Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Peduli Laut Komunitas Tunas Bahari Flores Timur Dapat Apresiasi Dari Kadis Servulus Demoor

Kami ingin sejarah panjang Kepulauan Solor menjadi warisan dunia. Ini penting agar generasi mendatang bisa mengenal, menghargai, dan menjaga warisan leluhur kita,” tambahnya.

Indonesiasurya
Selasa, 07 Oktober 2025 | 22:25:45 WIB
Foto

Indonesiasurya.com, Larantuka, 7 Oktober 2025 — Menjaga ekosistem laut merupakan tangungjawab semua pihak hal ini pulalah yang terus digalakkan oleh berbagai komunitas pegiat lingkungan di Kabupaten Flores Timur.

Salah satu yang menonjol adalah Komunitas Tunas Bahari Desa Nuhalolon, Kecamatan Solor Barat, yang baru-baru ini mencanangkan kegiatan penanaman kembali terumbu karang sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap kelestarian pesisir.


Kegiatan tersebut mendapat apresiasi langsung dari Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Flores Timur, Servulus Satel Demoor, yang turut hadir meninjau pelaksanaan kegiatan di Desa Nuhalolon, Selasa (7/10/2025).

“Berdirinya Komunitas Tunas Bahari ini kami apresiasi setinggi-tingginya. Kepedulian mereka terhadap ekosistem laut, khususnya melalui penanaman kembali terumbu karang, patut menjadi contoh bagi masyarakat lainnya,” ujar Servulus dalam sambutannya.

Sebagai instansi teknis, DLH Flores Timur berkomitmen memberikan dukungan konkret berupa penyediaan fasilitas kebersihan dan pendampingan teknis guna mendukung keberlanjutan ekosistem terumbu karang dan mangrove di wilayah pesisir.


DLH juga menjalin koordinasi intensif dengan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) serta Pemerintah Provinsi NTT dalam memperkuat program perlindungan ekosistem laut di daerah.

Dalam kunjungan tersebut, Kadis DLH didampingi oleh Alexander B. Gedeona (Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup), Paulus Tena (Kabid Penataan Hukum), serta Jhon Wilbert (Kabid Pemasaran dan Kemitraan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Flores Timur). Turut hadir pula aktivis lingkungan Monik Bataona, Camat Solor Barat, Kepala Desa Nuhalolon, dan tokoh masyarakat setempat.

“Kami ingin membangun kesadaran kolektif bahwa menjaga laut bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama,” tegas Servulus.

Dengan semangat gotong royong masyarakat pesisir, kegiatan seperti ini diharapkan menjadi gerakan berkelanjutan dalam menjaga Laut Flores Timur agar tetap lestari bagi generasi mendatang.

*Komitmen dan Apresiasi dari Komunitas Tunas Bahari*

Stefanus Bala Kein, Penasihat sekaligus Dewan Pengawas Komunitas Tunas Bahari Desa Nuhalolon, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Flores Timur, khususnya DLH, atas dukungan dan perhatian terhadap kegiatan pelestarian terumbu karang yang digagas masyarakat setempat.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut bermula dari inisiatif warga lokal yang memanfaatkan material bekas dan hasil swadaya masyarakat. Dukungan luas dari masyarakat memperkuat semangat komunitas dalam menjalankan aksi nyata penyelamatan ekosistem laut.

“Kami memulai dengan semangat kebersamaan. Banyak pihak memberi dukungan, baik dalam bentuk material maupun tenaga. Kami berharap, dengan adanya perhatian dari pemerintah, kegiatan ini bisa terus berlanjut dan berkembang menjadi kawasan konservasi sekaligus wisata bahari,” ujar Stefanus.

*Dukungan dari Pemerintah Desa*

Kepala Desa Nuhalolon, Markus Mulai Keray, menuturkan bahwa cikal bakal Komunitas Tunas Bahari berawal dari diskusi santai di bawah pohon yang kemudian berkembang menjadi gerakan kolektif menjaga laut.

Sejak tahun 2019, Pemerintah Desa Nuhalolon telah melarang penambangan pasir laut dan penangkapan ikan menggunakan pukat di wilayah pesisir desa, sebagai langkah awal menuju kawasan konservasi.

“Komunitas ini bukan bentukan pemerintah desa, tetapi lahir dari kesadaran masyarakat sendiri. Kami sangat mendukung, bahkan sudah menyiapkan rencana agar kegiatan konservasi ini masuk dalam anggaran desa tahun 2026,” jelas Markus.

Selain itu, pemerintah desa tengah menyiapkan Peraturan Desa (Perdes) tentang perlindungan terumbu karang dan kawasan konservasi pesisir, serta berencana melakukan penanaman mangrove dan reklamasi pantai sebagai bagian dari visi menjadikan Nuhalolon sebagai destinasi wisata bahari berbasis konservasi di Kabupaten Flores Timur.

*Dorongan dari Mitra dan Penggiat Lokal*

Beny Djawan, perwakilan Business Development Service (BDS) Flores Timur, mengingatkan pentingnya konsistensi komunitas dalam menjalankan visi konservasi.

“Fokus pada tujuan dan jangan mudah terbuai oleh situasi atau apresiasi. Waktu yang akan membuktikan,” tegasnya.

Menurut Beny, kesuksesan sebuah komunitas sangat bergantung pada kemauan kuat dan kerja sama solid. Ia menilai Komunitas Tunas Bahari telah menunjukkan langkah konkret dalam mengelola potensi laut dan lingkungan sekitar.

“Dengan semangat dan kerja sama yang kuat, Desa Nuhalolon bisa menjadi contoh bagaimana masyarakat lokal mengembangkan potensi daerahnya secara mandiri,” tutupnya.

*Solor dan Warisan Sejarah Dunia*

Camat Solor Barat, Petrus Kera Kewuan, dalam kesempatan yang sama menekankan bahwa Kepulauan Solor memiliki sejarah dan peradaban panjang yang menjadi bagian penting dari identitas masyarakat setempat.

Ia menyebut, selain kegiatan pelestarian lingkungan oleh Komunitas Tunas Bahari, penguatan nilai historis dan budaya Solor perlu terus digalakkan agar menjadi daya tarik wisata dan kebanggaan daerah.

“Solor memiliki sejarah panjang tentang peradaban dan perjalanan historis yang kaya. Karena itu, selain ada Komunitas Tunas Bahari, kami juga mendorong agar simpul-simpul sejarah itu dijadikan daya tarik utama,” ujar Kewuan.

Ia berharap sejarah panjang Kepulauan Solor dapat diperjuangkan menjadi Warisan Dunia (World Heritage).

“Kami ingin sejarah panjang Kepulauan Solor menjadi warisan dunia. Ini penting agar generasi mendatang bisa mengenal, menghargai, dan menjaga warisan leluhur kita,” tambahnya.

Langkah ini, lanjut Kewuan, diharapkan menjadi pendorong besar pengembangan pariwisata berbasis budaya dan sejarah di Nusa Tenggara Timur, serta memperkuat identitas maritim Nusantara di mata dunia.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

Siapa Pelaku Pemotongan Rompong Nelayan Desa Balauring Lembata?

Meski ada kasak kusuk di tengah masyarakat, namun, belum ada cukup bukti tentang siapa dalang dibalik perbuatan tidak be

| Jumat, 17 April 2026
Jadi Agen BRI Link, Ama Sayang Akui Manfaat Positif Dan Keuntungan Ekonomi

selama melayani para pengguna jasa agen BRILink tidak pernah mendapatkan keluhan dan para pengguna jasa mengakui kecepat

| Jumat, 17 April 2026
Didukung IDEP, Barakat Gelar Workshop "Muro Moel Wutun" Libatkan Pemangku Adat Belen Raya Lewuhala.

Workshop ini menjadi ruang kolaborasi antara pengetahuan lokal dan kajian ilmiah terkait praktik Muro sebagai kearifan l

| Jumat, 17 April 2026
Pemda Lembata Serahkan Bantuan Kepada Korban Gempa Desa Babokerig Nagawutung

pentingnya penguatan mitigasi, terutama dengan adanya indikasi sesar aktif baru yang berpotensi menimbulkan risiko lanju

| Jumat, 17 April 2026
Kembangkan Program Jambu Mete, Pemda Lembata Bangun Sektor Perkebunan

Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas tanaman jambu mente sekaligus menyediakan sumb

| Jumat, 17 April 2026
ISU PENYALAHGUNAAN DANA BOS SMKN 2 GOWA MENGEMUKA,KEPSEK ALIM BAHARI BERI TANGGAPAN

Kami ingin memastikan kepada masyarakat bahwa penggunaan dana BOS di SMKN 2 Gowa selalu sesuai dengan aturan yang diteta

| Jumat, 17 April 2026
ISU PENYALAHGUNAAN DANA BOS SMKN 2 GOWA MENGEMUKA,

Kami ingin memastikan kepada masyarakat bahwa penggunaan dana BOS di SMKN 2 Gowa selalu sesuai dengan aturan yang diteta

| Jumat, 17 April 2026
BSKDN Validasi dan Verifikasi Kinerja Pemda Lembata Dalam Upaya, Turunkan Angka Pengangguran

Capaian ini merupakan hasil dari pelaksanaan berbagai program strategis, seperti pelatihan keterampilan kerja, pengemban

| Kamis, 16 April 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 8