Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Video MBG Berulat di Mandailing Natal Viral, Publik Soroti Pengawasan Dapur SPPG Panggorengan

Ini bukan sekadar soal teknis dapur. Ini menyangkut keamanan konsumsi siswa dan tanggung jawab moral penyelenggara program,”

Indonesiasurya
Senin, 04 Mei 2026 | 21:28:09 WIB
Foto

Mandailing Natal, ~ Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Mandailing Natal kembali menjadi perhatian publik setelah beredarnya video yang memperlihatkan adanya ulat pada lauk makanan yang diduga berasal dari dapur SPPG Panggorengan, Desa Gunung Tua, Kecamatan Panyabungan.

Peristiwa yang terjadi pada Selasa, 28 April 2026 itu langsung memicu reaksi masyarakat karena makanan tersebut disebut disalurkan kepada siswa sekolah. Dalam video yang beredar, tampak lauk makanan diduga telah terkontaminasi ulat sebelum dikonsumsi para pelajar.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, temuan serupa diduga ditemukan di beberapa sekolah penerima distribusi makanan dari dapur tersebut. Kondisi itu menimbulkan pertanyaan serius mengenai standar kebersihan, pengawasan kualitas pangan, hingga proses distribusi dalam pelaksanaan program MBG di Mandailing Natal.

Program yang sejatinya bertujuan meningkatkan pemenuhan gizi anak sekolah kini justru menuai kekhawatiran publik. Masyarakat menilai persoalan keamanan pangan tidak dapat dianggap sepele karena menyangkut kesehatan dan keselamatan siswa sebagai penerima manfaat program pemerintah.

“Ini bukan sekadar soal teknis dapur. Ini menyangkut keamanan konsumsi siswa dan tanggung jawab moral penyelenggara program,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Sorotan masyarakat juga mengarah pada lemahnya pengawasan terhadap proses pengolahan dan distribusi makanan sebelum sampai ke sekolah-sekolah. Pemerintah daerah bersama instansi terkait didesak segera melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap dapur penyedia MBG, termasuk mengevaluasi kualitas bahan baku, sanitasi dapur, dan mekanisme kontrol internal.

Selain itu, sejumlah pihak meminta adanya transparansi hasil pemeriksaan agar publik mengetahui penyebab pasti munculnya dugaan makanan tidak layak konsumsi tersebut. Langkah cepat dinilai penting untuk mencegah keresahan masyarakat semakin meluas dan menjaga kepercayaan terhadap program MBG.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola dapur SPPG Panggorengan belum memberikan keterangan resmi terkait video yang beredar. Tim redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi guna memperoleh klarifikasi dan penjelasan dari pihak terkait. 

Kasus ini menjadi alarm penting bahwa program pangan sekolah tidak cukup berjalan secara administratif, tetapi juga harus menjamin keamanan, kualitas, dan kelayakan konsumsi bagi para siswa.

(Magrifatulloh).


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

Bupati Lembata Petrus Kanisius Tuaq Jadi Responden Pertama Sensus Ekonomi BPS 2026

Bupati Lembata menyampaikan apresiasi atas kerja BPS yang secara konsisten melaksanakan pendataan statistik sebagai dasa

| Senin, 22 Juni 2026
Lembata Akan Ikut Tiga Lomba Di MTQ Tingkat Provinsi

Ketua LPTQ Kabupaten Lembata, Said Kopong, S.Sos., M.Si., optimistis para peserta mampu tampil maksimal dan mengharumkan

| Senin, 22 Juni 2026
Polisi Bantah Minta Uang 50 Juta Tebus Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi

_Maaf, saya baru dapat baket dari Reskrim,” ujar Ipda Leonardus menjawab pertanyaan wartawan.

| Minggu, 21 Juni 2026
Tak Sekadar Ambil Rapor, SMAN 1 Nagawutung Teguhkan Kolaborasi Sekolah dan Orang Tua

hasil belajar yang tertuang dalam buku laporan pendidikan tidak hanya mencerminkan capaian akademik siswa, tetapi juga m

| Sabtu, 20 Juni 2026
Pimpin Pemberkatan Kapela dan Krisma di Atadei, Uskup Monteiro ; "Jadilah Tanda Keselamatan bagi Sesama"

Saya berharap akses jalan semakin baik, sehingga hasil bumi masyarakat bisa keluar dengan mudah dan kesejahteraan mening

| Sabtu, 20 Juni 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 15