Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Hingga November 2025, BGN Telah Produksi 2 Miliar Porsi Makanan Setiap Hari

Penerima manfaat Makan Bergizi Gratis atau MBG diperluas, termasuk guru di sekolah negeri dan swasta, serta honorer.

Indonesiasurya
Jumat, 12 Desember 2025 | 11:51:54 WIB
Ilustrasi

Indonesiasurya.com || Jakarta -  Prabowo Subianto Presiden RI telah mengeluarkan Perpres Nomor 115 tahun 2025 yang menyatakan bahwa penerima manfaat MBG semakin diperluas.

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Investigasi dan Komunikasi Publik Nanik Sudaryati Deyang mengatakan, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, penduduk lanjut usia, pemulung, anak jalanan, hingga seluruh masyarakat kategori miskin akan menerima MBG.

Penerima manfaat Makan Bergizi Gratis atau MBG diperluas, termasuk guru di sekolah negeri dan swasta, serta honorer.

Nanik menjelaskan, kebijakan tersebut telah tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 115 tahun 2025 yang menyatakan bahwa penerima manfaat MBG semakin diperluas

Ketika program MBG ini dirancang, Pak Prabowo ingin seluruh siswa bisa makan makanan bergizi agar tumbuh dan berkembang dengan baik. Jangan sampai ada anak Indonesia yang tidak bisa makan.
Beliau bahkan menginginkan agar semua orang miskin, disabilitas, para lansia, anak-anak putus sekolah, anak jalanan, anak-anak pemulung, semua menjadi penerima MBG," kata Nanik dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (5/12).
Lebih lanjut dia mengatakan, penerima MBG juga akan diperluas ke tenaga pendidik, termasuk guru sekolah negeri, tenaga honorer, guru swasta, ustadz atau pengajar pesantren, maupun santri di pesantren salaf yang tidak berafiliasi dengan Kementerian Agama.

"Kader PKK dan posyandu juga menjadi penerima manfaat MBG," ujar dia.

Sebelumnya, Kepala BGN Dadan Hindayana juga mengemukakan pihaknya tengah membangun 8.200 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di daerah terpencil untuk memenuhi kebutuhan MBG agar distribusinya lebih merata.

"Sekarang sudah teridentifikasi ada 8.200 SPPG di daerah terpencil yang akan dibangun, dan yang sedang dalam proses itu 4.700 unit, sementara yang akan selesai di Bulan Desember 2025 kurang lebih 170 unit. Jumlah penerima manfaat MBG di daerah terpencil tidak lebih dari 3 juta orang di seluruh Indonesia," katanya.
Dia menyebutkan, untuk Bulan Desember 2025, kemungkinan besar baru akan terbentuk 20 ribu SPPG di daerah aglomerasi, ditambah 170 unit di daerah terpencil.
Tetapi dalam dua bulan berikutnya, sekitar Januari-Februari 2026, kemungkinan besar seluruh SPPG sudah terbentuk, sehingga Maret atau April 2026, sebanyak 82,9 juta orang sudah bisa dicapai," ujar dia.

Presiden Prabowo Subianto pada akhir November 2025 juga menyatakan bahwa MBG telah berhasil memproduksi lebih dari 2 miliar porsi makan.
Jumlah ini jauh lebih besar dari total realisasi yang semula diproyeksikan sebesar 1,8 miliar porsi.

"Tiap hari menerima makan, sudah 2 miliar makanan yang kita (BGN) produksi dan sudah kita sampaikan ke penerima manfaat. Saya kira ini prestasi yang cukup membanggakan," ujar Prabowo.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

Bupati Kanis Dorong Peremajaan Jambu Mete, Lembata Kejar Investasi 2 Ribu Hektar

Rapat koordinasi yang dihadiri para penyuluh pertanian, Kepala Bappelitbangda, serta Plt. Kadis Pertanian dan Ketahanan

| Senin, 31 Agustus 2026
Pemkot Denpasar Salurkan Bantuan Rp700 Juta untuk Korban Gempa NTT

Gubernur Bali, I Wayan Koster, mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan oleh pemerintah daerah di seluruh Bali yang de

| Senin, 31 Agustus 2026
Bupati Lembata Resmikan Pemanfaatan Sumur Bor, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Kekeringan

Peresmian tersebut menjadi salah satu langkah nyata pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan mendasar masyarakat terha

| Minggu, 30 Agustus 2026
KISRUH UMRAH JOMBANG! Travel Bantah Keras Tuduhan, Sebut Tiket Sudah Disiapkan

PT Annisa Ahmada Travelindo menegaskan: tiket telah disiapkan, pihak travel telah berada di bandara, dan perusahaan meny

| Minggu, 30 Agustus 2026
Bupati Lembata Serahkan SK Kepala Sekolah dan Guru, Tegaskan Jabatan Bukan Akhir Pengabdian

Dalam arahannya, Bupati Kanis Tuaq menegaskan bahwa jabatan kepala sekolah bukan sekadar posisi administratif, melainkan

| Sabtu, 29 Agustus 2026
Akhiri Ketidakpastian Pengukuran Tanah, BPN Lembata Luncurkan Sistem FIFO Terjadwal

Pengukuran bidang tanah, yang menjadi salah satu tahapan penting dalam menghasilkan data pertanahan, kini dikelola berda

| Jumat, 28 Agustus 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 15