Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Korupsi dan Transparansi Pemerintahan di Indonesia

Mahasiswa Universitas Widya Mandira Kupang Nama : Mariano Oktavian Jandu Nim : 43123051 Semester : 5

Indonesiasurya
Kamis, 11 Desember 2025 | 16:23:56 WIB
Ilustrasi

Korupsi di Indonesia seperti penyakit lama yang tidak kunjung sembuh. Ia terus muncul di layar berita, dari pejabat tinggi hingga aparat lokal, seolah-olah tindakan mencuri uang rakyat sudah menjadi rutinitas yang tak lagi memalukan. Ketika masyarakat mulai terbiasa mendengar kasus baru setiap minggu, di situlah bahaya terbesar muncul: korupsi mulai dianggap biasa.

Padahal, setiap rupiah yang dicuri bukan sekadar angka itu adalah fasilitas publik yang batal dibangun, beasiswa yang tak pernah diberikan, obat yang tak pernah sampai ke puskesmas, dan pembangunan daerah yang tertunda tanpa penjelasan. Dampaknya nyata, tetapi sering kali tidak kita lihat karena ditutupi oleh jargon-jargon pembangunan yang terdengar indah.

Yang lebih mengkhawatirkan, lembaga pengawasan yang seharusnya menjadi tameng rakyat kini terlihat semakin melemah. Kewenangannya dibatasi, keberaniannya dipertanyakan, dan kepercayaan publik ikut terkikis. Tanpa lembaga yang kuat dan independen, pemberantasan korupsi hanya menjadi seremonial bukan transformasi.

Kritik ini bukan untuk menyalahkan individu tertentu, tetapi untuk mengingatkan bahwa negara tidak akan pernah benar-benar maju jika korupsi dibiarkan sebagai bagian dari budaya politik. Kita tidak bisa menuntut pembangunan cepat, pendidikan yang bagus, atau kesehatan yang merata, sementara uang negara bocor di sepanjang jalannya.

Indonesia butuh keberanian untuk memperkuat kembali lembaga pengawasan, memastikan transparansi anggaran dari pusat hingga desa, dan membangun budaya politik yang menghargai integritas. Masyarakat juga harus berani menolak normalisasi korupsi sekecil apa pun bentuknya. Korupsi bukan masalah pemerintah saja, tetapi masalah kita sebagai bangsa.

Karena selama korupsi masih dianggap “biasa”, maka kemajuan hanya akan menjadi slogan, bukan kenyataan.


Bagikan

Berita Foto

Berita Terkini

Stok Obat Di Gudang Dinas Kesehatan Ada, Plt.Kadis Kesehatan "Tidak Benar Kalau Dibilang Kosong"

Ada 69 Koli obat di gudang farmasi dinas kesehatan, tinggal permintaan dari puskesmas maka, kami akan diatribusikan ke m

| Selasa, 02 Juni 2026
Tujuh Pria Dewasa Diduga Keroyok Siswa 14 Di Ileape. Keluarga Lapor Polisi

"Anak ini menolak, tetapi tetap dipaksa naik sepeda motor dan dibawa ke Petuntawa. Setibanya di sana, dia disuruh duduk

| Senin, 01 Juni 2026
Komunitas Baramakassar Sampaikan Ucapan Selamat Ulang Tahun kepada Kapolda Sulsel

Ketua dan seluruh anggota Komunitas Baramakassar mengapresiasi dedikasi serta komitmen Kapolda Sulsel dalam memimpin jaj

| Minggu, 31 Mei 2026
Ketua LMA Kaiso Sebut Hari Lahir Pancasila Momen Mempersatukan Keberagaman

Sebagai Ketua Lembaga Masyarakat Adat LMA Kaiso saya mengajak semua masyarakat agar memaknai hari lahir Pancasila sebaga

| Minggu, 31 Mei 2026
Terduga Akui Habisi Wanita Asal Selayar, Pelaku ‘Dilepas’, Polisi Abaikan Pengakuan?

EB, terduga pelaku yang sebelumnya diringkus tim Resmob Polda Sulsel di kawasan BTP pada Jumat (22/5/2026), kini melengg

| Minggu, 31 Mei 2026
Ketua LMA Emeyode Ajak Warga Maknai Hari Lahir Pancasila

Dari lima sila itu, karena sebagai warga negara siapapun dia, kecil, besar, tua, dan muda, sebagai generasi bangsa, waji

| Minggu, 31 Mei 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 6