Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Merkuri Logam Berat Beracun Yang Berbahaya Bagi Manusia

Merkuri dapat terakumulasi dalam rantai makanan

Indonesiasurya
Senin, 25 Agustus 2025 | 14:48:21 WIB
Ilustrasi

Indonesiasurya.com -Merkuri (Hg) adalah unsur kimia yang merupakan logam berat beracun dan memiliki sifat-sifat unik yang berbahaya bagi manusia

Berikut beberapa informasi tentang merkuri:

1. Sifat Fisik: Merkuri adalah logam cair pada suhu kamar, dengan warna perak keputihan. Ia memiliki titik leleh yang rendah (-38,8°C) dan titik didih yang relatif tinggi (356,73°C).

2. Sumber: Merkuri dapat ditemukan secara alami dalam bentuk bijih mineral
seperti cinnabar (merkuri sulfida). la juga dapat ditemukan dalam jumlah
kecil dalam batuan dan tanah.

3. Penggunaan: Merkuri digunakan dalam berbagai aplikasi, termasuk:
- Termometer dan termostat (walaupun banyak yang sudah digantikan oleh alternatif yang lebih aman)
- Lampu fluoresen.
- Pengolahan emas dan perak (dalam proses amalgamasi).
- Beberapa jenis baterai dan saklar listrik.

4. Bahaya: Merkuri sangat beracun dan dapat menyebabkan kerusakan
serius pada kesehatan manusia dan lingkungan. Paparan merkuri dapat
terjadi melalui inhalasi uap merkuri, konsumsi makanan yang terkontaminasi (seperti ikan yang terpapar merkuri),
atau kontak langsung dengan kulit.

5. Dampak Lingkungan: Merkuri dapat terakumulasi dalam rantai makanan
dan menyebabkan keracunan pada hewan dan manusia. Oleh karena itu, penggunaan dan pembuangan merkuri diatur ketat oleh berbagai peraturan lingkungan di seluruh dunia.

6. Regulasi: Banyak negara telah  memberlakukan peraturan ketat untuk mengurangi penggunaan merkuri dan mengelola limbah yang mengandung merkuri dengan aman.

Misalnya, Konvensi Minamata tentang Merkuri adalah perjanjian internasional
yang bertujuan untuk mengurangi penggunaan dan emisi merkuri secara
global. Dengan demikian, merkuri adalah bahan yang memerlukan penanganan
dan pengelolaan yang sangat hati-hati karena sifat toksiknya yang tinggi.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

Penumpang KM. Lambelu Loncat dari Kapal, Tim SAR Lakukan Pencarian di Perairan Pulau Pemana Sikka.

Lokasi kejadian diperkirakan berada di sekitar Perairan Pulau Pemana, Kabupaten Sikka, NTT, pada koordinat 8° 22.310'S

| Kamis, 16 Juli 2026
Temui Kepala Staf Kepresidenan, BPP DOB Dorong Provinsi Luwu Raya Masuk Agenda Strategis Nasional

Ketua Tim BPP DOB Provinsi Luwu Raya, H. Darwis Ismail, mengatakan pertemuan tersebut merupakan bagian dari ikhtiar me

| Selasa, 14 Juli 2026
Ahli Geothermal Luruskan Persepsi tentang WKP Mataloko dan Pemanfaatan Lahan PLTP

Berdasarkan data gambaran umum pengembangan PLTP Mataloko, luas WKP mencapai sekitar 996,2 hektare

| Selasa, 14 Juli 2026
Ahli Geothermal ITB: Pemanfaatan Air untuk Pengeboran PLTP Mataloko Bersifat Sementara

Pemanfaatan air Sungai Tiwu Bala untuk mendukung kegiatan pengeboran PLTP Mataloko telah memperoleh Izin Pengusahaan

| Senin, 13 Juli 2026
MPLS SMAN 1 Nagawutung TP 2026/2027 Resmi Dimulai, Wujudkan Sekolah Ramah dan Humanis

MPLS adalah ruang untuk mengenal lingkungan sekolah, membangun karakter, serta menumbuhkan semangat belajar

| Senin, 13 Juli 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 11