Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Matangkan Strategi Akselerasi Pembangunan Berbasis Potensi Lokal, Bupati Kanis Pimpin Langsung Rapat Konsolidasi Program Kegiatan 2026

orientasi ke depan harus pada capaian kinerja (outcome), bukan lagi sekadar berfokus pada serapan anggaran (output).

Indonesiasurya
Rabu, 12 November 2025 | 00:28:47 WIB
Foto

Indonesiasurya.com, Lembata - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lembata mempertajam fokus strategi pembangunan untuk Tahun Anggaran 2026, dengan penekanan utama pada percepatan pembangunan yang berbasis pada potensi lokal.

Fokus ini dikonsolidasikan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) yang dipimpin langsung oleh Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, pada Rabu (12/11).

Meskipun memimpin secara virtual bersama Sekretaris Daerah Paskalis Ola Tapo Bali, Bupati Kanis Tuaq menyampaikan arahan tegas kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang hadir.

Ia menekankan bahwa program tahun 2026 harus bertransformasi dari sekadar kegiatan rutinitas menjadi program yang memiliki dampak terukur dan menjawab langsung kebutuhan mendasar masyarakat.

“Kita ingin memastikan bahwa setiap program benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Tahun 2026 harus menjadi momentum percepatan pembangunan berbasis potensi lokal kita, yakni pertanian, peternakan, perikanan, dan pengembangan UMKM,” tegas Bupati Kanis.

Salah satu fokus utama yang mengemuka dalam konsolidasi ini adalah penetapan sejumlah target ambisius untuk kemandirian pangan dan ekonomi masyarakat.

Pemkab Lembata mencanangkan program strategis yang ditargetkan rampung secara bertahap hingga 2028, meliputi: Mandiri Ayam Pedaging pada 2026, Mandiri Ayam Petelur, Bawang dan Sayur Umbi targetnya pada 2027, dan Mandiri Garam pada 2028.

Strategi ini akan didukung oleh penguatan klaster-klaster pertanian dan peternakan di berbagai wilayah, seperti Klaster BOTANI berupa Perbenihan Jagung dan Kacang, Klaster Baopana–Hadakewa berupa Jagung Pulut, dan Klaster Wairjarang–Mingar–Tapobali berupa Bukit Ruminansia.

Selain ketahanan pangan, rapat tersebut juga menggarisbawahi program-program yang menyentuh langsung kesejahteraan masyarakat, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta inisiatif unik berupa asuransi tenaga kerja bagi para pengiris tuak dan pemburu ikan paus, sebagai bentuk perlindungan bagi pekerja di sektor-sektor tradisional.

Pengembangan olahan hasil pertanian dan perikanan serta rencana pemasaran hasil ternak 'Bukit HOG' juga menjadi prioritas untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi lokal.

Sekretaris Daerah, Paskalis Ola Tapo Bali, dalam kesempatan yang sama menekankan pentingnya sinergi untuk mencapai target tersebut. Ia mengingatkan agar para pimpinan OPD meninggalkan ego sektoral.

“Kita tidak boleh bekerja secara sektoral. Setiap OPD harus membuka ruang kolaborasi lintas sektor agar hasilnya lebih optimal,” ujar Paskalis.

Ia juga memberi peringatan keras bahwa orientasi ke depan harus pada capaian kinerja (outcome), bukan lagi sekadar berfokus pada serapan anggaran (output).

Melalui konsolidasi ini, Pemkab Lembata berupaya menyatukan persepsi dan langkah seluruh perangkat daerah untuk memastikan program 2026 berjalan sinkron dan berkelanjutan, demi mewujudkan Visi Lembata yang Maju, Lestari dan Berdaya Saing.(ProkompimpemkabLembata)


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

Desa Roho Ditetapkan Sebagai Tuan Rumah Perayaan Peringatan Hardiknas Tingkat Kabupaten Lembata

Lomba ini sebagai ajang minat dan bakat, juga sebagai kesempatan kepada para siswa menunjukan kemampuan yang mereka mili

| Minggu, 19 April 2026
Warga Lamaau Kesulitan Air Bersih, Pemda Lembata dan PT Cendana Indopearls Distribusi 15.000 Liter Air

Penyaluran dilakukan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lembata sebagai bagian dari upaya tanggap darura

| Sabtu, 18 April 2026
Dalam Diam Fraksi Partai Golkar Bantu Fasilitasi Perbaikan Dermaga Waijarang Lembata

Perbaikan dermaga di Lembata akan kami mulai bulan Mei, saat ini pada tahap perencanaan dan pengadaan,” ujar Mekeng m

| Sabtu, 18 April 2026
Solusi Pasar Jagung, Pemda Beli Jagung Tongkol, Harga Dijamin, Pembayaran Tunai

Kebijakan ini memberi kelonggaran bagi petani yang selama ini kesulitan memenuhi standar kadar air rendah akibat keterba

| Sabtu, 18 April 2026
Aksi KMI Jilid I di KPK, Tuduh Kadinkes Madina Jadi “Penagih Uang Keamanan”

Dugaan kuat bahwa saudara Kepala Dinas Kesehatan Mandailing Natal menjadi king maker sekaligus penagih berkedok uang kea

| Sabtu, 18 April 2026
Siapa Pelaku Pemotongan Rompong Nelayan Desa Balauring Lembata?

Meski ada kasak kusuk di tengah masyarakat, namun, belum ada cukup bukti tentang siapa dalang dibalik perbuatan tidak be

| Jumat, 17 April 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 11