoditas bernilai ekonomi.

Bupati menegaskan pentingnya kesadaran kolektif: “Jangan biarkan lahan kita sia-sia... Lahan tidur kita olah, lahan non produktif kita ubah jadi produktif. Dari sini kita bisa membangun kemandirian pangan dan ekonomi,” ujarnya menekankan peran aktif masyarakat guna menyukseskan program ini.

​Program ekspansi lahan produktif ini dipandang sebagai solusi strategis untuk meningkatkan pendapatan masyarakat pedesaan secara berkelanjutan.

Selain menciptakan nilai tambah ekonomi, program ini secara simultan memperkuat fondasi ketahanan pangan lokal dan mengurangi ketergantungan warga pada lahan-lahan sempit yang selama ini menjadi satu-satunya sumber penghidupan.

Dengan membuka lahan baru, pemerintah membuka peluang baru bagi kesejahteraan masyarakat Nagawutung dan sekitarnya. Peninjauan ini sekaligus menegaskan visi pembangunan terpadu di Lembata, yakni Mewujudkan Lembata yang Maju, Lestari dan Berdaya Saing.

Bupati Tuaq menutup kunjungannya dengan pesan bahwa pembangunan infrastruktur harus berjalan beriringan dengan pembangunan ekonomi rakyat.

“Inilah semangat yang kita dorong agar Lembata menjadi daerah yang mandiri, sejahtera, dan berdaya saing,” pungkasnya. (prokompimkablembata)


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

KARHUTLA ADALAH BUKTI KEGAGALAN PEMERINTAH AN PRABOWO GIBRAN.

_Egidius Ronikung ketua lembaga hukum dan HAM PP PMKRI periode 2026-2028._

| Jumat, 16 Oktober 2026
ALFAMART BEROPERASI DI LEMBATA

Peduli Pengentasan Stunting, Buka Perdana di Lembata Alfamart Bagi-bagi Telur & Paket Sembako Gratis

| Jumat, 16 Oktober 2026
GRAND OPENING ALFAMART Bermitra Pasarkan Produk UMKM Lembata

Regional Corporate Communications Manager Alfamart, Firly Firlandi mengatakan, kehadiran sejumlah produk UMKM di jaringa

| Jumat, 16 Oktober 2026
Tiga Desa Raih Predikat Perpustakaan Desa Terbaik di Lomba HUT ke-27 Otonomi Lembata

TBM Papirus menerapkan layanan terbuka. Pengunjung bebas memilih buku yang ingin dibaca atau dipinjam, lalu menghubungi

| Kamis, 15 Oktober 2026
Serah Terima Kepala Kemenag Haji dan Umrah Lembata, Wabup Nasir: Sinergi Kunci Pelayanan Terbaik

Dalam sambutannya, Wabup Nasir menegaskan pergantian ini bukan sekadar serah terima tugas rutin, melainkan momentum memp

| Kamis, 15 Oktober 2026
BLKK Otomotif Ile Lewotolok Nusantara Resmi Beroperasi: Bebas Biaya, Tanpa Batas Usia

Poin paling istimewa, pelatihan ini gratis dan tanpa batasan usia. Siapa pun yang berminat, berapapun usianya, boleh me

| Kamis, 15 Oktober 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 8